Home » , , » Kontroversi Pembangunan Gedung DPR Baru

Kontroversi Pembangunan Gedung DPR Baru

Written By Muhammad Yuliawan on Rabu, September 01, 2010 | 9/01/2010

Biaya Gedung DPR  Cukup untuk Bangun 12 Ribu Sekolah

Rencana pembangunan Gedung DPR senilai Rp 1,168 triliun akan dimulai Oktober 2010 dengan ditandai peletakan baru pertama. Standar gedung baru tersebut lebih dari sekedar ruang kerja namun dilengkapi dengan fasilitas mewah seperti kolam renang, fitness centre, sekaligus tempat spa.

Keberadaan fasilitas mewah di gedung wakil rakyat itu diungkapkan Tim Leader Teknis Pembangunan Fisik Gedung DPR BudiSukada. Selain fasilitas tersebut, wujud Gedung DPR juga akan menyerupai mal karena di dalamnya akan disediakan tempat pijat refleksi, pertokoan, koperasi, apotek, dan fasilitas lain yang tersebar di seluruh gedung. Budi mengatakan, fasilitas itu disediakan untuk menunjang kinerja anggota DPR, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebugaran para anggota DPR.

Pembicaraan semakin hangat di jejaring sosial facebook dengan berbagai argumentasi masing-masing yang mayoritas menentangnya. Berikut ini kronologi tahapan pembangunan gedung itu, yang oleh aktivis ICW Febri Hendri, nilainya setara dengan 12 ribu gedung sekolah.

Penjelasan dalam laman DPR memuat 14 poin terkait kronologi rencana pembangunan gedung yang desainnya mirip pintu gerbang itu. Yang menarik seiring berjalannya rencana itu, terjadi perubahan-perubahan dari rencana awal. Misalnya, ketinggian yang semula hanya 27 lantai menjadi 36 lantai karena berubahnya luas total bangunan dari 120.000 m2 menjadi 161.000 m2.

Penambahan luas yang berbuntut pada ketinggian gedung ini merujuk pada keinginan anggota yang ingin menambah staf ahlinya dari dua orang menjadi lima orang, serta penambahan fasilitas berupa ruang rapat kecil, kamar istirahat, KM/WC, dan ruang tamu.

Total biaya pembangunan gedung ini sekitar Rp1.162.202.186.793 (Rp1,162 triliun). Biaya sebesar ini belum termasuk anggaran untuk IT, sistem keamanan dan furniture. Rinciannya:
  1. Biaya Konstruksi Fisik Rp1.125.074.721.000
  2. Biaya Konsultan Perencana Rp19.126.270.257
  3. Biaya Konsultan MK Rp16.876.120.815
  4. Biaya Pengelolaan Kegiatan Rp1.125.074.721
Total biaya pembangunan gedung ini sekitar Rp1,162 triliun, belum termasuk anggaran untuk IT, sistem keamanan dan furniture dengan tambahan biaya sekitar Rp 5 miliar sehingga total sekitar Rp 1,168 triliun.
  1. didasarkan atas perubahan jumlah anggota dewan yang tiap periode bertambah, serta tidak mencukupinya Gedung Nusantara I untuk dapat menampung aktifitas anggota DPR RI.
  2. saat ini tiap anggota DPR RI di Gedung Nusantara I menempati ruang seluas ± 32 m2, diisi 1 anggota, 1 sekretaris, dan 2 staf ahli. Kondisi ini dianggap tidak optimal untuk kinerja dewan.
  3. dalam rangka penataan Kompleks DPR, maka BURT menyusun TOR Grand Design Kawasan DPR RI. Pada Tahun 2008, Setjen DPR RI melakukan Lelang untuk Konsutan Review Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur Gedung Nusantara, yang menghasilkan Blok Plan Kawasan DPR/MPR RI (Oktober 2008).
  4. pada 2 Februari 2009, PT Virama Karya (Konsultan Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur) memaparkan Blok Plan Kawasan MPR/DPR RI pada Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi serta Pimpinan BURT. Rapat meminta Konsep Blok Plan disempurnakan.
  5. pada 18 Mei 2009, diadakan Rapat Dengar Pendapat antara Steering Committee Penataan Ulang dengan IAI, INKINDO dan PT Yodya Karya memutuskan untuk mengadakan lokakarya dalam rangka mendapatkan masukan-masukan mengenai Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI.
  6. pada 24-25 Juni 2009 diadakan Lokakarya Penataan Ulang Komplek MPR/DPR/DPD RI dan hasil Penyempurnaan Master Plan telah disampaikan ke BURT.
  7. dalam rangka penataan Kompleks Kantor DPR RI, maka pada tahun 2008 dilakukan lelang untuk Konsultan Perencana (PT Yodya Karya) dan Manajemen Konstruksi (PT Ciria Jasa), dengan hasil pekerjaan adalah konsep disain Gedung Baru dengan dasar perhitungan berdasar kebutuhan dari 540 orang anggota dewan.
  8. ruang untuk tiap anggota dewan seluas 64 m2, meliputi 1 anggota dewan, 2 staf ahli, dan 1 asisten pribadi.
  9. hasil konsep perencanaan adalah Konsep Rancangan Gedung Baru 27 lantai termasuk P dan S dan DED untuk pekerjaan pondasi.
  10. pada tahun 2009, dilakukan penyusunan DED Gedung Baru 27 lantai berupa Desain Upper Structure, plat, kolom, balok, dan Core untuk Lt. 1,2 dan 3.
  11. luas total bangunan tersebut (27 Lt) ± 120.000 m2.
  12. pada masa bakti Anggota Dewan periode 2009 -2014, ada keinginan penambahan jumlah staf ahli yang semula 2 menjadi 5, serta penambahan fasilitas berupa ruang rapat kecil, kamar istirahat, KM/WC, dan ruang tamu.
  13. berdasarkan kebutuhan baru tersebut, perhitungan untuk ruang masing-masing anggota menjadi 7 orang, meliputi 1 anggota dewan, 5 staf ahli, dan 1 asisten pribadi seluas ± 120 m2.
  14. perhitungan luas total bangunan berubah dari ±120.000 m2 (27 Lt) menjadi ±161.000 m2 (36 lt). Perhitungan ini tidak bertentangan dengan Master Plan yang telah disusun oleh PT Virama Karya (KDB dan KLB masih memenuhi peraturan DKI).
Direktur Indonesia Budget Center Arif Nur Alam mengatakan DPR tidak transparan dalam memutuskan pembiayaan gedung tersebut.
Pembangunan gedung yang menelan biaya amat besar tersebut juga berbanding terbalik dengan kondisi mayoritas rakyat yang diwakili anggota DPR. Sementara mereka yang diwakili masih berkubang dalam kemiskinan, infrastruktur yang buruk, para anggota DPR justru menunjukkan hedonisme dan konsumtif.

“Ini sudah mengkhianati rakyat yang diwakili DPR. Pembangunan gedung dengan segala fasilitas mewahnya itu berbanding terbalik dengan kondisi DPR. DPR telah mengarahkan fungsi anggaran untuk kebutuhan dirinya sendiri untuk hedonisme dan konsumtif,” ujarnya.

Dia menambahkan perilaku bermewah-mewahan anggota DPR bukan kali ini saja terjadi. Saat pelantikan pada 2009 lalu mereka juga menghabiskan biaya hampir RP41 miliar untuk biaya penginapan di hotel mewah dan insentif. Sesudah itu, publik juga dikagetkan dengan pengadaan komputer mahal bagi masing-masing anggota.

Guna mengkritisi hal tersebut, lanjut Arif, pihaknya beserta anggota koalisi lembaga swadaya masyarakat lainnya siang ini akan menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR.
Sumber :
1.http://news.okezone.com/
2.http://www.tribunnews.com/



Share this article :

29 comments:

  1. dunia udah rapuh, orang2nya pun sakit, udah tau banyak utang, udah tau rakyat miskin . . masih seperti itu terus

    BalasHapus
  2. saya malah prihatin, bukannya banggga

    BalasHapus
  3. buat membeli benda bersejarah sebesar 5 M Negara Ini akan berkata tidak mampu..... GEdung DPR begitu megah.....

    Emang Rakyat Bisa makan batu dan gedung megah itu...??

    Sorry Negara Ini Terlalu Egois demi kepentingan dirinya sendiri,,,,

    Mau Dikemanakan Bangsa ini


    salam bang

    BalasHapus
  4. percuma gedung bagus, tapi kerjanya ga sebagus gedungnya, wes dadi rakyat ae, rasakan kemiskinan :D

    BalasHapus
  5. wih baru tau saya gedung DPR mau di renov?
    wah bukan gedung nya kali y gan yng hrus direnovasi?

    BalasHapus
  6. anggota dpr sendiri banyak yang nggak setuju seperti melecehkan rakyat katanya mereka sadar DPR baru berbuat apa untuk rakyat tahun ini dari 70 draft UU baru 7 yang rampung

    BalasHapus
  7. buang2 duit aja pemerintah.. :(

    BalasHapus
  8. Pembangunan itu menunjukkan kepada rakyat dengan jelas kalau sebenarnya sebagian besar anggota dewan adalah orang-orang yang menghianati kepercayaan rakyat. sebenarnya rakyat punya kekuatan dengan tidak melakukan pencoblosan pada pemilu mendatang, khan tidak ada gunanya memilih wakil rakyat kalau ternyata kita salah pilih, kita sendiri sebagai individu ikut terlibat menghianati rakyat karena telah memilih wakil yang salah.

    BalasHapus
  9. saya gak tau sikap saya sedih, prihatin atau kasihan pada pemimpin2 rakyat ini..

    DPR= Dewan Pijat & Refleksiologi

    Menunjang kinerja apaan, sekalian aja angkut barang dan buka kavling disana. duh, alangkah lucunya wakil2 rakyat kita ini. :(

    BalasHapus
  10. mereka berjaya, rakyat jelata makin menderita. malem bang .iwan apa kabar? lama ndak saling berkunjung

    BalasHapus
  11. wau ..itu kalau saya gunakan ke warnet dapat berapa jam ya,,,

    BalasHapus
  12. saya yakin kalau mereka benar2 tinggal di dalam gedung itu, maka mereka benar2 buta akan keadaan di luar gedung...
    nggak habis pikir saya...

    BalasHapus
  13. lama tak berkunjung kemari..
    eh.. rupanya abang lagi dapet proyek
    membangun gedung wakil rakyat ya Bang?
    hehehe... mudah-mudahan di gedung baru nanti
    wakil rakyat kerjanya makin bagus..
    sukses sellalu

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

    BalasHapus
  14. Semoga mereka segera sadar ya bang... ckckckc... :( :(

    BalasHapus
  15. mungkin dgn gedung baru dgn fasilitas mewah bisa buat wakil rakyat tidur nya makin nyenyak waktu rapat... tp awas pak..jgn ileran ya. inget bpk2 dunia cm sesaat.

    BalasHapus
  16. udah rakyatnya pada demo, malah gak diperduliin kasihankan! dimanakah hati nurani DPR ini? apakah sudah hilang karna rakusnya mereka? lihat ke bawah dong jangan ke atas terus

    BalasHapus
  17. Benerin atau pakai gedung yang lama kenapa...? Kan lebih hemat...
    Http://Budinurdiansyah.blogspot.com

    BalasHapus
  18. Kayanya gak ngaruh buat saya mau dibangun apa gak dibangun... gak ngarus juga terhadap sektor ekonomi Indonesia, gak ngaruh juga terhadap kemiskinan,gak ngaruh juga terhadap gaji saya. Tapi hati-hati mungkin ada sektor yang bisa diselewengkan.. Mau bangun gedung silahkan deh saya hanya akan memantau, saya pikir akan ada yang dipenjara beberapa tahun lagi, mau taruhan?

    BalasHapus
  19. spa? kolam renang?
    lalu nanti siapa yang berhak menggunakan fasilitas-fasilitas ini? tentu harusnya kita-kita rakyat kebanyakan juga dapat hak dong, wong itu seharusnya gedung kita juga.

    BalasHapus
  20. Menurut saya, rencana pembangunan gedung DPR yang baru ini bukanlah tindakan yang bijak yang harus dilakukan, karena masih banyak hal-hal atau masalah lain yang patut untuk dilakukan ketimbang membangun bangunan mewah baru untuk gedung DPR ini, jika ini merupakan kebutuhan mendesak, lebih baik membangun bangunan yang sederhana saja, tidak usah terlalu mewah karena jika kita lihat sekeliling kita masih banyak rakyat miskin dan menderita. Apalagi terdengar berita bahwa fasilitas dari gedung DPR yang baru ini sangat mewah, bukan hanya gedungnya namun isinya, terdapat tempat spa, fitness, kolam renang, dan masih banyak lagi, sesungguhnya hal ini tidaklah penting.

    Pemerintah harus lebih bijak menyikapi rencana pembangunan ini karena membutuhkan biaya yang tidak kecil, lebih baik biayanya dialokasikan dahulu untuk hal-hal yang penting sekarang-sekarang ini.

    Terimakasih, MEILANI.

    BalasHapus
  21. kalo negara ini di ibaratkan seuah unit komp. dimana untuk menjalankan membutuhkan program WINDOWS, nah ini yang terinfeksi virus itu WINDOWS-nya sehingga dipakai program sebagus apapun tidak optimal kecuali WINDOWS-nya di instal ulang,
    gimana yah kalo yang menjalankan negara ini di instal ulang juga ......?
    kayane baru bisa OPTIMAL LOCH NEGARA INI.................

    BalasHapus
  22. Saya sendiri udah di kecewakan anggota dewan salah satu partai besar, janji nya hanya boongan saja, begitu juga gedung mewah untuk apa, rakyat miskin dan hutang negara sangat banyak hampir 1700 Trilyun, coba berpikir bagaimana negara ini bisa maju dan makmur bukan untuk diri sendiri, sangat mengecewakan, dan munafik munafik munafik,,,,,.

    BalasHapus
  23. kalo kapasitas nya sudah tidak layak sebaiknya ditambah fasilitas yang baru bukan membuat gedung baru tetap menggunakan gedung lama

    BalasHapus
  24. klo mau indonesia ini kena bencna yg lbih besar lagi.,.bermegah2lah kalian para anggota dewan yg terhorrrrrrrrmat..ksederhanaan jgn dilihat dri sudut pandang kalian Dewan.,tpi lihat lah dari sudut pandang msyarakat yg telah memilih kalian..

    BalasHapus
  25. memng tak berguna sekali anggota 2dewan ini,.bisa nya cuma menambah masalah negara aja,.bukannya meringankn penderitaan rakyat..

    BalasHapus
  26. saya sudah sngat tidak simpati sekali,.terhdp Lembaga DPR yg terrrrrrrrrhoooorrmattt...!!!
    1.Citra nya sudh sngt buruk dimsyarakat
    2.sdah brapa bnyak anggaran negara habis,.hanya krna pesta rakyat ktika pemilihan mereka-mereka
    3.rkyat yg memilih mereka,tpi bukan pandangan fenomena rkyat yg mreka utamakan
    4.merka brsenang2,mnikmati fasilitas yg srba mewah,smntra rkyat,.ttp terkedil kan dibngsa ini.
    5.pd saat rapat pun,.sempat nya nonton flm porno
    6.dari yg brapa banyak mereka rapatkn..tak ada realissi yg real trhadap mansyarakt
    7.klo lmbaga ini ttp dprtahankan,.mka masalh lah yg akan trus timbul dinegara kita yg trcinta ini
    8.klo dprthnkan trus..mka tunggulah bencana yg akn lbih besar lagi."Pemimpin Zholim,pemimpin yg cinta dgn kemegahan dunia"..na'udzu billah..

    BalasHapus
  27. Sekrng ini pd heboh,.knpa yg sllu mlkukan bom bunuh diri kok para pemuda bgsa indonesia,.
    "jelas2,.jawbn yg nyta , adl :
    1. Pola(sstem pemerintahn dbngsa ini sudah betul2 kacau,.
    2. Pra pejabat(trutma pra pjbat"dpR") bgsa ini,.sudh hilng rasa k'manusiannya,.yg ditmbulkannya hanya mslah buat bngsa ini, yg ujung2nya mmbuat hati rkyat mnderita,.buknnya mnciptakan kdmaian..
    3.Pra pjbat(pmimpin)bngsa ini,pnternya."korupsi,.tidur s'at rapat,hal yg konyolpun snggup dlkuknnya.,(nonton flm porno),saling mnjtuhkn(poliik yg tak jelas)..
    ""namanya juga pemuda yg jiwanya sngt labil,&smngat perangnya kuat,.psikologis emosi nya msih sangt tinggi,."jdi jgn salah kn para pmuda yg mlkukn itu.."tpi,.brfikirlh heiii,.para pjabat yg cinta kmwahan.."..cam kan ini!!!!

    BalasHapus
  28. pejabat negaraku egois ya,tidak memikirkan rakyat...
    apakah rakyat rela uang dipaki itu, mungkin gedung itu tidak halal karena rakyat belum tentu ikhlas...

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger