Home » , , » PUPUS HARU DI SAJADAH BIRU (2)

PUPUS HARU DI SAJADAH BIRU (2)

Written By Muhammad Yuliawan on Rabu, Mei 13, 2009 | 5/13/2009

Ya Allah,....... Tuhan yang memegang jagad hening
Tuhan yang mencekal cinta kekal
Tak sia-sia Kau menunjuk Al-Amin menjadi Rasul akhir
Muhammad sang pengajak ruku’ dan sujud
Kendati Kau tan tertakar oleh benak yang kekar
Tak tertimbang oleh kalbu yang bimbang
Kau niscaya ada !
Wajah-wajah kami yang berekspresi tulus ini
Jangalah Kau tirai dari cahya indah-Mu
Sebab, tanpa cahya indah yang memancar dari keridhoan-Mu
Tawa kami menjadi semu
Tangis kami menjadi palsu
Kami tak kuasa menuduh-Mu
Tersusun dari zat-zat bikinan-Mu
Kami tak tega menuding-Mu
Terbuat dari bayangan angan-angan
Sebab Kau adalah Keniscayaan awal yang tak memiliki sebab.

Kau Asalnya segenap jarak
Awalnya segenap jengkal yang pandai memupus ruang
Yang pandai memupus runtunan waktu.
Oleh sebab itu, pupuskanlah kami tatkalasujud di sajadah biru-Mu
Yang menggelar dari ujung ke ujung ufuk
Yang menikar keimanan insan
Yang berbinar di selurus jalan benar

Allahu Akbar,......
Atas kekaguman yang begitu tinggi terhadap ciptaan-Mu itu
Maka tak pantas kiranya jika kami tak ruku’ dan sujud kepada-Mu
Selama siang dan malam, yang terornamen tasbih, tahmid dan takbir
Yang terukir indah di kesadaran semesta
Yang tak tertirai kedekilan jiwa ingkar
Ayat kauniyah-Mu tersirat agung di segenap bumi dan segenap langit
Tersirat dalam penciptaan pelangi indah yang melengkung
Yang menghujam segara-segara biru
Tersirat di halilintar yang membelah langit sore dan langit malam
Tersirat di lahar-lahar gunung yang membuat bumi bertambah subur

Allahu Akbar,.......
Nilai asih-Mu terhadap makhluk-Mu di bumi dan di langit
Tak kan terbalas oleh ruku’ dan sujud makhluk-Mu
Walaupun berkepanjangan tanpa henti
Ternyata dalam takaran ibadah kami yang tak memadai
Kau adalah Maha Pengasih yang tak pilih kasih
Kau adalah Maha Pengampun yang tak ternilai oleh jumlah-jumlah
Sebab kau adalah Sang Penilai yang Maha Tinggi terhadap segenap nilai
Oleh sebab itu, kuatkanlah kami , Ya Allah,....
Agar ibadah kami terhadap-Mu
Tidak sekadar menyombongkan jumlah-jumlah
Tetapi mewedarkan nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dalam ridho-Mu semata, dalam rangka merintis jalan ke kehidupan akhirat yang paling indah.

Amin,......!


Share this article :

29 comments:

  1. test test test.. dari pada nulis komen panjang2 tapi ga keluar.. mending di test dulu heuheueheu

    BalasHapus
  2. yeeeaahhhh sudah masukkk!!!!

    BalasHapus
  3. wah... terlalu menyentuh :49

    BalasHapus
  4. walau aku tak punya sajadah biru
    tapi hati terharu
    membaca puisimu

    hiks....hiks...nangis deh...

    BalasHapus
  5. *baru baca sebagian*

    bagus... :55

    BalasHapus
  6. Terlalu banyak waktu ku terbuang tanpa mengingat-MU......, ampunilah aku......

    BalasHapus
  7. hiks...jadu sadar nih klo bnyk dosa,hufft...

    BalasHapus
  8. Subhanallah, maha suci Allah. Ampuni segala salah hambamu ya Allah.

    Baru sadar kalau dosaku teramat, amat, amat, amat, amat, amat, amat, amat, sangat banyak.

    Sering buka tab terlalu banyak. Satu blogwalking, yang lai gambar bayi yang udah gede.

    Ampun.......Gusti.
    Mbok ya bikin Browser itu yang hanya satu tab saja. Biar kalau Blogging gak bisa kemana2. Hikssss...

    BalasHapus
  9. ketika bunga membaca tulisan ini sungguh damai hati bunga yang lagi di rundung nestapa. makasih mas mungkin aku bisa lebih menghadapi semua ini dengantegar

    BalasHapus
  10. dengan selesai saya mengutip tulisan mas di atas saya merasa merinding dan memang kita manusia sangat kecil di mata TUHAN,kita hamba yang memang selalu bertafakur diri pada sang khalik,salam

    BalasHapus
  11. lam nal pak :19

    subhanallah maha suci allah yg menciptakan,
    pisinya bagus bgt pak.

    BalasHapus
  12. kalau berhubungan dengan sang pencipta, aku ga bisa ngomong apa²..

    BalasHapus
  13. Cuma bisa tertunduk....dalam....

    BalasHapus
  14. sunggug mengena nih
    hiks...hiks...

    BalasHapus
  15. tepekur
    begitu banyak dosa
    begitu banyak hina
    ampuni aku ya Allah

    BalasHapus
  16. Aminnn.. Allah Maha Besar..
    Doa nya indah, mas ..betapa kita bukan apa apa di hadapan-Nya

    BalasHapus
  17. ilmu tauhid ada di puisi ini ...terus menulis mas ...

    BalasHapus
  18. luar biasa mas....
    saya suka..

    BalasHapus
  19. kayaknya bakal ada yang ketiga juga nih??? he... tapi klu ditutup dengan amin berarti habiss... hua...

    BalasHapus
  20. Subhanallah...
    bagus banget mas,pengharapan kepada sang pencipta.

    Seharusnya memang hanya kepadaNya kita meminta y mas...

    BalasHapus
  21. Sajadahku warna merah bang. next time kalo bikin yang ketiga aku kirimin photonya ya ;).

    BalasHapus
  22. abis shalat isya langsung kemari deh

    BalasHapus
  23. Tak sia-sia Kau menunjuk Al-Amin menjadi Rasul akhir, ini maksudnya apa?? ga ngerti nihh

    BalasHapus
  24. Doa yang menggetarkan hati bang...
    Ya Alloh.... hanya padamu aku bersujud...

    BalasHapus
  25. huuuu.. jadi sedih sob..
    makasih sob..

    dosa ku terlampau tinggi..

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger