Home » , , , » Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, November 04, 2010 | 11/04/2010


Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Jika bulan ini disebut, maka dalam pikiran kita spontan teringat pada dua hal : pertama, tiap minggu kondangan karena banyak yang menikah, dan kedua, nyate bareng sama tetangga sehabis motong kambing kurban. Padahal, bulan Dzulhijjah lebih dari itu. Secara khusus Rasulullah saw. menyebut keutamaan bulan ini, terutama untuk 10 hari pertama di awal bulan.

Dari Ibnu ‘Abbas r.a. bahwa Nabi saw. Bersabda, “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.” Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?” Beliau menjawab, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR. Bukhari)

Dari Umar r.a., bahwa Nabi saw. Bersabda, “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad)

Karena itu, jika kita ingin menjadi orang yang dicintai Allah swt., jangan sia-siakan kesempatan ini untuk taqarrub kepada Allah swt. dengan banyak-banyak melakukan ibadah. Setidaknya ada delapan ibadah yang bisa kita lakukan, yaitu:



1. Melaksanakan ibadah haji dan umrah. Ini adalah amal yang paling utama di bulan Dzulhijjah. Tidak ada haji selain di bulan Dzulhijjah. Ganjaran bagi orang yang melaksanakan ibadah ini sangat besar di sisi Allah swt. Kata Nabi saw., “Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga.”

2. Berpuasa selama 10 hari di hari-hari pertama bulan Dzulhijjah, atau pada sebagiannya, atau paling tidak sehari di hari Arafah. Puasa juga amalan utama. Allah swt. memilih puasa sebagai amalan hambaNya untuk diriNya sehingga Dia sendiri yang menentukan pahalanya. Hal ini termaktub dalam sebuah hadist Qudsi. “Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan, dan minumannya semata-mata karena Aku.”

3. Bertakbir dan berdzikir. Perbanyaklah takbir dan dzikir di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sebagaimana yang diperintahkan Allah swt., “…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan….” [QS. Al-Hajj (20): 28]. Imam Bukhari menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orang pun mengikuti takbirnya.

Perbanyak taubat dan meninggalkan segala bentuk maksiat dan dosa. Maksiat adalah penyebab jauhnya hamba dari Allah swt. Sedangkan ketaatan adalah pintu mendapat cinta dan kasih sayang Allah swt. Dan Allah swt. lebih cinta kepada seorang hamba melebihi cinta sang hamba kepada Allah swt. Bahkan, Allah swt. cemburu jika hambanya berbuat maksiat. Dari Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi swt. bersabda, “Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya.” (Hadits muttafaq ‘alaihi)

4. Perbanyaklah amal shalih. Bukan hanya amal-amal yang fardhu saja. Sebab, Allah swt. suka dan mencintai seorang hamba yang mendekatkan diri kepadanya dengan melakukan nawafil, amalan sunah. Kita bisa memperbanyak shalat sunnah, bersedekah, berjihad, membaca Al-Qur’an, dan melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Kita sangat berharap semua amalan itu bisa mendatangkan banyak pahala. Tapi, kita lebih berharap lagi mendapat cintai dan ridha Allah swt.

5. Disyariatkan pula kita melakukan takbir muthlaq yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied dan takbir muqayyad yaitu takbir yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama’ah. Bagi kita yanga sedang tidak berhaji, takbir dimulai dari sejak Zhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

6. Berkurban. Bisa kita lakukan pada Hari Raya Qurban dan Hari-hari Tasyriq. Ibadah ini adalah sunnah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Muhammad saw. mengukuhkannya menjadi syariat bagi kita. Sabda Nabi, “Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. (Hadits muttafaq ‘alaihi).

7. Dilarang mencabut atau memotong rambut dan kuku bagi orang yang hendak berkurban. Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda: “Jika kamu melihat hilal bulan Dzulhijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya.” Dalam riwayat lain, “Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban.”

Hal ini untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah, “Dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan.” [QS. Al-Baqarah (2): 196]. Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban.

8. Melaksanakan shalat Iedul Adha dan mendengarkan khutbahnya. Bahkan, anak-anak dan wanita-wanita yang sedang haidh pun diperintahkan Nabi saw. untuk hadir bersama jama’ah shalat ied di tanah lapang untuk mendengarkan khutbah.


laptop gratis

Idul Adha bukanlah hari raya biasa. Untuk merayakannya tidak sekedar bertakbir, tahlil, tahmid serta bertasbih. Yang dilanjutkan dengan shalat ied dan menyembelih hewan kurban. Tapi lebih dari itu, idul adha melalui syariat kurban mengingatkan kita untuk merenung, berpijak , dari keagunanan sejarah yang melatar belakanginya tentang pengorbanan Nabiyallah Ibrahim dan putra tercinta Ismail, anak yang sangat disayangi dan menjadi buah hati selama ini ternyata harus di sembelih sebagai perintah Allah Swt.

Demikianlah, semoga ada manfaatnya bagi kita semua terutama untuk diri saya sendiri dan kita semua termasuk yang dapat berkurban pada tahun ini, Insya Allah dengan rezeki yang berkah dan rahmat dari Allah Swt , Amin.

Share this article :

14 comments:

  1. bulan ini juga biasa disebut bulan haji,
    dan banyak juga yg percaya ini adalah bulan yang sangat baik utk mengadakan walimah utk pengantin.
    Semoga tdk hanya dlm Dzulhijah saja kita beribadah dgn khusyu' namun juga di bulan2 lainnya, amin
    salam

    BalasHapus
  2. Betul sekali mas. Spt yg kita tau kan Dzulhijjah termasuk salah satu bulan suci dalam Islam. Makasih infonya.
    Oya...tkaran linknya mas. Link mas dah tak taruh di blog dan juga website saya (www.alwintranslator.com). Dilink balik ya mas.
    Asslmkum.

    BalasHapus
  3. sudah mau idul adha yah...

    BalasHapus
  4. Bagus juga artikelnya, komentar juga ya di blog saya :
    http://tipshot.blogspot.com

    BalasHapus
  5. Mas, mau tanya...bagaimana cara menaruh tombol Twitter, Facebook, Digg, dsb seperti di pojok kanan atas blog ini? Aplikasi apa yang dipakai?
    Terima kasih banyak.

    Salam Hangat,
    Rini S. Danudjaja
    http://rinisdanudjaja.blogspot.com

    BalasHapus
  6. tidak terasa ya bang Idul Adha akan datang lagi semoga kita bisa berkumpul lagi

    BalasHapus
  7. Kalo saya, yang ditungu-tunggu dari bulan haji adalah dapet daging gratis. Bisa dipake nyate. Lumayan, lebaran dapat rezeki tambahan....

    BalasHapus
  8. Belajar mengambil keutamaan di bulan ini Bang

    BalasHapus
  9. Subhanallah.....artikelnya bagus bgt....
    http://pitakaset.blogspot.com

    BalasHapus
  10. wah, banyak yang baru saya tau nih, keutamaannya.

    BalasHapus
  11. Mari kita memperbanyak amalan secara ikhlas agar semakin banyak point yang kita dapatkan dari Allah Swt

    salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  12. Assalammu’alaikum
    ikhwan fillah. klo boleh, ana pingin ikut ngramaiin blog ini. ini kebetulan ada ebook waktu2 utama sepanjang masa n amalan2 sunnah di dalamnya (shahih). smg bs bermanfaat

    Judul : waktu-waktu yang utama (al aukhotul fadhiilah)

    link : http://www.mediafire.com/?2z1ee9bdljqwx9p

    BalasHapus
  13. Assalammu’alaikum
    ikhwan fillah. ana ijin ikut-an ngramaiin blog ini ya. ini kebetulan ada ebook waktu2 utama sepanjang masa n amalan2 sunnah di dalamnya (shahih). smg bs bermanfaat

    maturnuwun.

    Judul : waktu-waktu yang utama (al aukhotul fadhiilah)
    link : http://www.mediafire.com/?2z1ee9bdljqwx9p

    BalasHapus
  14. terima kasih atas penyegaranya, semoga kita lebih optimalkan ibadah padaBulan Dzulhijjah (apa bila ada yang butuh info umrah dapat berkunjung wisataUmrAh.com , kami tunggu ya sahabat muslimku)

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger