Home » , » GURU YANG TERBAIK

GURU YANG TERBAIK

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, November 12, 2009 | 11/12/2009

Pengalaman adalah guru yang terbaik, tetapi terkadang kita tidak bisa belajar dari pengalaman. Kita bisa mengambil hikmah dari setiap kesulitan yang kita hadapi dengan memanfaatkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang bisa mengubah hidup kita, paling tidak kita tidak akan menemui kesulitan yang sama sepanjang perjalanan hidup kita…

Bencana alam dimana-mana, ternyata menjadi bahan seminar, diskusi publik, debat ahli tetapi sama sekali belum menyentuh kepada esensi dan hikmah dari setiap bencana yang terjadi.

Masih jelas dalam ingatan kita, kecelakaan pesawat Adam Air ketika terbang dari Jakarta tujuan Manado Januari 2007. Kita berdebat di masalah-masalah permukaan, misalnya mengapa peristiwa tersebut terjadi, mengapa korban sulit ditemukan, dan bagaimana peran lembaga yang berwenang.

Kita semua mencari solusi sesaat, ketika hari berganti bulan, bulan berganti tahun, pengalaman Adam Air, Lumpur Lapindo Sidoarjo dan peristiwa yang lainnya, tidak mengubah kebijakan yang signifikan sebagai solusi mendasar bagi kejadian-kejadian tersebut. Bahkan , yang sangat disayangkan ketika masalah tidak kunjung selesai, maka digunakan cara-cara mistis yang keluar dari aqidah agama, Naudzubillahi Mindzaliq…

Pengalaman-pengalaman yang dialami seakan-akan tidak berdampak bagi perubahan individu dan masyarakat. Pengalaman tersebut hanya menjadi perhatian sesaat setelah itu dilewatkan tanpa ada langkah kongkret untuk perbaikan.

Agar setiap pengalaman menjadi sesuatu yang bermanfaat, maka pengalaman tersebut harus diproses dalam daur belajar yang disebut sebagai experiential learning.

Experiential Learning adalah daur belajar yang menggunakan pengalaman sebagai bahan dasar belajar. Pengalaman-pengalaman pembelajar distrukturkan dengan cara melihat secara kritis dan reflektif sehingga menghasilkan hikmah yang akan dijadikan rencana tindakan selanjutnya.

Penjelasan tentang Experiential Learning akan saya bahas pada postingan selanjutnya.


Share this article :

49 comments:

  1. iya, pengelaman memang guru terbaik..
    tapi sering terlupa, hingga jatuh ke lubang yang sama dua kali... hikz!

    BalasHapus
  2. Begitulah mungkin tabiat manusia. Ia seolah akan berhenti dan belajar pada pengalaman, tetapi setelah lama kemudian, kejadian itu akan terulang kembali. Akan dilakukannya lagi...

    Salam sukses!

    BalasHapus
  3. Pengalaman memang guru yg lebih baik, tapi guru yang berpengalaman juga bisa dianggap guru yang baik.

    BalasHapus
  4. betul pengalaman adalah guru terbaik,pernah mengalami suatu kejadian pastinya akan semakin berhati2 melangkah jgn sampai terjerumus ke dlm lubang yg sama atau lubang yg lainnya.

    BalasHapus
  5. Contoh terbaik mungkin adalah negara Jepang yang menjadi langganan gempa. Kini pemerintahnya telah mensosialisasikan langkah2 yg harus diambil untuk melindungi diri saat gempa, bahkan pada anak2 SD.

    Ditunggu artikel lanjutannya...

    BalasHapus
  6. Ya, pengalaman bisa mengajarkan banyak hal pada kita. Nice post bang Iwan.

    BalasHapus
  7. guru yang terbaik adalah pengalaman ya bang??? hmmm... *manggut manggut*

    makanya pelajaran yang terbaik juga adalah pengalaman kan???

    jadi bingung... pengalaman itu guru ato pelajaran jadinya ya???

    BalasHapus
  8. kita harus belajar dari peristiwa2 itu agar bisa mengubahnya jdi lebih baik...

    BalasHapus
  9. hahaha.. baca komennya si zujoe... :D

    yaa setuju jgn pake ilmu dukun yaa... belajar dr pengalaman emang susah2 gampang, klo gak kita sendiri yg ngalamin. klo orang lain yg kena, kita manggut2... coba kalo kita yg kena.... naudzubillah jgn sampeee dahh

    BalasHapus
  10. baru denger istilah itu...
    ditunggu pak tulisan berikutnya :)

    BalasHapus
  11. emang bro experience is the best teacher.
    dan qta harus bisa mengambil hikmah dari pengalaman itu

    BalasHapus
  12. numpang coret pak............i think pengalaman adalah guru terbaik.................

    BalasHapus
  13. ya pengalaman adalah guru yang terbaik, tapi da filosofi baru baru lho,..

    yang posting adalah guru paling baik dari yg terbaik,..hehe

    mksih bang atas kirimannya ,udah tak pajang.kerenn

    BalasHapus
  14. met siang pak......................

    BalasHapus
  15. Pak guru setiawan pasti guru yang baik..buktinya mau mengajarkan kita untuk berbagi pengalaman..salam :}

    BalasHapus
  16. mungkin karena kita sering melupakan pengalaman. atau dengan sengaja men-delete-nya. hingga tidak sempat belajar darinya.

    BalasHapus
  17. wah ada istilahnya yah ...
    ditunggu ulasannya

    BalasHapus
  18. jika pengalaman adalah guru yang terbaik, lalu siapakah murid terbaik? tentunya salah satunya yang bisa menjadikan pengalaman sebagai sebuah pelajaran untuk menjalani hidup selanjutnya. benarkah demikian? jika saya salah, berarti saya tidak termasuk murid yang terbaik. hehehe..

    BalasHapus
  19. aku juga selalu berpendapat pengalaman guru yg terbaik. tapi kadang suka kelupaan, akhirnya jatuh lagi di lubang yang sama *anak bodoh*

    BalasHapus
  20. Seharusnya memang seperti itu pak ! tapi kenapa pemerintah sepertinya tak pernah belajar dari pengalaman, setiap bencana yang terjadi ( seperti gempa ) selalu saja penanganannya kurang maksimal....

    BalasHapus
  21. memang, kita susah belajar dari pengalaman,makanya masih ada lanjutan dari pepatah "keledai tidak akan jatuh pad alubang yang sama, namun hanya manusia yang jatuh berkali-kali pada lubang yang sama"

    wkwkwkwk

    BalasHapus
  22. msih bingung ni pak gmn caranya.. mungkin dijawab diposting berikutnya,, kutunggu deh.. ^^

    BalasHapus
  23. Pengalaman adalah guru terbaik kita..tapi dengan pengalaman pahit dan getir yg menimpa bertubi2 diRepublik ini kenapa tak dijadikan pengalaman berharga dan mencari solusi agar tak terulang lagi.

    BalasHapus
  24. yup. sama spt orang yg baru lulus sekolah kalo gak ada pengalaman, percuma nilai bagus. susah cari kerja.

    BalasHapus
  25. selamat siang mas ^_^

    dengan pengalaman kita jg jauh lebih berpengalaman hehe,...

    gak ngerti soal experiential learning,jadi ditunggu posting penjelasannya mas.

    BalasHapus
  26. sore pak.............mkanya aq masih cri penglaman dulu sekarang...............

    BalasHapus
  27. benar bang ,sebagian petinggi kita selalu lupa pengalaman , yang membuat negara kita tidak pernah bisa bangkit dari kesalahan.....

    BalasHapus
  28. Betul itu bang..
    belajar dari pengalaman adalah guru yang terbaik :)....

    BalasHapus
  29. kalau pengalaman guru terbaik aku dong murid tewrbaik he he he wk wk kw selamat malam kanda sekarang hujan waktunya mancing nih

    BalasHapus
  30. bener banget......tapi jarang ada pengalaman yang punya guru ya...hehehehehe

    BalasHapus
  31. Kalau pengalamannya bapak guru jadinya siapa yang menjadi guru

    BalasHapus
  32. RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    BalasHapus
  33. Maka LANGKAH AWAL ADALAH
    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    BalasHapus
  34. Sudah saatnya kita benahi diri masing masing

    BalasHapus
  35. karena ARUS PERCEPATAN semakin dekat

    BalasHapus
  36. SALAM...
    DENG, MAIN-MAIN KE TEMPATKUKI'
    ADA AWARD SAYA MAU KASIKI...
    DI AMBIL YA DENG

    :)

    BalasHapus
  37. SALAM...
    DENG, MAIN-MAIN KE TEMPATKUKI'
    ADA AWARD SAYA MAU KASIKI...
    DI AMBIL YA DENG

    :)

    BalasHapus
  38. butul pengalaman adalah guru yg terbaik tapi apa jadinya kalo tak bisa kita ambil hikmah dari yg telah kita alami, belajar dari yg telah kita hadapi?!? terpuruk lah jadinya, begitu lagi..begitu lagi..kejadian yg sama terulang kembali *dudud*

    BalasHapus
  39. @to: Seti@wan Dirgant@Ra
    Sudah di link dengan nama "Seti@wan Dirgant@Ra" terima kasih.

    Ditunggu rekan-rekan yang lainnya yg berminat bertukar link.

    BalasHapus
  40. *menunggu pembahasan soal experiental learning...*
    Bdw sa suka gambar karikatur diatas :D
    sayah taroh linknya di agregator blog saya ya pak :)

    BalasHapus
  41. Pengalaman memang guru yang terbaik, yang akan merubah kita untuk jadi lebih hati-hati dalam bertindak/melangkah ke depan, tapi jangan lupa selalu waspada biar ga masuk ke lubang lagi....

    BalasHapus
  42. pengalaman adalah guru kita yang terbaik...samada baik atau buruk sesuatu pengalaman itu..ia tetap memberikan pengajaran dan sekaligus mendewasakan kita..
    Mana mungkin jatuh dua kali ke lubang yang sama..adedehhh....

    BalasHapus
  43. salam kenal..

    bener bgt tuh sob. pengalaman ga bisa dinilai dengan duit juga..

    BalasHapus
  44. Pengalaman adalah guru termahal, terbaik, ter- ter.. semuanya deh!

    ;)

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

 
Support : METROTIK | METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger