Home » , , , » Desain Baru Uang Pecahan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000

Desain Baru Uang Pecahan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000

Written By Muhammad Yuliawan on Selasa, November 01, 2011 | 11/01/2011

Dalam rangka meningkatkan perlindungan dari upaya pemalsuan serta mengoptimalkan fungsi elemen desain agar lebih memudahkan masyarakat mengenali keaslian uang Rupiah pada pecahan Rp20.000 Tahun Emisi (TE) 2004, Rp50.000 TE 2005 dan Rp100.000 TE 2004, Bank Indonesia secara resmi akan mengeluarkan dan mengedarkan Uang Kertas (UK) Rupiah Desain Baru ketiga pecahan tersebut mulai Senin, 31 Oktober 2011.


Dengan Pengeluaran dan Pengedaran ketiga uang kertas Desain Baru tersebut, diharapkan masyarakat akan dapat lebih cepat mengenali keaslian uang Rupiah dengan adanya penambahan unsur pengaman yang dapat dikenali tanpa menggunakan alat bantu. Disamping itu, diharapkan pula dapat meningkatkan perlindungan dari upaya-upaya pemalsuan uang karena kemajuan dalam teknologi cetak.


Perlu diketahui bahwa penyempurnaan desain ini secara visual bersifat minor dan bukan merupakan uang emisi baru. Perubahan untuk mengoptimalkan fungsi elemen desain atau up-grading pada masing-masing ketiga pecahan uang kertas tersebut , berikut gambar uang pecahan lama dan baru serta penjelasannya i:


1. Pecahan Rp20.000 Tahun Emisi (TE) 2004


Desain Baru Uang Pecahan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000

  1. Penambahan unsur pengaman rainbow printing di sebelah kanan gambar utama pada bagian depan uang berupa bidang berbentuk segi empat yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu;
  2. Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna hijau dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar di sebelah gambar utama pada bagian depan uang dan belakang uang;
  3. Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa dua buah empat persegi panjang yang semula tidak kasat mata (invisible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak di samping kiri gambar utama pada bagian depan uang;

2. Pecahan Rp50.000 Tahun Emisi (TE) 2005


Desain Baru Uang Pecahan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000

  1. Penambahan unsur pengaman rainbow printing di sebelah kanan gambar utama pada bagian depan uang berupa bidang berbentuk segi empat yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu;
  2. Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna oranye dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar di sebelah gambar utama pada bagian depan dan belakang uang;
  3. Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa dua buah segi tiga yang semula tidak kasat mata (invisible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak di samping kiri gambar utama pada bagian depan uang.

3. Pecahan Rp100.000 Tahun Emisi (TE) 2004


Desain Baru Uang Pecahan Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000


  1. Penambahan unsur pengaman rainbow printing di atas gambar utama pada bagian depan uang berupa bidang berbentuk segi empat yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu;
  2. Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar di sebelah gambar utama pada bagian depan dan belakang uang;
  3. Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa dua buah lingkaran yang semula tidak kasat mata (invisible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak di samping kiri gambar utama pada bagian depan uang.
  4. Penambahan penulisan DEWAN PERWAKILAN DAERAH pada gambar utama di bagian belakang uang yang semula bertuliskan“MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT” menjadi “MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH”.
  5. Menghilangkan unsur pengaman berupa Irisafe yang terletak di samping kanan gambar utama pada bagian depan uang.

Sementara itu, elemen desain utama lainnya seperti warna dominan uang, bahan uang, gambar utama dan ukuran uang adalah tetap atau tidak mengalami perubahan.


Sebagai informasi, uang kertas pecahan Rp20.000 TE 2004, Rp50.000 TE 2005 dan Rp100.000 TE 2004 desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.[SUMBER]




Denaihati
Share this article :

46 comments:

  1. mirip, tapi warnanya lebih jreng

    BalasHapus
  2. Mestinya BI tidak sibuk gonta ganti desain mata uang rupiah, tapi bagaimana meningkat nilai tukar uang rupiah. jadi teringat beberapa dua puluh tahun lalu, punya uang seratus rupiah bukan main rasanya. Apalagi kalau seratus ribu...tapi sekarang .....

    BalasHapus
  3. wah, info baru nih.
    thanks kang

    BalasHapus
  4. Rupanya dalam hal setiap pergantian pejabat setingkat Gubernur BI apa selalu ganti motif mata uangnya ?

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
  5. mudah-mudahan nilai mata uang kita juga bisa meningkat ya Bang eh iya mata uang yang lama masih berlaku kang

    BalasHapus
  6. semoga tidak ada pemalsuan uang lagi

    BalasHapus
  7. yang gambar diriku takada ya?

    BalasHapus
  8. intinya kita sang pengguna uang harus menghargai uang tersebut, jng ditulis atau merusak uang kertas.

    BalasHapus
  9. himbauan untk kita semua pelihara uang dan gunakan sebaiknya

    BalasHapus
  10. Serupa tapi tak sama. Tapi mesti sebelumnya kita harus praktekin 3D dlu.

    BalasHapus
  11. waaaah baru tahu nih,,,
    maksih banyak atas infonya...

    BalasHapus
  12. informasi yang bagus mas,,,
    semoga bermanfaat....

    BalasHapus
  13. Perbedaan warnanya terlihat, lebih baik berfokus kepada peningkatan nilai mata uang indonesia, sehingga perkembangan-perkembangan yang kita dapat.

    BalasHapus
  14. bedanya sedikit sekali....hampir sama...

    BalasHapus
  15. sekilas sich gak ada bedanya yach...?

    BalasHapus
  16. yah untuk kita semua harus sadar lagi kita harus menghargai uang jangan ditulis ataupun dirobek

    BalasHapus
  17. Wah uang baru di indonesia ya kang? karen..

    BalasHapus
  18. Menurut saya desain baru ini kurang perlu.
    Pemerintah tambah2 pekerjaan yg sia-sia saja.

    BalasHapus
  19. Desainnya tambah keren, Dan yang jelas lebih bersahabat dengan para penyandang cacat. Salut untuk BI. Ngomong-ngomong, komodo dimasukin ke gambar uang baru dunks. Hehehe...

    BalasHapus
  20. desainnya sebenarnya terletak pada warnanya

    BalasHapus
  21. ada simbol-2nya yah...bagus juga..

    BalasHapus
  22. perubahannya tidak terlalu signifikan,,tapi semoga dengan perubahan ini bisa mengatasi peredaran dan pengcopyan uang palsu,,

    BalasHapus
  23. hati hati dengan pemalsuan uang,, harus 3D dulu yah kang.

    BalasHapus
  24. tapi sekarang2 ini gak pernah ada kabar berita tentang pemalsuann tuh,..

    BalasHapus
  25. warnanya jadi agak pias,,
    dan gak banyak perubahan dari uang itu,hanay sedikit tambahan buat yg tuna netra

    BalasHapus
  26. wah tolong donk lebih di sosialisasikan di media-media yang lain, karena masih banyak yang belum mengetahui, mereka kira itu uang palsu....

    BalasHapus
  27. Saran kepada pemerintah dan pihak pihak terkait agar permasalahan ini segera disosialisasikan melalui media-media lain, termasuk sosialiasi langsung pada masyarakat, karena banyak yang menganggap perubahan uang itu sebagai uang palsu, terima kasih.

    BalasHapus
  28. perubahannya cuma sedikit-sedikit ya...
    kalau bisa sih di kembangkan lagie.

    BalasHapus
  29. perubahannya tidak terlalu terlihat.

    BalasHapus
  30. kenapa pada uang 50.000, harus 2 segitiga yang di tonjolkan....karena apa bila segitiga itu digabungkan akan menjadi lambang dari ISRAEL...apa BI sudah masuk dalam genggaman tangan ISRAEL

    BalasHapus
  31. Semoga masyarakat kecil dapat terlindungi ,
    www.my-gadget24.blogspot.com

    BalasHapus
  32. segitiganya aneh.......miripdajjal....

    BalasHapus
  33. hahaha,ini saya kira gambar/desain nya baru gak taunya biasa aja..

    BalasHapus
  34. Di simak gan...

    Trims Info y... W kmaren dapet w kira uang palsu...

    Tp model nya Baru...

    BalasHapus
  35. ini sudah disosialisasikan belum ya? hampr saja saya mengira uang 100.000 yang baru sebagai uang palsu..

    BalasHapus
  36. saya udah panik... waktu nerima uang edisi baru yg ada terdapat 2 lingkarannya... sy kira itu uang palsu!!!

    BalasHapus
  37. mksih info.a.. Teryata aku bru tau.. Alhamdulilah uang qu trnyata asli..

    BalasHapus
  38. Dear ALL,
    UAng TAk berkode adalah Uang yang tidak aman. Sedangkan Uang BErkode adalah uang Aman. KEtika kita Uji Scan dengan menggunakan scan yang memiliki standarisasi dari Badan Kordinasi Pemberantasan Uang Palsu, UAng berkode tidak dapat di scan & uang tak berkode dapat scan dengan mudah. Bahkan ketika uang berkode
    di scan laporannya agar memasukan Master Awal dari uang tersebut.
    Uang dikatakan Asli Apabila :
    1.Memiliki Jaminan Colletral di Bank Indonesia (UTAMA)
    2.Dikeluarkan Oleh Bank Indoensia (SEKUNDER)
    3.Desain Sesuai Standar B.I baik kertas,warna,logo dll (Sekunder)

    Belum tentu uang yang kertas, berhologram, desain asli uangnyapun asli. Karena yang menentukan uang asli atau tidak adalah jaminan uang tersebut (Colteral;). Sehingga patut di duga :
    1. MEngapa B.I mengeluarkan uang yang ,memiliki Pengaman dan Tidak?
    2. Jangan2 Uang tanpa pengaman (tanpa kode/lama) adalah uang yang tidak memiliki jaminan?

    Sehingga Masyarakat N.K.R.I selama ini sudah ketipu oleh B.I (Praduga).

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

 
Support : METROTIK | METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger