Home » » NONTON BARENG ; SOLUSI HEMAT LISTRIK

NONTON BARENG ; SOLUSI HEMAT LISTRIK

Written By Muhammad Yuliawan on Jumat, April 03, 2009 | 4/03/2009


Setiap memulai sebuah posting, saya sering dihantui traumatik psikologis, sebab siapapun anda pembaca artikel ini, menurut persepsi saya adalah kumpulan orang istimewa yang memiliki kompetensi personal yang meyakinkan, yang berwawasan luas dan menguasai teknologi. Namun saya berupaya untuk mengungkap apa yang ada dalam benak saya sebagai suatu catatan yang perlu kita sikapi bersama.

Saat ini, PLN dilanda krisis listrik. Pemadaman bergilir yang nyaris tak terjadwal membuat pripacy Anda termasuk saya kehilangan lima puluh persen hak asasi. Mau nonton berita, mati lampu. Mau makan, mati lampu. Anak belajar mati lampu. Baca buku, mati lampu, lebih parah lagi kalau sementara blogwalking mati lampu. Agaknya yang tidak terlalu terganggu adalah ritual malam pengantin baru. Makin mati lampu malah makin dahsyat efeknya.

Kembali ke pokok persoalan. Saat ini, PLN Cenderung terkesan melakukan cara instan dan konvensional untuk mengurangi beban pemakaian listrik. Malah ada plesetan PLN adalah singkatan dari Perusahaan Lilin Negara.
Nah peran kita sebagai pengguna jasa PLN dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk keluar dari masalah ini, malah kalau bisa saya usulkan pejabat-pejabat penentu kebijakan atau kalau bisa para caleg kita meskipun sudah terlambat menelurkan langkah inovatif penghematan listrik dapat dijadikan sebagai ikon kampanye dan disosialisasikan kepada pendukungnya. Misalnya kalau dikabupaten saya ada 720 caleg yang akan melahirkan solusi cerdas untuk PLN. Saya terkadang terinspirasi seperti ini, tetanggaku sekitar 30 orang penggemar sinetron, saya kumpul nonton bareng sekali seminggu. Ini berarti 30 pesawat televisi nganggur di rumah sekali seminggu. Bayangkan bila 720 caleg itu mendapat inspirasi yang sama dengan aku,...... Berapa ribu Kwh beban listrik dikurangi/dihemat. Tidakkah langkah sederhana ini mempunyai dampak besar terhadap penghematan listrik?
Persoalannya,.... saya tidak memiliki kekuatan dan kecerdasan finansial untuk itu. Biaya nonton bareng itu termasuk mahal. Maklum budaya nonton bareng biasanya disertai stimulan konsumsi. Melayani urusan perut 30 orang sekali seminggu, bagi saya bak seorang Guru mengharapkan Gaji Menteri,.... Yah... tak mungkinlah. tapi saya yakin para caleg dalam hari terakhir ini akan mempunyai inspirasi yang lebih inovatif, lebih cerdas dan pasti lebih mampu mewujudkannya.

Sumber Gambar :http://www.waspada.co.id

Share this article :

14 comments:

  1. Hahaha.. mantav idenya... tapi bang menurut saya itu bukan solusi terbaik buat bangsa.
    Jelas sekali bahwa kita memang tidak bisa me-manage sumber daya alam secara baik, artinya sumber daya alam tidak bisa konversi menjadi tenaga listrik secara optimal.... jangan jauh2 kita bandingkan dengan Malaysia yang tingkat konsumsi listrik per orangnya sama dengan kita, mereka mampu merangkul investor untuk membangun pembangkit listrik yang baik dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia... bahkan mereka merencanakan akan membuat PLTO, pembangkit listrik tenaga ombak yang lumayan besar kapasitasnya.

    Kalo merunut ke UUD 45 pasal 33, mestinya kita punya management sumber daya alam yang dipergunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat termasuk listrik ini.

    hehehehe... sekedar opini bang.. :)

    BalasHapus
  2. hihi... iya pak.. daripada uang keluar bnyk buat nonton bareng mending buat biaya inet aja, dpt bnyk temen, bnyk informasi, blm lagi dapet bonus $$ hehe...

    BalasHapus
  3. Satu lagi yang perlu dikasih ultimatum untuk ikutan berhemat, adalah pemancar TV yang setelah jam 12 malam isinya quiz-quizan kayak judi.

    BalasHapus
  4. kalau mau disurvey masih banyak elemen bangsa ini yang dengan sia-sia memakai listrik.

    Satu contoh neh, ada stasiun TV swasta yang menyiarkan quiz-quizan selepas 12 malam sampai pagi. Disamping acaranya yang berbau judi ndak mutu, alangkah baiknya jika mereka closing down sejenak untuk ikut serta berhemat. Kalau mereka tidak mengudara sudah berapa ratus pesawat tv dari orang-orang yg suka undian ini juga ikut menghemat.

    ini baru satu contoh.
    Masih banyak yang lain

    BalasHapus
  5. idenya bener tuh, ada ga caleg yang mo mikirin masalah listrik atau pengalihan penggunaan sumber daya lain menjadi tenaga listrik

    saya rasa mas dirgantara cocok menjadi caleg.

    nonton bareng seperti zaman dahulu di kelurahan karena hanya ada 1 tv, sangat menghemat. khan enak bisa kongkow-kongkow

    kita berhemat, bumi selamat

    BalasHapus
  6. wah, PLN merugi terus, di Indonesia listrik juga belum merata...
    maaf OOT, numpang promosiin paid survey yg sy ikuti, makasiiii :)
    $6.00 Welcome Survey After Free Registration!

    BalasHapus
  7. jangan nonton sinetron lah, yang lain kek yang lebih bermutu :D

    BalasHapus
  8. ide nonton sinetron bareng ok juga tuh :D

    BalasHapus
  9. blogwalking sambil nawarin pilihan buku2 baru nih :) salam kenal :)

    BalasHapus
  10. berkunjung sambil menebar kedamaian :)

    BalasHapus
  11. bayangkan jika 720 caleg itu berikut simpatisannya kang yang enak sih :)
    salam kenal yah ...

    BalasHapus
  12. mampir sob....
    SB nya lg error jd kesini aja ya hehehe...

    BalasHapus
  13. boleh juga tuh idenya :)
    bagusnya sih pak setiawan jadi anggota legislatif
    biar ide-idenya tersalur

    sukses dan bahagia selalu ya Pak... :)

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger