Home » , , » NEVER TOO OLD TO LEARN

NEVER TOO OLD TO LEARN

Written By Muhammad Yuliawan on Selasa, Januari 19, 2010 | 1/19/2010

NEVER TOO OLD TO LEARN
Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan mengajak kami untuk berkenalan dengan seseorang mahasiswa baru. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya. Saya melihat seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput, memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah.

Ia menyapa, "Hai sahabat. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh tahun. Maukah kamu memelukku ?"

Saya tertawa menanggapi ajakannya dan dengan segera menyambutnya, "Tentu saja boleh !"

Diapun memberi saya pelukan yang sangat erat. "

Mengapa anda berada di kampus pada usia yang masih muda dan tak berdosa seperti ini ?" tanya saya dengan nada bergurau.

Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk mencari suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, dan akhirnya saya bisa puas untuk menghadap kepada-Nya."

Aku ketawa dan kemudian kembali bertanya "Anda ternyata sangat serius dalam hal ini ?". Saya sangat ingin tahu apa yang telah memotivasi anda untuk mengambil peluang ini di usia seperti ini?

"Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya sedang mengambilnya !" katanya.

Setelah kuliah selesai, kami berjalan menuju kantin dan minum segelas air. Kami segera akrab. Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengar berbagai pengalaman dan kebijaksanaannya.

Setelah setahun berlalu, Rose menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkan suasana.

Pada akhir semester, kami mengundang Rose untuk berbicara dalam acara makan malam klub bola sepak kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang diajarkannya kepada kami.

Dia diperkenalkan diri dan naik ke podium. Begitu dia mula menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kertas pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda pada mikrofon.

"Maafkan saya sangat gugup. Saya tidak minum minuman keras. Tapi saya tidak bisa menyusun pidato saya kembali, maka izinkan saya menyampaikan apa yang saya tahu."

Saat kami tertawa dia membersihkan kerongkongannya dengan minum air yang disediakan dan mulai pidatonya, "Kita sepatutnya tidak boleh berhenti beraktifitas karena kita tua; kita menjadi tua karena kita berhenti melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain terutama bermanfaat buat diri kita. Hanya ada empat rahasia untuk tetap awet muda, tetap bahagia, dan meraih kejayaan. Kamu harus tertawa dan menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai IMPIAN. Bila kamu kehilangan IMPIAN-IMPIANmu, sama halnya kamu telah mati. Ketahuilah bahwa di sekitar kita banyak orang mati yang berjalan namun dia sendiri tidak mengetahui bahwa dirinya sudah mati !"

"Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, usia saya tetap akan menjadi delapan puluh satu tahun.

Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak memerlukan suatu keahlian atau bakat. Sedangkan untuk menumbuhkan kedewasaan dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan, inilah yang memerlukan keahlian khusus. Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti saya biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuat, tetapi lebih menyesali apa yang tidak pernah saya perbuat. Dan ketahuilah bahwa
Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan."

Demikianlah Rose mengakhiri pidatonya yang disambut dengan aplaus meriah dari seluruh mahasiswa yang hadir.

Akhirnya Rose meraih gelaran sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa/mahasiswi menghadiri upacara penguburannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari kami dengan memberikan teladan bahwa tidak ada yang terlambat untuk apapun yang boleh kau lakukan.

Ingatlah, Menjadi Tua Adalah sesuatu yang mesti dijalani, namun menjadi Dewasa Adalah Pilihan.

Demikianlah kutipan sebuah E-Mail seorang sahabat saya dari negeri Jiran, yang saya edit ulang dari bahasa aslinya dengan harapan, kisah ini dapat menginspirasi kita semuanya terutama untuk saya tentunya sehingga kita dapat senantiasa berbuat yang terbaik meskipun umur sudah merambat renta.


Share this article :

77 comments:

  1. Salam Takzim
    Sungguh cerita yang sangat bagus kang, sosok nona Rose yang diusianya yang ke 87 masih ingin menimba ilmu bukan hanya kertas ijazah atau tampil di wisuda. beliau hadir menyapa sahabat dengan keramahannya. masihkah ada yang sedemikian itu, saya tidak sanggup meneruskan komentar ini.
    Salam Takzim Batavusqu

    BalasHapus
  2. Salam Takzim
    Selamat jalan Rose kehangatanmu masih terasa hingga kini walau saya tidak hadir dipemakamanmu. Tuhan tempatkanlah ia bersama orang-orang yang berilmu tinggi Amin.
    Salam Takzim Batavusqu

    BalasHapus
  3. sungguh luar biasa, seorang nenek yang bisa memberikan contoh teladan kepada kita semua, terutama ucapan2nya yang begitu bijaksana.

    BalasHapus
  4. bagus sekali ceritanya, sangat menginspirasi bagi muda.

    BalasHapus
  5. nilai yg disampaikan dari cerita diatas sangat bermanfaat.
    makasih sharingnya.

    BalasHapus
  6. waduh.. kalau saya ga takut mati deh... tappi saya takut banget sama rasa sakit... karena rasa sakit itu membuat menderita.. ketika mati ya hanya mati.. selain itu saya belum tau rasanya mati.. ehheheeh..

    tapi sedih juga ceritanya pak iwan

    BalasHapus
  7. Hidup ini terasa indah kalo kita terus bisa belajar ya bang
    kalo kita terus mengasah kemampuan kita akan jadi pandai lebih lama
    karena saraf kita terangsang terus untuk mengingat seusatu

    BalasHapus
  8. Sungguh cerita yang menggugah kesadaran. Menjadi tua tentunya siapapun pasti akan mengalaminya, hanya saja sudah kah sisa umur kita bermanfaat, setidaknya bermanfaat bagi diri sendiri yaitu kesehatan.

    * Maaf baru mampir lagi bang.

    BalasHapus
  9. Benar-benar inspiratif. Ungkapan ini sangat pas: Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan.

    BalasHapus
  10. artikel yang sangat menarik
    bisa menjadi contoh bagi kaum muda ...
    tidak ada kata terlambat untuk belajar !

    BalasHapus
  11. Belajar tidak mengenal kata telat dan umur.. keep learning... CMIW.

    BalasHapus
  12. Salut buat orang2 yang tetap semangat untuk menuntut ilmu

    Dalam setiap profesi memang menuntut adanya long life education, kalau enggak maka jangan bangga kalau kita adalah mantan akuntan, mantan dokter, mantan SPd, mantan S2 dan mantan S3

    BalasHapus
  13. sesungguhnya seorang muslim baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan untuk menuntut ilmu ( belajar ) sejak masih dalam buaian hingga masuk ke liang kubur. dan belajar itu tidak harus di sekolah, dimanapun, kapanpun dan pada siapapun. Saya 'gagal' melanjutkan sekolah, namun saya mensyukuri bisa belajar sekaligus ngeblog. terima kasih sahabat dan kerabat yang telah berbagi ilmu dan hikmahnya, juga nasihat dan spiritnya.

    BalasHapus
  14. satu kisah yang sangat membangun.. memotivasi hudp kita untuk terus semangat dalam hal apapun tanpa berfikir takut untuk menjadi tua dan lemah :D

    BalasHapus
  15. "Kita sepatutnya tidak boleh berhenti beraktifitas karena kita tua; kita menjadi tua karena kita berhenti melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain terutama bermanfaat buat diri kita." Aku suka quote itu. Memang, selama kita masih punya semangat dan impian, tak ada yg menghalangi kita tuk terus mengarungi hidup. Toh kita berkarya atau berbaring saja, suatu hari kita akan mati juga. Lebih baik melakukan hal yg baik sebanyak2nya mumpung masih ada waktu, daripada berdiam diri lalu menyesali banyak hal ketika waktunya tiba...

    Makasih udah susah2 translate & share buat kita semua!

    BalasHapus
  16. Sebuah teladan dari seorang Rose.
    Setuju kang...
    Tak ada kata tua untuk yang namanya belajar.

    nice sharing

    BalasHapus
  17. inspiratif sekali mas...agama kita jg mengajrakan utk mencari ilmu bahkan hingga liang lahat..semoga usia psiokologis kita lebih tinggi daripada usia kronologis..

    BalasHapus
  18. inspiring Rose. saya salut pada semangatnya, pada prinsip hidupnya. benar juga ya, biarpun sudah tua, tidak berarti berhenti bermimpi.
    Terimakasih sudah dishare di sini...

    BalasHapus
  19. i like that : "Menjadi Tua Adalah sesuatu yang mesti dijalani, namun menjadi Dewasa Adalah Pilihan"

    BalasHapus
  20. di Indonesia ada ga ya... nenek2 berlaptop ria :)

    BalasHapus
  21. Terharu sekali saya membacanya Pak :(( nice sharing, betul2 nice sharing. Memacu adrenalin saya, untuk tetap belajar lagi. Subhanallah...

    BalasHapus
  22. benar-benar postingan yang penuh makna, thanks share ilmunya bro, nice post. tetep semangat menuntut ilmu

    btw... bravo blogger indonesia

    BalasHapus
  23. sang profesor yang lagi curhat tentang kehidupannya ya sob !!

    BalasHapus
  24. Sip Bang... tampak lbh detail sekarang. Saya juga leluasa koment pake hp pun bisa sekarang, makasih jg sudah mau jadi teman saya.

    BalasHapus
  25. pertama.. trima kasih ya udah berkunjung ke blog saya !
    salam kenal balik ya...

    BalasHapus
  26. tidak perlu merasa tua dalam menuntut ilmu
    tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat
    attayaya aja masih terus belajar
    (ooppss... kalimat terakhir tuh gada hubungannya)

    BalasHapus
  27. Memang cerita yang sangat menginspirasi pak, walau pada kenyataannya tidak semua orang bisa seperti seorang Rose...

    BalasHapus
  28. Bila kamu kehilangan IMPIAN-IMPIANmu, sama halnya kamu telah mati

    kata kata diatas mungkin buat saya tambah semangat lagi setiap hari..nice post

    BalasHapus
  29. Kubaca artikel ini beberapa kali, besar sekali manfaatnya buat saya dalam mengarungi waktu dimana seiring waktu tubuhku semakin tua! Trim's telah berbagi kisah ini!

    BalasHapus
  30. mencerahkan sekali untuk mahasiswa yang suka bolos kuliah seperti saya! jadi malu... -_-'

    BalasHapus
  31. rose bener2 sudah mengajari kita untuk menghargai hidup ini ya... :)

    BalasHapus
  32. cerita yang luar biasa...
    memotivasi saya untuk lebih banyak melakukan aktifitas yang bermanfaat untuk orang lain dan diri saya sendiri agar tetap awet muda..
    hihihi

    BalasHapus
  33. Pelajaran yang gak saya lupakan.. Rose udah mengajarkan kepada kita, Bahwa hidup jangan pernah di sia-siain karena waktu gak akan pernah kembali..

    BalasHapus
  34. kagum banget sama Rose. Semangatnya tak akan pernah mati...

    BalasHapus
  35. Kisah mantap tentang seorang Rose bang Iwan.

    BalasHapus
  36. sentilan yg cukup ngena buat para generasi muda.. dan yang mengaku masih muda.
    Mari berbuat, mari berkarya untuk hidup yg telah begitu baik pada kita.

    Makasih ceritanya pak, inspiring :)

    BalasHapus
  37. lebih bagus lagi bila artikel ini di cek dulu kebenarannya melalui google :)

    BalasHapus
  38. kata pepatah, tuntutlah ilmu sampai keliang lahat..

    BalasHapus
  39. kita memang harus selalu belajar, menimba ilmu walaupun sudah kerja, karena ilmu itu tidak akan habis-habisnya..thanx sharenya mas

    BalasHapus
  40. Emang benar Nenek ini. Kita diwajibkan belajar sejak kecil hingga masuk liang lahat.

    BalasHapus
  41. Wah, salut sekaligus merasa malu atas semangatnya menimba ilmu.
    Terima kasih sudah berbagi kisah yg sangat inspiratif ini...

    BalasHapus
  42. Yup. saya sangat percaya Mas, ilmu tidak akan ada habisnya untuk dibagi dan dipelajari. Sehingga menurut saya mas beruntung berteman dengan wanita yang setara dengan nenek kita tetapi memiliki motivasi diri yang luar biasa. Mas Iwan Nggak Kalah Kan ?

    BalasHapus
  43. *terharu*
    sungguh pelajaran yg sangadh2 bernilai..
    makasih utk pembelajaran hari ini, bang.. :)

    BalasHapus
  44. sungguh tauladan yang baik,buat motifasi saya yang masih pelajar ini.

    BalasHapus
  45. makasih udah berkunjung ke blog saya pak. kalau boleh saran popupnya dibuang aja :D

    BalasHapus
  46. kayaknya dari popuri.com pak. oh iya, kalau berkenan saya minta dukungan untuk kontes seo.

    BalasHapus
  47. semangat seorang rose yang tiada henti
    perlu kita tiru

    BalasHapus
  48. btw blog saya kok belum dipasang di blogroll??

    BalasHapus
  49. terima kasih banyak pak. dukungan ke link kontes ini.
    <a target="_blank" href="http://antilogin.blogspot.com/2009/12/astagacom-lifestyle-on-net.html" title="Astaga.com lifestyle on the net">Astaga.com lifestyle on the net</a>

    BalasHapus
  50. wow...keren....semoga bisa mengikuti jejak beliau..

    BalasHapus
  51. Pesan sosial yang sangat bagus pak,saya jadi termotivasi.

    BalasHapus
  52. maaf saya pasang di blog saya yang satunya
    hehehe..
    diliat di http://annosmile.com
    saya pasang di sidebar
    terima kasih

    BalasHapus
  53. jadiinget teman sekampus yang diwisuda S1 sehari setelah menerima sk pensiun setuju sekalinever to old to learn

    BalasHapus
  54. menohok saya, om iwan.. krn saya ketinggalan sama teman-teman...

    BalasHapus
  55. RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    BalasHapus
  56. wooow salut buat nenek Rose.. langka sekali untuk jaman sekarang

    BalasHapus
  57. Satu kata: Dahsyat!
    Thx untuk sharing ceritanya ya, Mas...

    BalasHapus
  58. Satu kata: Dahsyat!
    Thx untuk sharing ceritanya ya, Mas...

    BalasHapus
  59. anyone can translate this article to english?

    BalasHapus
  60. ketika sang surya pagi sinarnya terlindungi oleh gumpalan awan, sejuknya pagi membuat raga enggan tuk beranjak dari peraduan, namun hati terbesit untuk memberi ucapan kepada para sahabatku tersayang, sekedar sebuah harapan, selamat pagi, selamat memulai pengembaraan di hari yang penuh harapan ini, semoga Tuhan senantiasa memberikan kita tuntunan dalam setiap langkah,

    dituliskan bersama tetes embun bagi semua sahabat

    Ruanghati.com

    BalasHapus
  61. Entah saya menyesal atau tidak. Tetapi dengan membaca artikel ini saya jadi berpikir lagi atas apa yang telah saya putuskan. Terima kasih pencerahannya Mas.

    BalasHapus
  62. kata ini "
    Ingatlah, Menjadi Tua Adalah sesuatu yang mesti dijalani, namun menjadi Dewasa Adalah Pilihan" akan sll aq ingat, terima kasih pencerahannya

    BalasHapus
  63. Waaw menjadi dewasa adalah pilihan...siaapp!

    BalasHapus
  64. kereenn...bgt...menjadi dewasa itu mank pilihan....tapi menjadi tua memang harus kita terima...

    BalasHapus
  65. Thanks for posting this info. I just want to let you know that I just check out your site and I find it very interesting and informative.

    BalasHapus
  66. i found your article through search engine. thanks for the share. maybe i'll back later.

    BalasHapus
  67. I have already started reading some of your articles. i found great articles here. And I will get back here. I just added your blog to my bookmark sites. thanks.

    BalasHapus
  68. you put the all great things which makes all people getting interested. but yes thats right, i agree. all you mention is make a sense. thanks

    BalasHapus
  69. I really impressed by your post. Thank you for this great information, you write very well which i like very much.

    BalasHapus
  70. Thanks for posting this article. I am definitely tired of struggling to find relevant and intelligent commentary on this subject.

    BalasHapus
  71. Your website came up in my search and I'm taken by what you have composed on this topic. I am presently diversifying my research and thus cannot contribute further, even so. Just Now love it and thanks for granting my remark. Great job.

    BalasHapus
  72. This so good stuff keep up the good work. I read a lot of blogs on a daily basis and for the most part just wanted to make a quick comment to say I’m glad I found your blog.

    BalasHapus
  73. Its the 1st time i am on your site and i would like to congratulate you for the big effort you are doing to write such excellent posts.

    BalasHapus
  74. Thanks for taking the time to discuss this, I feel strongly about it and love learning more on this topic. If possible, as you gain expertise, would you mind updating your blog with more information? It is extremely helpful and beneficial to your readers.

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger