Home » , » TOBATNYA SEORANG PENARI STREPTEASE

TOBATNYA SEORANG PENARI STREPTEASE

Written By Muhammad Yuliawan on Sabtu, Oktober 17, 2009 | 10/17/2009

Dalam setiap aksinya, goyang candoleng-doleng biasanya diiringi dengan musik “house dangdut” . Mereka terkadang tampil bertiga. Dalam goyangannya, artis electon selalu tampil “seksi” dengan menggunakan baju ketat dan sangat minim. Mereka tidak segan-segan membuka (maaf) baju dan celana hingga yang tersisa hanya pakaian dalamnya saja.

Aksi “buka-bukaan” tersebut biasanya diiringi dengan goyangan “erotis” yang mampu mengalahkan aksi “goyang ngeborInul Daratista, atau “goyang gergaji” ala Dewi Persik, atau bahkan “goyang ngecor dan goyang vibrator” milik Denada. Sedikit gambaran yang mereka lakukan saat bergoyang adalah; meliuk-liuk seperi penari streptease, meraba-raba bagian-bagian tubuh (maaf) terlarang.

Demikian sekilas gambaran aksi panggung penari streptease versi 'Aja tappareng' (sebutan untuk daerah Sidrap, Pinrang, Pare-Pare dan sekitarnya) yang beberapa tahun lalu sangat heboh dibicarakan di media massa dengan sebutan Candoleng-doleng.

Seorang diantaranya bernama Ima alias Halimah (bukan nama sebenarnya) saya ungkap kisahnya tentang dunia yang ia tinggalkan dan bertobat kepada Allah SWT.

Sekarang ia telah mendapatkan ketenangan dan kedamaian setelah ia kembali ke rumah asalnya dan hidup normal sebagai masyarakat biasa dengan suami dan seorang anak.

"Suatu hari aku sedang pentas dalam sebuah hajatan perkawinan putra seorang pedagang kaya yang terkenal. Ketika aku sedang menari, aku merasakan bahwa aku adalah gambaran sesosok bangkai dan boneka yang sedang bergerak tanpa makna. Pada mulanya aku merasa malu dengan kondisi tubuhku yang nyaris telanjang dan menari di depan para kaum pria. Aku segera meninggalkan tempat itu setelah usai menari sambil menangis dan berteriak histeris, hingga aku sampai di kamarku dan mengenakan pakaianku".

Perasaan-perasaan yang belum pernah aku rasakan selama hidupku selama menjadi artis candoleng-doleng menghantui diriku. Rasa bersalah, berdosa berbaur dengan perasaan hina dan nista seketika membelenggu pikiranku.

Entah apa yang harus aku perbuat waktu itu, namun ternyata Allah SWT menunjukkan saya jalan untuk segera mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat. Pada saat itu, untuk pertama kalinya aku merasakan kebahagiaan dan ketentraman.

Semenjak saat itu aku mengenakan hijab meskipun banyak dari mereka yang berpaling dan mencemooh diriku. Setelah beberapa saat lamanya dari hasil mebuka warung di depan rumah, saya berhasil menyisihkan sebagian keuntungan saya untuk melaksanakan ibadah haji di Mekah.

Selama beribadah di tanah suci, rasa haru dan tangis senantiasa menemaniku, seraya memohon kepada Allah SWT, agar sudi memberikan saya petunjuk kejalan-Nya dan mengampuni hari-hariku yang suram di masa lalu.

Sepulang dari Tanah Suci, saya berharap bahwa Ima telah mati dan terkubur bersama masa lalunya. Dan semoga sekarang dan selanjutnya aku senantiasa terjaga bersama para ahli ibadah, Amin.

Kini aku hidup dengan suami yang memahami dan mau menerima saya apa adanya dengan seorang anak perempuan imut yang sangat saya cintai, Semoga saya bisa menjadi seorang ibu yang mulia dan ibu rumah tangga yang setia, Amin.

Air mata penyesalan terhadap hari-hari yang telah aku lewati dan umur yang aku habiskan dengan menjauhi Tuhan Penciptaku yang telah memberiku segala sesuatu, menuntun aku terasa terlahir kembali. Aku merasa damai dan tenteram setelah kegelisahan dan kesedihan menjadi teman karibku, meskipun waktu itu aku tidak pernah merasa kekurangan dalam hal materi.

Aku telah melewati tahun-tahunku yang telah berlalu dengan berteman setan. Aku tidak mengetahui apapun kecuali berfoya-foya dan menari. Dulu aku hidup hina dan menjijikkan. namun sesungguhnya aku kini telah terlahir kembali. Aku merasakan bahwa sekarang aku berada dalam genggaman yang dapat dipercaya. yang selalu membelaiku dengan kasih sayang, berkah dan petunjuk.

Genggaman tangan itu adalah genggaman tangan Allah Subhanahu Wata'ala.

Share this article :

16 comments:

  1. hidayah itu datang pd seorang penyanyi. Subhanallah....Allah memberi hidayah dimanapun yg Ia kehendaki...

    cerita ini mengunggah perasaanku...
    makasih, pak guru... :)

    *ps: iya, pak guru, award yg dr pak guru 'ketingslep' di laci lemari hehehe...tp, skrng sdh aku posting kok..maaf yaa.. makasih udah diingatkan :)

    BalasHapus
  2. Berbahagialah seorang penari yang telah mendapatkan hidayah tersebut :)

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah... mbak Ima sudah mendapatkan hidayahNya.
    Aku bisa membayangkan beratnya perjuangan mbak Ima dalam membebaskan diri dari jerat godaan setan.

    BalasHapus
  4. Wah...mantep mas ceritanya...
    Sebuah kisah nyata yang dapat dijadikan sebagai pelajaran...
    Semoga saja "penri2" lain diluar sana mw mengikuti jejak si mbak Ima untuk segera berubah...

    BalasHapus
  5. aku senang dengan kisah, dimana selalu ada kesempatan kedua. hiiii

    BalasHapus
  6. kampung saya nih memang heboh banget tuh penari gituan tapi seandainya semuanya bisa tobat yah

    BalasHapus
  7. mangtab mas..
    nice story..^^

    BalasHapus
  8. Saya pernah liat videonya tuh (candoleng-doleng) benar2 tidak pada tempatnya, karena dipesta2 perkawinan sehingga bebas ditonton oleh siapapun, termasuk anak2.

    BalasHapus
  9. semoga ada candoleng-doleng lain yang baca mas...biar dapat hidayah juga untuk segera bertobat.

    BalasHapus
  10. hmmmm, itulah rahasia Tuhan
    siapapun akan di beri petunjuk apabila di kehendakiNYA. termasuk untuk penari streptease. sungguh suatu pembelajaran yang patut di acungi jempol :)

    manusia memang mempunyai masa nya sendiri sendiri, toh semua akan kembali padaNYA

    BalasHapus
  11. tragisnya pertunjukan tarian tersebut banyak ditonton oleh anak2 kecil yg belum cukup dewasa. bener2 virus kemaksiatan yg harus dihentikan!!
    semoga banyak yang ngikutin jejak halimah

    BalasHapus
  12. Saya disini hanya ingin berbagi.
    Kepada anda yang telah mempunyai Istri, hati hatilah jika istri anda akan membeli pulsa, jangan pernah membiarkannya untuk pergi sendiri membelinya. Jika anda sayang pada istri anda, belikanlah istri anda pulsa oleh anda sendiri,,,ingat,oleh anda sendiri.
    Saya telah mengalami hal yang sangat menyakitkan. Bermula dari istri saya mengisi pulsa di sebuah counter di tasikmalaya di kota saya. Ternyata pegawai counter tersebut terus menerus menelepon istri saya. Dan entah bagaimana caranya, istri saya ternyata main gila dengan pegawai counter tersebut. Bermacam cara telah saya lakukan, bahkan sampai saya datang ke orang pintar menanyakan hal ini, dan semua “orang pintar” yang saya hubungi semuanya mengatakan bahwa istri saya kena pelet orang yang menelepon.
    Ternyata banyak juga telepati yang bisa dikirimkan lewat kecanggihan teknologi, saya kini harus membayar mahal kehidupan rumah tangga saya. Saya bercerai dengan istri saya. Hati hatilah dengan semuanya.
    Jika anda ingin tahu semuanya silahkan anda datang ke blog saya di www anak anak tasik.com. Saya berharap anda tidak pernah mengalaminya. Di blog saya tersebut anda bisa baca pada beberapa bagian : about, surat untuk istriku (semuanya tentang surat) dan hati hati isi pulsa.
    Semoga ini semua tidak pernah anda alami. Amin

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah Allah SWT telah memberikan hidayah kepada de IMA untuk kembali ke Jalan Allah. Semoga tetap istiqomah dalam menjalan Ibadah. Amiin.

    Mudah-mudahan Ima-ima yang lain yang mendapat hidayah dari Allah SWT. Candoleng-doleng adalah live show yang dilihat secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat yang dapat meningkatkan perbuatan maksiat di daerah kita. Di Thailand Sana daerahnya orang Budha, khususnya di daerah Pataya ada live show (sepasang manusia) tapi terbatas untuk orang tertentu (dalam ruangan tertutup lagi) nah di Sidrap tanpa batas/hijab. Nanti generasi muda kita jadi apa ?

    BalasHapus
  14. semoga allah selalu berkenan memberikan hidayahnya bagi orang yg belum mendapatkannya.

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger