Senin, Januari 30, 2012

Membangun Karakter Adalah Jihad Untuk Menghidupkan Nurani.


Ditengah derasnya tuntutan membangun karakter bangsa seperti yang terdengar akhir-akhir ini, terutama pengintegrasian pendidikan karakter dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan di lembaga pendidikan. Saya tertarik dalam membaca sebuah opini dari Prof. Dr.Hamdan Juhannis (Guru Besar Sosiologi UIN Alauddin) dalam koran lokal terbitan beberapa bulan yang lalu.

Sebuah survey yang awalnya dianggap sebagai ‘joke’ tetapi kemudian ternyata dianggap mewakili realitas yang sesungguhnya. Survey ini tentang table manner (cara makan) beberapa bangsa saat naik pesawat terbang. Yang disurvey adalah Bangsa Amerika, Rusia, Jepang, dan Indonesia. Hasilnya adalah, Orang Amerika kalau sudah makan, sendok dan garpunya disimpan dengan cara silang dan terbalik di atas tempat makannya. Orang Jepang melakukan dengan cara silang juga tetapi dengan sendok dan garpu yang tetap terbuka. Adapun orang Rusia, sendoknya dan garpunya disimpan lurus dan terbuka. Yang menarik adalah cara makan orang Indonesia. Sendok dan garpunya tidak menyilang dan terbalik, tidak menyilang dan terbuka dan tidak pula lurus dan terbuka. Tetapi sendok dan garpu tersebut sudah tidak ada.

Mengapa joke di atas dianggap mewakili realitas prilaku bangsa Indonesia? Tentunya kita pernah mendengar pengakuan seseorang yang memang memiliki beberapa sendok dan garpu dari pesawat di rumahnya. Penumpang yang mengambil sendok adalah prilaku yang sering dianggap wajar saja. Tetapi bila ditempatkan pada konteks karakter, bisa dimaknai sebagai indikasi prilaku negatif, yakni prilaku mengambil yang bukan haknya. Bisa saja kebiasaan mengambil sendok dan garpu di pesawat itu berlanjut dengan mengambil sandal, handuk, seprei, gelas, dan peralatan hotel lainnya ketika menginap di sebuah hotel.

Anekdot di atas adalah gambaran tentang karakter bangsa. Karakter adalah watak yang terbentuk dari internalisasi berbagai kebajikan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk pola pikir dan prilaku. Dari prilaku korupsi yang merajalela pada berbagai segmen kehidupan bernegara, jelas menunjukkan bahwa bangsa ini sedang dititik nadir krisis karakter.

Pembangunan karakter bangsa adalah upaya sadar untuk memperbaiki, meningkatkan seluruh perilaku yang mencakup adat istiadat, nilai-nilai, potensi, kemampuan, bakat dan pikiran bangsa Indonesia. Untuk membangun karakter bangsa, haruslah diawali dari lingkup yang terkecil. Khususnya di sekolah, ada baiknya kita menganalogikan proses pembelajaran di sekolah dengan proses kehidupan bangsa. Upaya mewujudkan nilai-nilai tersebut di atas dapat dilaksanakan melalui pembelajaran. Tentu saja pembelajaran yang dapat mengadopsi semua nilai-nilai karakter bangsa yang akan dibangun.

Membangun karakter bangsa adalah sebuah Jihad. Meskipun Interpretasi Jihad sekarang ini menjadi begitu beragam, mulai dari perang melawan musuh nyata, perang melawan iblis, sampai perang melawan hawa nafsu. Tidak dipungkiri bahwa yang sering mencekoki banyak masyarakat Muslim bahwa Jihad selalu diartikan dengan perang melawan musuh nyata. Sebuah aksi dianggapnya Jihad bila seseorang itu betul-betul beraksi nyata berahadapan dengan musuh yang telah didefenisikan secara fisik. Pemahaman seperti inilah yang bisa melahirkan bom bunuh diri karena diyakininya sebagai ‘bom syahid.’

Namun, Jihad melawan musuh nyata adalah hanya sebagian dari interpretasi jihad itu. Jihad tidak selamanya harus mati. Berjihad tidak harus sampai ‘mati syahid’. Jihad bisa mengalami evolusi sesuai dengan konteksnya. Konteks yang perlu ditegakkan sekarang adalah jihad dari ‘berani mati’ ke ‘berani hidup demi kesejahteraan umat’. Konteks yang paling relevan dengan jihad hidup bangsa Indonesia saat ini adalah membangun karakter. Caranya dimulai dari paling sederhana, berhenti mengambil sendok dan garpu saat naik pesawat, berhenti menyontek saat menjadi menjadi pelajar, atau berhenti melakukan manipulasi saat mengerjakan data apapun.

Jihad membangun karakter adalah jihad hidup untuk menghidupkan nurani. Karena bila nurani mati, agamapun dijadikan sarana untuk ‘menipu’ Tuhan. Dan saya yakin, orang-orang yang suka mengambil sendok dan garpu di pesawat adalah juga orang-orang beragama. Ritual agama jalan terus tetapi ritual itu belum mampu menggugah nurani keberagamaan kita . Naudzubillah.

Denaihati

Read More..

Sabtu, Januari 28, 2012

Malaikat Tanpa Sayap

Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, menjelang perayaan Valentines Day , para produser berlomba untuk merilis film yang bertema cinta dan kasih sayang. Setelah sebelumnya Film My Last Love. Kini dengan tema yang sama PT. KHARISMA STARVISION PLUS akan merilis sebuah Film yang berjudul Malaikat Tanpa Sayap.

Dalam hidup tak ada yang mudah. Malaikat Tanpa Sayap memperlihatkan bagaimana setiap tokohnya menghadapi masalah mereka dan menyelesaikannya dengan caranya. Hingga semuanya menuju pada titik nadir. Takdir.

Malaikat Tanpa Sayap memperlihatkan bagaimana suatu masalah adalah proses perjalanan hidup yang harus dihadapi. Penyangkalan terhadap masalah yang datang pun, adalah bentuk dari proses. Karena hidup adalah pilihan, penyangkalan pun adalah pilihan. Kematian memang tidak punya pilihan. Tapi yang menjadi persoalan adalah siapa yang tahu kapan kematian itu akan datang. Tak ada yang pernah tahu. Karena hidup bukanlah proses menuju kematian. Hidup adalah pilihan untuk membuatnya menjadi berarti, atau tidak berarti. Kematian hanyalah garis batas, atas pilihan yang kita pilih…

Sutradara Rako Prijanto berharap agar penonton melihat film 'Malaikat Tanapa Sayap' garapannya bukan sekadar film cinta, dan memaksa penonton untuk bersedih. Ia ingin memperlihatkan bagaimana suatu masalah adalah proses perjalanan hidup yang harus dihadapi.

Selain dibintangi Maudy dan Adipati, 'Malaikat Tanpa Sayap' juga menampilkan Surya Saputra, Ikang Fawzi, Kinaryosih, Agus Kuncoro, dan masih banyak lagi.

Sinopsis Film Malaikat Tanpa Sayap

VINO (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, AMIR (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, MIRNA (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, WINA (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun

Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri. Saat itulah, CALO (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino

Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan MURA (Maudy Ayunda). Sejak Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya namun hal itu membuat CALO marah besar

Mengapa CALO sangat marah kepada Vino? Siapakah sebenarnya resipien yang CALO maksudkan?

Temukan jawabannya mulai 9 Februari 2012


Trailer Film Malaikat Tanpa Sayap




Denaihati
Read More..

Kamis, Januari 26, 2012

Video Aurora Borealis | Dampak Badai Matahari


Badai matahari yang terjadi kemarin di sejumlah kawasan di bumi ini merupakan yang terbesar dalam enam tahun terakhir ini. Kecepatan badai tersebut mencapai 2.000 kilometer per detik. Badai matahari terbesar sebelumnya yang terjadi pada 2005 lalu, proton-proton matahari bergerak dengan kecepatan 93 juta miles per jam.

Laporan Daily Mail, Rabu (25/1) menyebutkan, efek dari badai matahari ini, yang berupa pantulan cahaya alami (northern lights atau aurora borealis) itu masih dapat disaksikan sampai Rabu (25/1) ini, diantaranya di Kanada, Norwegia, dan Inggris. Bahkan, Direktur Asosiasi Astronomi Inggris Ken Kennedy menyebutkan efek badai matahari Selasa lalu itu masih dapat disaksikan sampai akhir pekan ini.

Aurora
adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya).

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis (IPA /ɔˈɹɔɹə bɔɹiˈælɪs/), yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah Matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.

Berikut Video Aurora Borealis





Denaihati

Read More..

Selasa, Januari 24, 2012

Istana Yang Paling Indah

Sahabat seangkatan saya tentunya masih ingat serial Little House on the Prairie?. Film yang dibintangi sekaligus disutradarai oleh Michael Landon ini ngetop banget di tahun 70-an - 80-an. Saya suka banget film ini. Film keluarga yang setidaknya memberikan kesejukan justru di tengah maraknya film Hollywood yang bertabur kekerasan waktu itu. Meski setting ceritanya nggak islami, tapi dari segi nilai memang mengajarkan hal-hal yang baik bagi sebuah keluarga. Keharmonisan, perjuangan, pengorbanan, kesetiaan, perhatian, dan kepedulian ditanamkan dalam keluarga yang punya rumah kecil di padang rumput yang luas itu.

Tahun 90-an, sinetron Keluarga Cemara yang pernah tayang di dua stasiun TV swasta juga lumayan bagus. Keluarga Cemara mengajarkan nilai kebaikan, bahkan menggambarkan realitas umum masyarakat kita. Bagi sebuah keluarga, apalagi dengan kondisi kehidupan yang amburadul, bisa membantu untuk mengajarkan nilai moral. Terutama dikalangan anak-anak kita yang seakan tergerus oleh kemajuan teknologi.

Dari sekian banyak film, yang juga sangat boleh jadi terinspirasi dari kehidupan nyata, setidaknya ingin memberikan suasana sejuk di tengah keluarga pemirsanya, meski selalu saja ada bias yang membuat kita sebagai penonton kesulitan untuk mewujudkan pesan yang ditawarkan itu.

Tapi kita yakin kok, bahwa banyak orang berharap tercipta suasana yang akrab di tengah keluarga. Jalinan komunikasi di antara mereka terus dikembangkan. Seluruh anggota keluarga pasti mendambakan kondisi yang harmonis. Tul nggak? Misalnya aja hubungan antara ortu dengan anak-anaknya, juga hubungan antara ayah dengan ibu kita sebagai ortu yang bisa mengarahkan dan membimbing kita. Pendek kata, semua orang menginginkan saat-saat indah bersama keluarga.

Kita semua mendambakan keluarga yang baik-baik. Ayah bertanggung jawab, ibu perhatian, kakak penyayang, adik juga penurut. Nenek dan kakek menikmati masa tuanya dengan melihat perkembangan pribadi anak dan cucunya dengan baik. Keluarga penuh ceria, saling mengingatkan, mengamalkan ajaran-ajaran Islam dengan penuh ketaatan. Duh, indah banget deh. Pantes aja kalo Rasulullah mengilustrasikan kehidupan keluarga beliau yang penuh dengan keharmonisan, kebahagiaan, ketenangan, sakinah, mawaddah, dan rahmah dengan ungkapan Baitiy jannatiy alias rumahku, surgaku.

Bersama keluargalah kita lebih banyak berinteraksi, bersama keluarga pula kita lebih banyak punya waktu untuk belajar tentang makna hidup. Kayaknya masih pada inget deh penggalan OST-nya Keluarga Cemara. Yup, “Keluarga adalah harta yang paling berharga, istana yang paling indah, puisi yang paling bermakna, dan mutiara tiada tara.”

Allah Swt. berfirman: “Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah (iman, ilmu, dan amal), yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka, oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS an-Nisâ’ [4]: 9).

Kita semua berharap punya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kalo ada konflik, kita selesaikan baik-baik. Jangan hawa nafsu yang jadi panglima, tapi keikhlasan kita yang dikedepankan. Konflik bukan berarti bencana, tapi kerikil kecil yang bisa mendewasakan kita semua. Tapi yang pasti, taburkan ajaran Islam di dalam keluarga kita, insya Allah berkah. Yuk, kita bangun istana paling indah dalam hidup ini. Syukur-syukur bisa dengan lega menyebut: rumahku, surgaku. ?



Denaihati
Read More..

Sabtu, Januari 21, 2012

'REPUBLIK TWITTER' | Film Jejaring Sosial Indonesia

Sejak diluncurkan pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Twitter telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan saat ini memiliki lebih dari 150 juta pengguna. Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai "SMS dari internet".

Di Indonesia, Twitter sangat populer. Siapa sih yang tidak punya twitter? rasanya sudah tidak ada lagi. Terlebih lagi, kemudahan yang disediakan oleh telepon seluler yang ada serta aplikasi yang mendukung. hal ini membuat Indonesia menduduki peringkat ke enam sebagai negara dengan pengguna Twitter terbanyak, meski Amerika masih menjadi negara nomor satu untuk urusan Twitter.

Remaja Indonesia sangat sulit dipisahkan dari jejaring sosial yang satu ini. Pasti rasanya ada saja yang kurang kalau kita belum berkicau dalam satu hari saja. Sebegitu banyak hal dari yang paling unik dan lucu sampai menyebalkan bisa kita temui pada jejaring sosial twitter di negeri ini. Dan nampaknya fenomena demam jejaring sosial twitter di Indonesia ini telah menginspirasi Kunt Agus untuk mengangkat twitter dalam sebuah film bertajuk#republiktwitter ” .

"#republiktwitter". Disutradarai oleh Kuntz Agus (ahlinnya film dokumenter & pendek), di tulis oleh ES. Ito (penulis novel-novel fiksi) Republik Twitter akan hadir dengan alur cerita tentang kehidupan para pengguna twitter di Indonesia.

Menurut konferensi persnya film bergaya pop ala Densha Otoko (Train Man) ini, akan mengupas tentang kehidupan anak muda yang bermimpi indah dan memilih bangun untuk menghadapi kenyataan hingga ingin mewujudkan mimpi-mimpinya di dunia maya menjadi nyata (sungguhan).

Sejumlah tokoh-tokoh kawakan dan bintang-bintang muda terbaik perfilman akan berkolaborasi dalam film ini seperti Laura Basuki (Hanum), Abimana Arya (Sukmo), Ben Kasyafani (Andre), Tio Pakusadewo (Kemal), Nina Tamam, Gery Iskak dan artis cantik pendatang baru Enzy Storia (Nadya).

Film ini akan diproduksi oleh 2 rumah produksi Amalina Pictures dan Rupakata Cinema yang akan segera dirilis pada 16 Februari 2012.

Sinopsis Film Republik Twitter

Sekarang ini, suara rakyat itu suara twitter

Kalimat itu diucapkan oleh Kemal (Tio Pakusadewo), yang bekerja sebagai Konsultan Komunikasi, kepada Arif Cahyadi (Leroy Osman), seorang pengusaha, yang namanya mendadak jadi trending topic di twitter. Keberhasilan Kemal mengangkat nama Arif di dunia maya, lantas membuatnya mendorong Arif untuk maju dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta. Sukses Kemal itu ternyata berkat kepiawaian seorang pemuda bernama Sukmo (Abimana Aryasetya) yang tekun dan lihai mengolah 140 kata.

Sukmo, mahasiswa tahun akhir di Jogjakarta, awalnya datang ke Jakarta untuk mengejar komitmen cinta dari seorang wartawan cantik bernama Hanum (Laura Basuki). Keduanya saling kenal lewat twitter. Dari twitter, Hanum menantang Sukmo untuk bertemu di Jakarta. Andre (Ben Kasyafani), teman satu kos Sukmo yang berasal dari Jakarta, mencibir rencana Sukmo. Sementara Rika (Jennifer Arnelita), rekan kerja Hanum, juga menasehati Hanum untuk tidak mempercayai hubungan yang dimulai dari dunia maya

Sukmo diminta mengelola akun twitter “orang-orang penting”, termasuk menjadikan Arif Cahyadi trending topics sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Kemal. Dalam tempo singkat Sukmo mendapatkan uang yang lumayan sehingga dia cukup percaya diri untuk bertemu dengan Hanum. Di luar perkiraan Sukmo, begitu melihatnya bergaya Jakarta, Hanum hilang selera. Bayangannya tentang Sukmo yang asik dan cuek sirna. Sukmo lebih kecewa lagi apalagi mengetahui Hanum hendak mengundurkan diri jadi wartawan, profesi yang dia kagumi dari perempuan itu. Dari sekedar ingin mendapatkan komitmen cinta Hanum, Sukmo bertekad untuk membatalkan keinginan Hanum mundur. Dia punya berita besar untuk dijadikan liputan utama oleh Hanum. Tetapi berita besar itu justru membuat Sukmo harus berhadapan dengan ambisi Kemal, reputasi Farid Cahyadi, kepercayaan Belo dan bahkan persahabatannya dengan Nadya


Trailer Film Republik Twitter



Denaihati


Read More..
Mulailah bisnis internet Anda sendiri. Tersedia paket software yang boleh Anda jual kembali. Info selengkapnya klik disini
Dapatkan uang yang banyak dari website Anda, 100% profit milik Anda sendiri klik disini
Jutaan rupiah setiap minggu dari menjadi reseller produk software unggulan dan boleh di copy lagi ! klik disini
Kesempatan dapat uang terbaik yang ada di seluruh internet saat ini. klik disini
Belajar e-bisnis sendiri, untuk mendapatkan income jutaan rupiah setiap bulan... klik disini
Mulailah bisnis internet Anda sendiri. Tersedia paket software yang boleh Anda jual kembali. Info selengkapnya klik disini

SAHABAT SETIA