Home » , , » Menyikapi Perbedaan Awal Ramadhan 1433 H

Menyikapi Perbedaan Awal Ramadhan 1433 H

Written By Muhammad Yuliawan on Jumat, Juli 20, 2012 | 7/20/2012

Pemerintah dalam hal ini Menteri Agama melalui Sidang Isbat, Kamis malam, menetapkan bahwa awal Ramadhan tahun ini jatuh pada hari Sabtu (21/7), sementara PP Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada Jumat (20/7).

Dalam postingan saya yang berjudul Penetapan Awal Ramadhan 1433 H, muncul beragam komentar. Baik yang pro ataupun kontra bahkan ada yang sempat saya hapus karena sudah sangat provokatif yang mengarah pada perpecahan umat.

Sebagai seorang muslim marilah semua kita bersikap bijak dalam menyikapi perbedaan itu. "Kita sebaiknya tidak mempertajam perbedaan yang terjadi. Jangan saling klaim bahwa pihak yang satu benar dan yang lain salah. Sebagai umat muslim harus saling menghargai."

Perbedaan ini harus dijadikan momen untuk memajukan umat dan mempererat ukhuwah, jangan malah menjadi pertengkaran antarumat muslim.

"Mari kita menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan pendidikan, bulan pencerah dan bulan amal. Yang terpenting puasa kita khusuk".

Semoga saja dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H nantinya tidak lagi terjadi perbedaan.


Denaihati
Share this article :

34 comments:

  1. abang sendiri bagaimana sudah puasa hari ini atau belum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah,... seperti halnya dengan keluarga di Pinrang tentunya.

      Hapus
  2. Lihatlah persamaannya, jangan lihat perbedaannya, itu akan lebih indah kelihatannya

    BalasHapus
  3. yaudah jangan liat perbedaan nya aja , yg peting kita sama2 menjalankan ibadah puasa dengan khusyu ..;'/[

    BalasHapus
  4. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    Hargailah hari kemarin,mimpikanlah hari esok, tetapi hiduplah untuk hari ini.,
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus
  5. semoga perbedaan awal bulan Ramadhan ini tidak menjadi suatu pemicu retaknya silaturahmi antar umat muslim.

    BalasHapus
  6. siip..pak,,,bagi saya tidak masalah dengan perbedan itu,,,,laakukanlah seperti kepercayaan masing2,,yang pentin kita melakukannya dengan khusu untuk mendapat ridha dari Allah

    BalasHapus
  7. betul itu mas,, jangan di jadikan pertengkaran dan pemecah umat, bagaimanapun perbedaan itu tetap pada yang satu yaitu ubudiah kepada yang Esa..

    BalasHapus
  8. setiap manusia juga pasti ada perbedaanya kq ga selalu sama yang penting kan masih dalam kodrat yang wajar:) salam kenal

    BalasHapus
  9. Bang Iwan kalau tidak silap ada ayat meminta kita taat pada pemerintah .. jadi kalau pemerintah sudah menetapkan pada tarikh tertentu tetapi warga tidak patut pasti celaru jadinya.

    BalasHapus
  10. justru perbedaan itu indah, tanpa perbedaan kita akan bosan menjalani hidup

    BalasHapus
  11. setuju banget. berbeda boleh tapi tujuannya tetap sama. Selamat menunaikan ibadah puasa yah.....

    BalasHapus
  12. salam ramadhan :)
    bener bang, kalo mikiran perbedaan memang tak kan ada habisnya hehe

    yang terpenting bagaimana kita bisa menyambut ramadhan bil lisani dan bil qolbi :)

    BalasHapus
  13. selamat berpuasa ..:)

    BalasHapus
  14. Amin, saya setuju ama mas mudah mudahan tidak ada perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H.

    BalasHapus
  15. selamat menunaikan ibadah puasa mas.

    BalasHapus
  16. selamat menunaikan ibadah puasa gan

    BalasHapus
  17. semgoga pula tidak mengurangi semangat umat muslim dalam berpuasa...

    BalasHapus
  18. semoga dengan perbedaan ini akan menkadikan kita semakin dekat dengan sesama umat muslim yang lain , , ,

    BalasHapus
  19. Hanya saja kadang kangen puasa dan lebaran di waktu2 lampau dimana masih bisa berbarengan tanpa ada perbedaan seperti sekarang...

    Saya rasa ini konsuekuensi logis dan mungkin positif dari perubahan iklim demokrasi dimana kebebasan organisasi2 menyuarakan perbedaan di masyarakat dihargai penuh.

    BalasHapus
  20. kenapa setiap ramadhan selalu mempersoalkan perbedaan awalmula ramadhan ya? tidak adakah aturan yang baku yang dapat diterima semua pihak? ini bisa menjadi bumerang untuk keutuhan bangsa lho..

    BalasHapus
  21. Walaupu berbeda,akan tetapi kerukunan tetap dijunjung tinggi.Akan tetapi alangkah lebih baik jika perbedaan itu dapat diilangkan sehingga semakin menyatu.

    BalasHapus
  22. yang pasti jika ada puasa,maka keuangan bisa irit,dan pahala bisa kita dapat. Allah memang baik

    BalasHapus
  23. Selamat berpuasa ya, semoga tamat hingga idul fitri nanti, sehingga pahala bisa maksimal

    BalasHapus
  24. Puasa bukan hanya menahan lapar dan hau,akan tetapi juga belajar kesabaran.

    BalasHapus
  25. Selamat menunaikan ibadah puasa

    BalasHapus
  26. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga mendapatkan pahala yang banyak.Lupakan perbedaan, yakinlah akan kebenaran Al-Qur'an dan Hadits

    BalasHapus
  27. Ramadhan selalu membawa berkah. Semoga ramadhan ini bisa maksimal

    BalasHapus
  28. Puasa di asrama sungguh berbeda dan sangat luar biasa. Memerlukan kesabaran yang extra tinggi.

    BalasHapus
  29. meski berbeda tapi satu tujuan

    selamat menjalankan ibadah puasa

    BalasHapus
  30. dengar-dengar dari dulu perbedaan antara begini masih saja. apa mungkin ini semua ada pihak yang lain yang ingin menghancurkan islam.

    BalasHapus
  31. Meskipun terjadi perbedaan janganlah jadikan itu sebagai alasan perselisihan diantara kita semau
    kita ini semua saudara seagama,

    maksih infonya mas :)

    BalasHapus
  32. Mudah-mudahan di bulan-bulan yang akan datang tidak ada perbedaan kaya begini.

    BalasHapus
  33. Artikel yang menarik...
    salam kenal dan semoga sukses :)
    Tapi jangan pernah salah pendapat ya????

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

 
Support : METROTIK | METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger