Home » , , , , » Pelestarian Budaya Tradisional Sebagai Wahana Pemersatu Bangsa

Pelestarian Budaya Tradisional Sebagai Wahana Pemersatu Bangsa

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, Oktober 28, 2010 | 10/28/2010

Pada umumnya kegiatan budaya tradisional selama ini hanya dilaksanakan oleh orang tua, anak-anak cenderung lebih memilih nonton TV dibandingkan belajar tentang budaya.

Seiring dengan perkembangan zaman, nilai budaya tradisional mulai terlupakan oleh generasi muda akibat teknologi. Untuk itu saatnya memberikan pelajaran tentang budaya kepada generasi muda terutama di kalangan usia sekolah, dengan melibatkan mereka dalam seluruh kegiatan budaya tradisional, agar mereka mengerti betapa pentingnya budaya yang tidak hanya sebagai ciri khas suatu daerah tetapi juga menceritakan kehidupan para pendahulu kita.

Melalui budaya suatu daerah bisa terkenal dimana-mana. Untuk itu budaya tradisional tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kepedulian kita semua untuk menanamkan rasa percaya diri bagi generasi muda bahwa ternyata budaya tradisional zaman dulu tidak ketinggalan, tetapi masih sangat relevan dengan budaya-budaya saat ini.

Generasi muda berperan penting dalam mengangkat kembali nilai budaya tradisional yang mulai termarginalkan supaya tidak hilang seiring dengan perkembangan teknologi.

~~~~~~~~

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Iklan Indonesia Bersatu di BlogCamp.

laptop gratis

Share this article :

17 comments:

  1. JURI(K) Datang,, memberi salam,
    sambil mencatat di buku besar,
    nomor peserta pantas Anda sandang..

    semoga sukses semua peserta… :)
    salam persatuan..!!!

    nb : cieee.. bang iwan terlihat muda, hihihi.. :P

    BalasHapus
  2. mantap bang... wah,, keren sekali pake pakaian itu bang iwan.. waktu muda ya bang...

    BalasHapus
  3. iyhaaaaaaaaa.. kan bang iwan pernah muda sih.. wakakakakaka

    BalasHapus
  4. Semoga sukses kontesnya.
    Semoga mas Iwan mendapat tali asihnya.
    Soal budaya tradisional sebagai pemersatu bangsa, sudah seharusnya dipupuk kembali.

    BalasHapus
  5. @ IyHa, Jumialely : Sekarang juga mash muda koq !, kalau ada yang bilang tua, itu pasti fitnah

    BalasHapus
  6. Iya sih, Ayah masih muda.... meskipun saya sekarang udah 15 tahun.....

    BalasHapus
  7. Benar bang..budaya tradisional harus kita lestarikan..

    BalasHapus
  8. sebagai sebuah ikhtiar, semoga bisa menang di kontes yang cemerlang ini. sejauh ini saya belum menemukan sesuatu yang pantas diikutkan dalam kontes ini. Sukses selalu Pak!

    BalasHapus
  9. Selamat memeriahkan kontesnya Pakde.

    BalasHapus
  10. setuju deh bang, meski suka main script, wayang adalah hobi utama biarpun kadang dianggep katro di kalangan 'kaum muda terpelajar' :)
    wah ada foto coverboynya ckckck.. :D

    BalasHapus
  11. iya benerrrrrrrrrrrrrr
    sekarang orang2 udah lupa ya sama budaya tradisional
    lebih sibuk ngedance internasional..
    makanya saya suka sekali waktu ada rumingkang di IMB masih banyak anak-anak muda yang mengembangkan budaya banggsanya..

    BalasHapus
  12. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Iklan Indonesia Bersatu.
    Akan dicatat sebagai peserta

    Salam hangat dari Markas Blogcamp di Surabaya

    BalasHapus
  13. budaya tradisional mang harus dibudayakan sob . . .


    salam.

    BalasHapus
  14. Wah... itu barisan Bugis ya, Bang...
    Saya sering lihat yang di kampung saya :D

    BalasHapus
  15. Ikutan kontes lagi bang..? Semoga sukses... ^_^

    BalasHapus
  16. Benar Bang.., tak semua yang lama itu jelek. Buktinya adat kita yang telah ada sejak jaman dulu masih relevan dengan saat ini

    BalasHapus
  17. budaya lokal, termasuk tarian harus dilestarikan biar tidak dibajak oleh negara tetangga...

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger