Home ยป ยป ๐‚๐š๐ญ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ญ๐ž๐ฆ๐ฎ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐Œ๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ข ๐๐š๐ง ๐–๐š๐ค๐ข๐ฅ ๐Œ๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ข ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐‰๐š๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฆ๐ž๐ง๐๐ข๐ค๐๐š๐ฌ๐ฆ๐ž๐ง

๐‚๐š๐ญ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ญ๐ž๐ฆ๐ฎ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ฆ๐š ๐Œ๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ข ๐๐š๐ง ๐–๐š๐ค๐ข๐ฅ ๐Œ๐ž๐ง๐ญ๐ž๐ซ๐ข ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐‰๐š๐ฃ๐š๐ซ๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฆ๐ž๐ง๐๐ข๐ค๐๐š๐ฌ๐ฆ๐ž๐ง

Written By FATAMORGANA on Selasa, Oktober 29, 2024 | 10/29/2024


๐‹๐š๐ญ๐š๐ซ ๐๐ž๐ฅ๐š๐ค๐š๐ง๐ 

Pertemuan ini merupakan rapat pertama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Bapak Abdul Mu'ti, bersama Wakil Menteri, Prof. Atip dan Pak Fajar, serta jajaran pimpinan Kemendikdasmen. Dalam pertemuan ini, Menteri menyampaikan visi, arahan, dan gaya kepemimpinannya yang diharapkan dapat membawa perubahan dalam lingkungan kerja kementerian. Pak Muโ€™ti menginginkan hubungan yang lebih akrab dan profesional di antara pegawai serta menekankan akuntabilitas, pelayanan publik yang responsif, dan pentingnya menjaga kedaulatan bahasa Indonesia.

๐•๐ข๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง ๐๐ฎ๐๐š๐ฒ๐š ๐Š๐ž๐ซ๐ฃ๐š

Bapak Abdul Muโ€™ti ingin menciptakan suasana kerja yang lebih santai dan kolegial. Ia menyatakan bahwa dirinya lebih nyaman dipanggil โ€œPak Muโ€™tiโ€ daripada โ€œPak Menteriโ€ untuk menciptakan suasana yang tidak terlalu protokoler. โ€œPanggil saja Pak Muโ€™ti, lebih enak daripada Pak Menteri... kita ingin membangun relasi yang tidak terlalu struktural-industrial.โ€

Pak Muโ€™ti juga menyampaikan bahwa ia ingin mengurangi formalitas dan hierarki yang berlebihan, sehingga setiap pegawai bisa berinteraksi langsung tanpa birokrasi yang berlapis-lapis. โ€œProtokol itu penting, tapi tidak harus protokoler. Saya tidak nyaman kalau datang belakangan, semua berdiri.โ€

Dalam pertemuan tersebut, Pak Muโ€™ti juga menyampaikan bahwa relasi yang ingin dibangun adalah profesional tetapi tetap akrab. Ia mengibaratkan bahwa jabatan hanyalah sementara, tetapi persahabatan harus terus dijaga. "Orang menjadi pejabat itu come and go, tapi bersahabat tidak bisa dibatasi oleh waktu." Ia ingin memastikan bahwa semua pegawai dapat bekerja dalam suasana yang tenang dan penuh kepercayaan, tanpa adanya tekanan hierarkis yang berlebihan. โ€œKunci kita bisa bekerja dengan baik adalah suasana batin yang tenang dan bahagia.โ€

Pak Muโ€™ti juga ingin memastikan bahwa setiap pegawai merasa dihargai dan dianggap sebagai bagian dari tim yang sejajar. "Kita semua ini sejawat... relasi kita adalah relasi yang profesional-kolegial, dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kerja sama, bukan struktural-industrial dengan ego sektoral. Ingatlah bahwa kita bekerja semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara." Dalam menciptakan suasana kerja yang tenang dan tidak menimbulkan tekanan berlebihan, ia mencontohkan profesionalisme yang tetap bisa dijalankan dengan santai, seperti pemain sepak bola atau musisi yang tetap rileks namun profesional. "Kita bisa meniru pemain sepak bola atau pemain musik... rileks tapi tetap profesional."

๐๐ซ๐จ๐Ÿ๐ž๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ๐ข๐ฌ๐ฆ๐ž ๐๐š๐ง ๐€๐ค๐ฎ๐ง๐ญ๐š๐›๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐š๐ฌ

Pak Muโ€™ti menekankan pentingnya akuntabilitas dalam bekerja, terutama terkait penyerapan anggaran dan tata kelola keuangan. โ€œJangan mengambil yang bukan haknya dan jangan mencari-cari alasan untuk mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan peraturan.โ€ Ia juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo tentang pentingnya menjalankan pemerintahan yang bersih dan transparan, bebas dari korupsi.

Selain itu, Pak Muโ€™ti mengarahkan agar pelayanan publik di kementerian lebih responsif dan tidak bertele-tele. Ia ingin menghapus budaya lama di mana birokrasi sering dipersulit. โ€œKita memang harus punya birokrasi, tapi jangan birokratis. Jangan sampai ada paradigma lama; kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah.โ€

๐๐ž๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐š๐š๐ง ๐๐š๐ก๐š๐ฌ๐š ๐ˆ๐ง๐๐จ๐ง๐ž๐ฌ๐ข๐š

Salah satu poin penting yang disampaikan Pak Muโ€™ti adalah komitmennya terhadap kedaulatan bahasa Indonesia. Ia ingin agar setiap istilah resmi yang digunakan di kementerian diubah menjadi bahasa Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan budaya bangsa. โ€œMari kita perbanyak penggunaan bahasa Indonesia dalam nomenklatur kementerian, karena ini bagian dari menjaga identitas kita sebagai bangsa.โ€

Pak Muโ€™ti menekankan bahwa meskipun penggunaan bahasa asing diperbolehkan dalam forum tertentu, penggunaan bahasa Indonesia harus diprioritaskan di dalam nomenklatur resmi kementerian.

๐‘๐ž๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ซ๐จ๐ค๐ซ๐š๐ฌ๐ข

Pak Muโ€™ti memberikan arahan spesifik untuk menciptakan sistem kerja yang lebih sederhana dan efisien. "Kita harus berusaha untuk melayani, jangan sampai masyarakat datang dengan masalah, pulang dengan masalah baru." Ia ingin birokrasi kementerian tidak memberatkan masyarakat, tetapi memberikan solusi yang cepat dan tepat.

Selain itu, Pak Muโ€™ti mengusulkan pengembangan lebih lanjut dalam pelayanan publik, termasuk dengan menciptakan suasana kantor yang ramah dan melayani dengan baik. Ia menyampaikan konsep โ€œRumah Pendidikan dan Pelayanan Publik yang RAMAH,โ€ di mana kata "RAMAH" merupakan akronim dari "Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis."

Program Kesejahteraan dan Kegiatan Bersama

Untuk meningkatkan kebersamaan dan kesejahteraan pegawai, Pak Muโ€™ti mengusulkan beberapa kegiatan seperti senam bersama, badminton, dan olahraga lain yang dapat mempererat hubungan antar pegawai. "Setiap Jumat, di depan ada senam. Kita punya fasilitas olahraga yang sangat besar... mari kita manfaatkan untuk kesehatan dan kebersamaan." Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas seperti gym di gedung kementerian.

Ia juga berbicara tentang pengembangan senam nasional yang bisa dilakukan di sekolah-sekolah, yaitu "Senam Indonesia Maju," sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat. โ€œKalau perlu dibuatkan senam baru, misalnya Senam Indonesia Maju, untuk membangun generasi yang sehat.โ€

Pak Muโ€™ti juga ingin agar lagu-lagu anak yang lebih edukatif dikembangkan untuk digunakan di jenjang PAUD. "Kita kekurangan lagu-lagu anak yang mendidik. Jangan sampai anak-anak kita nyanyi lagu patah hati atau lagu-lagu dewasa di PAUD."

๐€๐ซ๐š๐ก๐šn ๐‹๐š๐ข๐ง

Dalam pertemuan tersebut, Pak Muโ€™ti juga menyampaikan arahan detail terkait beberapa isu, di antaranya:

* ๐‹๐š๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ซ๐จ๐ค๐จ๐ค: Pak Muโ€™ti melarang merokok di seluruh area kantor kementerian, termasuk di kantin, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. "Di lembaga pendidikan itu tidak boleh merokok, jadi di kantor Kementerian Pendidikan juga tidak boleh merokok."

* ๐๐ž๐ง๐ ๐ก๐ž๐ฆ๐š๐ญ๐š๐ง ๐„๐ง๐ž๐ซ๐ ๐ข: Ia juga mendorong untuk meminimalkan penggunaan lift jika hanya untuk beberapa lantai sebagai bagian dari upaya penghematan energi dan promosi kesehatan. โ€œKalau satu atau dua lantai, jalan kaki saja... Listrik juga harus kita hemat, karena uang negara itu dari rakyat."

* ๐Š๐ž๐ ๐ข๐š๐ญ๐š๐ง ๐Š๐ž๐š๐ ๐š๐ฆ๐š๐š๐ง: Pak Muโ€™ti meminta agar kegiatan keagamaan di kementerian dilakukan dengan penceramah yang pro-NKRI dan moderat. โ€œTolong pastikan khatib yang dipilih itu pro-NKRI dan moderat... Jangan sampai ada penceramah yang menyampaikan hal-hal yang menolak Pancasila atau mengajarkan radikalisme."

๐“๐ฎ๐ ๐š๐ฌ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ฆ๐š

Pak Muโ€™ti menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah memenuhi janji politik Presiden Prabowo, terutama terkait pendidikan dan sumber daya manusia. โ€œTugas pertama kami adalah menunaikan janji-janji politik Pak Prabowo... Ini akan ditagih oleh rakyat Indonesia.โ€ Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga akuntabilitas di setiap langkah yang diambil, serta memastikan bahwa setiap inovasi yang dilakukan harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. "Inovasi boleh, tapi jangan sampai melanggar undang-undang."

.

.

๐˜ด๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ: ๐˜ฑ๐˜ฅ๐˜ง ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜—๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ง. ๐˜‹๐˜ณ. Irwan Akib, ๐˜”.๐˜—๐˜ฅ

Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright ยฉ 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger