Home » , » RESENSI FILM MERAH PUTIH

RESENSI FILM MERAH PUTIH

Written By Muhammad Yuliawan on Sabtu, Agustus 15, 2009 | 8/15/2009

Sebentar malam rencananya nonton ama temen Film kolosal Merah Putih yang berapa waktu terakhir ini sempat nongol iklannya di beberapa stasiun TV . Film ini paling tidak bisa menjadi pelepas dahaga akan film perjuangan Indonesia, yang selama ini dinina bobokkan dengan film horror dan vulgar.

Karena penasaran dengan film ini, aku mencoba browsing untuk mengetahui lebih banyak sebelum nonton, berikut ulasannya :

Merah Putih merupakan film Indonesia yang dirilis pada 13 Agustus 2009 yang disutradarai oleh Yadi Sugandi. Film ini dibintangi antara lain oleh Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, Zumi Zola, Teuku Rifnu Wikana, Rahayu Saraswati, Rudy Wowor, dan Astri Nurdin.

Tak tanggung-tanggung, biaya produksi dan promosi untuk film yang mengisahkan perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah berjudul MERAH PUTIH dikabarkan mencapai Rp60 miliar.

"Dana tersebut mencakup pembuatan tiga seri film MERAH PUTIH karena memang dijadikan sebagai film trilogi," kata produser dan penulis film MERAH PUTIH, Conor Allyn, di Semarang, Jumat (14/08).

Menurut dia, pembuatan film dengan dana sebesar itu memang masih kalah dibandingkan dengan film-film sekelas Hollywood yang kisarannya US$175 juta.

Namun, lanjutnya, untuk pembuatan film-film di Indonesia, dana sebesar itu memang terbilang tinggi, sehingga pihaknya menyiasatinya dengan membuat film menjadi tiga bagian (trilogi).

"Kalau soal kualitas, kami menjamin film MERAH PUTIH tidak kalah dengan film-film Hollywood karena pembuatannya juga menggandeng beberapa pihak yang telah malang melintang menggarap film terkenal," kata Conor.

Di antaranya, ahli spesial efek Inggris Adam Howarth yang pernah menggarap film SAVING PRIVATE RYAN, HARRY POTTER AND THE SORCERER'S STONE dan sutradara senior Inggris Rocky McDonald yang telah menjajal kemampuannya dalam film MISSION IMPOSIBLE II dan THE QUIET AMERICAN.

Sedangkan aktor yang membintangi film itu, antara lain Lukman Sardi yang berperan sebagai Muslim (pernah membintangi LASKAR PELANGI, QUICKIE EKSPRESS, 9 NAGA, dan GIE) dan Donny Alamsyah yang pernah membintangi FIKSI, 9 NAGA, dan GIE, serta Darius Sinathrya yang berperan sebagai Marius, paparnya.

Menurut dia, MERAH PUTIH adalah film yang menggambarkan kisah perjuangan para pahlawan saat tahun 1947 silam melawan Belanda yang melancarkan agresi dipimpin Van Mook dan menyerang jantung kota Jawa Tengah.

"Karena itu, sebagian besar adegan diambil di Semarang, di antaranya di Gedung Lawang Sewu, daerah Bandungan, lereng Gunung Ungaran, kawasan Tinjomoyo dan Candi Baru Semarang," katanya.

Film produksi bersama PT Media Desa Indonesia dan Margate House Ltd yang disutradarai Yadi Sugandi tersebut telah merampungkan sekitar 60% penyuntingannya dan siap diputar untuk seri pertama film MERAH PUTIH mulai 13 Agustus.

"Yadi Sugandi merupakan pembuat film dan penata terbaik yang telah berpengalaman menangani LASKAR PELANGI, UNDER THE TREE, TIGA HARI UNTUK SELAMANYA, dan THE PHOTOGRAPH," kata Conor.

Sementara itu, aktor Donny Alamsyah mengatakan, proses pembuatan film tersebut tidak mudah, sebab harus melalui beberapa proses casting secara bertahap dan para pemain harus mengikuti pelatihan militer untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

"Apalagi proses pembuatan film MERAH PUTIH banyak menampilkan adegan di luar ruangan sehingga membutuhkan daya tahan yang prima, terutama saat syuting di daerah Bandungan yang berhawa sangat dingin," kata aktor yang berperan sebagai Thomas itu.

Teuku Rifnu Wikana yang memerankan tokoh Dayandi film itu juga mengungkapkan hal serupa karena beberapa kali harus mengubah karakter yang harus dimainkan.

"Namun, saya sangat tertarik dengan tema yang ingin diangkat film ini, yaitu nasionalisme, persatuan, persahabatan, dan toleransi agama untuk bersama-sama berjuang merebut kemerdekaan," kata Rifnu. demikian yang dilangsir oleh kapanlagi.com.

Film ‘Merah Putih’ bercerita tentang kehidupan 5 pria di Sekolah Tentara Rakyat setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 1947. Mereka adalah Amir (Lukman Sardi), Marius (Darius), Tomas (Donny Alamsyah), Soerono (Zumi Zola) dan Dayan (Rifnu Wikana). Tujuan mereka satu, menjadi pejuang yang kemerdekaan.

Kehidupan di pemusatan latihan tentara yang keras, membuat mereka harus belajar banyak soal dunia militer. Salah satunya tidak membuat keonaran dan kesalahan yang bodoh, kalau tidak, mereka akan dihukum. Awalnya perbedaan latar belakang suku, agama dan ras membuat beberapa hal tidak berjalan mulus, terutama antara Tomas dan Marius.

Tomas berasal dari keluarga peternak ayam yang bersuku Manado dan beragama Kristen. Sedangkan Marius adalah kaum atas asal Batavia. Alasan mereka pun berbeda untuk menjadi tentara, Tomas lebih berniat karena dia ingin membalas dendam atas ayahnya yang dibunuh tentara Belanda.

Saat itu memang Jepang sudah menyerah, namun Belanda berniat ingin mencaplok Indonesia lagi lewat agresi militernya. Mereka pun bersama tentara lainnya ditugaskan untuk memaksa Belanda mundur lewat pertempuran ‘hidup atau mati’.


Berikut adalah trailer film tersebut, atau kunjungi langsung situsnya DISINI



Sumber :

1. Kapanlagi.com

2. http://angga.web.id/

Share this article :

22 comments:

  1. Resensi yang mantap bang. Jadi pengen nonton filmnya.

    BalasHapus
  2. Kalau dipikir-pikir Indonesia memang tidak kalah dengan negeri yang ada disono...

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  3. Katanya, darius sampai mau kabur karena ndak tahan dengan latihan militernya...

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  4. Aku pengen lihat trhillernya... tapi kok malah macet-macet ya????
    Aduh, kasihan bagnet sih aku...hehehe

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  5. Jadi ingin lihat film aslinya, bagus banget kayak'e

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  6. saya tunggu kunjungan anda...

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  7. Saya tutup dulu ya... kapan-kapan datng lagi...insyaallah

    Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

    BalasHapus
  8. Semoga dunia perfilman nasional semakin maju. Film seperti ini, sayang banget kalo dilewatkan.

    BalasHapus
  9. wah gilaaa.. pengen banget nonton, sayangnya disini gak da bioskop huhu

    BalasHapus
  10. Wih FIlm giniaN yNg harUs di Luncurkan bWt geNerasi muda supaya Rasa Nasionalisme nya tmbuh

    BalasHapus
  11. Kalau ada film yg bagus utk anak-2 aku selalu pengen ajak Shasa nonton... tapi selama ini baru terlaksana sekali, yaitu film Laskar Pelangi.
    Semoga Film Merah Putih aku bisa ajak Shasa nonton deh...
    Makasih resensinya ya ??

    BalasHapus
  12. Susah buanget sih Bang blognya dibuka?? Haduh....

    BalasHapus
  13. Kadang saya sangsi dengan film sejarah. Bukan karena tidak percaya pada jalan cerita. tapi, lebih kepada generasi mudanya. apakah akan menonton film seperti ini? ketika di kelilingi film horor dan juga vulgar? semoga bisa menjadi pencerahan, Insya Allah...

    BalasHapus
  14. gue juga tertarik nih sama film ini..tapi belom sempet nonton..
    tapi saya baca di kaskkus, ada beberapa kejanggalannya ya? bagi yang udah nonton, share uaa..

    jangan lupa mampir n komen balik yaa... :)

    BalasHapus
  15. met pagi mas, pa kabar? jadi penasaran nih pengen nonton pelemnya, pengen liat gimmana kontribusi efek2 dari hollywoodnya, he,,he,,
    mas mau nanya, cara bikin readmore sperti mas gimana iah, swalnya punya saya koq sebelumnya tidak justify jadi kurang rapi, terima kasih.

    BalasHapus
  16. gue juga tertarik nih sama film ini..tapi belom sempet nonton..
    tapi saya baca di kaskkus, ada beberapa kejanggalannya ya? bagi yang udah nonton, share uaa..

    jangan lupa mampir n komen balik yaa... :)

    BalasHapus
  17. Resensi film yang pas timing nya dengan kemerdekaan bangsa kita untuk semakin menggugah nasionalisme kita kepada bangsa ini. Namun belum ada ya Fil yang berkaitan dengan perjalanan/proses penangkapan koruptor

    Salam kenal dari kami. Kapan-kapan mampir ke blog kami. Sudah saya link-kan

    BalasHapus
  18. Semoga dengan iaya yang bermilyar milyar itu, film ini menadi momentum untuk kebangkitan film2 dengan tema yang serup ya bang.......siiip review.. :)

    BalasHapus
  19. film yang bisa membangkitkan rasa nasionalisme,merah putuih 3(HATI MERDEKA) sudah keluar kan,,,wajib buat nonton nih

    BalasHapus
  20. film ketiganya npasti lebih bngus tuch,,cepetan pada ke bioskop,,mumpung baru keluar

    BalasHapus
  21. Bagus resensinya..
    bisa buat bahan pertimbangan nih...

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

 
Support : METROTIK | METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger