Home » , , » PERUBAHAN Vs PERGESERAN

PERUBAHAN Vs PERGESERAN

Written By Muhammad Yuliawan on Sabtu, Mei 15, 2010 | 5/15/2010

Semakin lama Aku mulai merasakan
Aku berjalan bersama Kebodohan,
Banyak cerita terurai sepanjang jalan,
Namun tidak ada yang dapat aku pelajari darinya,
Meskipun begitu banyak yang dia katakan !
Pernah suatu ketika
Aku berjalan bersama Duka,
Tidak ada tutur sepatah kata,
Tetapi, ada hal-hal yang aku pelajari di hari itu,
Tatkala Duka berjalan bersamaku "

Dunia terus berputar. Bumi berputar, planet-planet lain berputar, sistem matahari berputar, alam semesta berputar.

Tapi seiring dengan dunia berputar, nilai-nilai kehidupan manusia tertukar-tukar. Yang benar jadi salah, yang salah jadi benar. Orang benar tidak laku, orang salah naik daun. Orang jujur tersingkir, orang curang dijunjung tinggi.

Menjelaskan fenomena ketertukar-tukaran nilai ini, paling tepat kita jelaskan dengan menggunakan pepatah terbalik-balik. Ya sekalian mengikuti jungkir-baliknya nilai-nilai kehidupan sekarang ini.

Sekarang pepatah yang tepat dipakai adalah "harimau mati meninggalkan nama, manusia mati meninggalkan belang". Artinya, sekarang harimau sudah terancam punah, suatu ketika akan tinggal nama saja. Adapun manusia, semakin tua, semakin lama makin tinggi kedudukannya, semakin banyak yang ketahuan belangnya. Jadinya, saat ia mati bukan nama baik yang ia tinggalkan, tapi nama buruk.

Moga kita tidak tergolong di dalamnya. Amin…


Share this article :

36 comments:

  1. Semoga kita tidak masuk dlm pergeseran yg kliru mas

    BalasHapus
  2. Mbah bilang jaman wis edan, nek ra edan ga keduman... Mudah2an kita ga masuk golongan itu.

    BalasHapus
  3. ya bnyk hal serba terbalik sekarang
    dan kita harus berusaha untuk tidak ikut jungkir balik
    walau melawan arus itu susah, tp pasti bisa

    thx 4 share ^^

    BalasHapus
  4. seharusnya pergesaran atau perubahan itu kearah yang lebih baik ya Bang ...

    BalasHapus
  5. semoga saja kita dapat memberi WARNA Kehidupan yang berarti bagi lingkungan dan sesamanya, semoga saja hati, jiwa, mata, telinga dan semua yang ada pada kita dapat memberi WARNA positip bagi perubahan itu sendiri.

    BalasHapus
  6. pepatahnya mantab banget. sangat mengena. harimau mati meninggalkan nama, manusia mati meninggalkan belang

    BalasHapus
  7. semoga aku tidak termasuk orang yang meninggalkan nama buruk kelak.amiin

    BalasHapus
  8. salam kenal dulu mz..
    yups, moga qt buakn bagian dari cerita di atas,

    BalasHapus
  9. hiii....ngeri hidup di zaman edan ini ya Bang.
    Semoga saja kita dan keluarga dijauhkan dr nilai2 yg serba terbalik sekarang .
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat,amin
    salam

    BalasHapus
  10. Ini dinamika hidup di masyarakat sekarang pak.

    BalasHapus
  11. Haduh...moga hal itu tidak terjadi ya mas sama kita.
    Moga yang kita tinggalkan adalah perbuatan baik kita. Amin :)

    BalasHapus
  12. kalo begitu aku pengen jadi hartimau aja deh, tapi aku manusia, terus gimana ni :D, jangan digeser geser dunk, jatuh ntar :D

    BalasHapus
  13. itu dia mas.., bumi terus berputar..., walau sekarang berputar kebawah.., kiranya kita harus kuat menahan gempuran reformasi dunia...
    nice post...!!

    BalasHapus
  14. mudah2 kita semua terhindar dari perbuatan yg membuat nama kita menjadi jelek dimata orang lain...

    BalasHapus
  15. yah tergantung pribadi masing2, pintar2 menjaga diri aja..

    BalasHapus
  16. mungkin yah mas, setiap perubahan selalu membawa pergeseran
    mungkin sihh.

    BalasHapus
  17. god post keep iy up god bless you

    BalasHapus
  18. kalu berubah menjadi lebih baik kan bagus ...

    BalasHapus
  19. Orang kaya disanjung tinggi, orang miskin diabaikan!!!

    BalasHapus
  20. Amin, Allahumma amin...

    BalasHapus
  21. Nice post, tapi perubahan perlu agar tidak stagnan

    BalasHapus
  22. pepetah yang pas buat kondisi sekarang, setujuh

    met weekend mas,,

    BalasHapus
  23. benar2 miris.. :(
    banyak hal itu kita lihat ya pak... orang2 hebat meninggalkan belang yang tidak bagus...

    semoga kita bisa belajar dari ini dan terhindar

    BalasHapus
  24. memang zaman sekarang semakin membingungkan sekali pak .. yang BENAR sa3ah yang SALAH jadi benar ....

    BalasHapus
  25. Amin. Itu adalah hal yang paling saya Hindari ketika Badan ini tidak menaywa lagi.. Thanks atas postingan yang sangat bagus ini kang..

    Oia ada info yuang bagus di Laksamana Embun

    BalasHapus
  26. ya gitu deh pak iwan banyak konspirasi tampaknya di Indonesia tercinta ini.. terpaksa berjalan bersama kebodohan ini tapi kita harus bangkit,, yang jahat lagi naik daun semoga dibalas nanti di kehidupan mendatan

    BalasHapus
  27. Ya Allah, berikanlah aku kekuatan agar tidak terseret seperti mereka yang tersesat.

    BalasHapus
  28. Agak lama merenung di sini setelah baca tulisan pak Iwan...terimakasih postingannya, pak. Ini sangat penting bagi saya.

    BalasHapus
  29. Oh ya pak, saya ditiip pesan oleh salah seorang admin (Icham) di www.rca-fm.com bahwa link blog ini udah sebulan lalu diupasang di situs RCA. Thanks.

    BalasHapus
  30. sistem, hukum dan cara pandang memang sudah bergeser dan sepertinya iblis sedang berpesta ria sekarang

    BalasHapus
  31. negeri diatas awan nampaknya semakin jauh untuk dijangkau

    BalasHapus
  32. Ya Allah...
    moga aku tidak tergolong di dalamnya :D

    BalasHapus
  33. Amin!

    Bagus lho kata katanya

    saya paling tertarik dengan "harimau mati meninggalkan nama, manusia mati meninggalkan belang"

    Tetap semangat !

    Kunanti kunjungannya

    BalasHapus
  34. semoga jalan kita masih lurus...

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger