Alangkah Lucunya (Negeri Ini)

Written By Muhammad Yuliawan on Selasa, April 20, 2010 | 4/20/2010


Salah satu Film yang baik menurut saya adalah film yang biasanya meninggalkan dialog atau potongan kalimat yang tetap diingat hingga kita usai menontonnya. Potongan dialog itu mendekam di benak kita meski sudah lama usai kita tonton. Bahkan bisa abadi melintasi generasi.

Itu yang terasa pada potongan dialog sejumlah film Hollywood macam “Frankly my dear, I don’t give a damn!” dari Gone with the Wind (1939), "Here's lookin' at you, kid" dari Casablanca (1942), “May the force be with you” dari Star Wars (1977), atau “I’ll be back” dari Terminator (1984).

Dialog-dialog itu telah menjadi bagian kosakata budaya pop dunia. Beberapa film kita berhasil menanamkan dialognya ke bagian terdalam kepala kita hingga kita mengingatnya terus. Kita, hingga kini, teringat sejumlah dialog dari film Ada Apa dengan Cinta? (2001) atau “Darah itu merah, Jenderal” dari film Pengkhianatan G30S/PKI (1984).

Rasanya, perbendaharaan kosakata budaya pop kita bertambah satu dengan dialog-dialog bernas dari film yang satu ini, Alangkah Lucunya (Negeri Ini). Film ini punya segudang dialog yang berpotensi akan diingat terus hingga lama setidaknya sampai negeri ini adil berkemakmuran dan makmur berkeadilan, gemah ripah loh jinawi.

Perhatikan kalimat ini, “Pendidikan itu penting. Karena berpendidikan, maka kita tahu bahwa pendidikan itu tidak penting!”, atau yang ini “Kalau mau cepat kaya, lo piara cicak, buaya, ama gurita,” atau yang ini juga, “Orang berpendidikan yang mencopet itu tidak disebut pencopet, tapi koruptor,” lalu ditimpali “Bang, kita mau jadi koruptor. Hidup koruptor!” Dan masih banyak lagi dialog yang bakalan mendekam dalam ingatan anda…

Film ini adalah kritik sosial jitu bagi kondisi mutakhir negeri kita. Deddy Mizwar, sutradara sekaligus salah satu pemainnya, berkolaborasi dengan Aria Kusumadewa (sutradara Identitas) sebagai co-director, dan menghasilkan racikan masakan yang tak hanya lezat disantap, tapi juga sedap dipandang.

Kisahnya sederhana saja, seorang pria berpendidikan (Reza Rahardian) sudah lama menganggur. Suatu hari, ia bertemu kawanan pencopet jalanan. Pada para pencopet itu ia tawarkan untuk mengembangkan bisnis halal dari 10 persen pendapatan mereka. Selain itu, mereka juga dididik baca tulis, budi pekerti, nasionalisme, hingga agama.

Deddy, kita tahu piawai mencipta film/sinetron religi dengan pesan-pesan menyentil. Itu yang kita saksikan lewat Ketika, Kiamat sudah Dekat, atau sinetron Para Pencari Tuhan. Bersama Musfar Yasin, penulis skenario langganannya, Dedy berhasil mencipta dialog-dialog menyentil. Namun, kolaborasi Deddy dan Musfar saja tak cukup agar film ini jadi berarti. Perlu satu tangan lagi untuk menjadikannya sebuah karya sinema yang membedakannya dari gaya penggarapan sinetron.

Saya yakin film ini nantinya akan dikenang dan akan dibicarakan sampai bertahun-tahun. Terutama karena ia bicara tentang kita, tentang negeri kita, tentang porak-porandanya negeri ini oleh korupsi, dan ketidakadilan. Semuanya dengan getir disuguhkan lewat satir. Ya, hanya lelucon satir yang bisa kita lakukan. Menertawakan sesuatu yang sesungguhnya tak lucu (sejak kapan mencuri uang rakyat itu lucu!), tapi hanya itu yang bisa kita lakukan.

Ya, tertawa alangkah “tak lucunya” negeri ini. Usai menontonnya Anda akan bergumam dalam hati: alangkah bagusnya film ini…

ALANGKAH LUCUNYA (NEGERI INI)
Sutradara: Deddy Mizwar (co-director: Aria Kusumadewa)
Skenario : Musfar Yasin
Pemain : Reza Rahardian, Tika Bravani, Asrul Dahlan, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Miharja,Tio Pakusadewo
Durasi : 105 menit




Mumpung belum telat, film ini masih sementara diputar di beberapa bioskop....


Sumber : Tabloid Bintang.

Share this article :

41 comments:

  1. mau nonton ah...filmnya..thanks infonya kang.....

    BalasHapus
  2. Dari resensi ini jadi tertarik dengan filmnya. Kritik sosial memang perlu.

    BalasHapus
  3. mudah2an di denpasar cepetan keluar...

    BalasHapus
  4. bener2 film yg g boleh dilewatkan ^^

    BalasHapus
  5. Boleh dicoba nih bang, makasih ya telah follow aku, ku jadi semangat ngeblog nih

    BalasHapus
  6. saya udah nonton. dan sudah bikin review juga. filmnya emang top abisss.. :D

    BalasHapus
  7. Aku suka dg karya2 Deddy Mizwar. Bagus2 dan ada muatan dakwah di dalamnya yg disampaikan dg ringan dan tidak menggurui.
    Jadi pengen nonton deh...

    BalasHapus
  8. Review yg mantap Bang...
    Blog Bang Iwan benar2 beragam deh isinya..
    Menarik dan tidak membosankan.

    BalasHapus
  9. kayaknya emang film ini bagus deh

    nonton yuuu

    BalasHapus
  10. kalo sutradaranya eddy mizwar...insyallah film2nya selalu bagus,mendidik,dan yg pasti meninggalkan pelajaran yg baik untuk kita.setujukan mas ??

    BalasHapus
  11. kemarin liat di infotainment ttg film ini, hihii....
    wow, alexa sama pr mu cantik banget bang, tpi kok ak ga liat iklan yak hiii.....

    BalasHapus
  12. thaxs berat bang iwan, klo mau bantu dukung saya, bagi backlink dofollownya donk

    keywoard ma urlnya sama ma di url dan nama koment...

    thaxs berat

    BalasHapus
  13. kayaknya film ini layak tuk dinonton. thanks 4 share

    BalasHapus
  14. sampai Solo belum ya? ok tunggu ntar buat weekend pak :)

    BalasHapus
  15. Assalamualikum, alhamdulillah award sudah terposting. Terimakasih bang.

    BalasHapus
  16. Assalaamu 'alaikum
    Berkunjung kepada para senior untuk mendapatkan nasihat dan petunjuk, untuk hari esok yang lebih baik dan harapan bersama madrasah "maju" pendidikan Indonesia.
    Wassalaam

    BalasHapus
  17. wew.. jadi pengen nyoba nonton :D

    BalasHapus
  18. KALAU DEDDY MISWAR PASTI KEREN DEH MAU JADI AKTOR SUTRADARA ATAU APAPUN, TERIMAKASIH RESENSI KERENNYA

    BalasHapus
  19. Wah, makasih infonya Bang. Aku males nonton film2 Indonesia yg bertema komedi/horor/s*ks, tapi kalo garapannya Aria Kusumadewa & Dedi Mizwar, kayaknya hampir pasti ditonton ^^

    BalasHapus
  20. Film ini masuk ke dalam most wanted movies saya Pak.. Terima kasih reviewnya Pak Iwan

    BalasHapus
  21. thaxs berat sob.. tp linknya kok ga dofollow.. btw thaxs ya sob..

    klo bisa dofollow donk sob... tukeran link deh bang iwan...

    BalasHapus
  22. Asyik juga kayanya ni pilm... siap2 nonton ah

    BalasHapus
  23. nunggu ada cdnya dulu di tegal baru nonton ah

    BalasHapus
  24. wah kalo yang ini aku cari deh pelelmnya

    ail bi bak
    pake logat arnold

    BalasHapus
  25. salamsobat
    wah menarik film alangkah lucunya negeri ini..
    saya suka film yang seperti ini. apalagi ada Dedi Mizwar.

    BalasHapus
  26. aku selalu suka sama karya mbah deddy ini hehe... belum nonton juga sih hkhkhk...

    BalasHapus
  27. bentar mau ketawa a kan loco

    BalasHapus
  28. dedi miswar selalu dengan karya yang memberikan arti tersirat dan tersurat seperti karya dalam blog ini

    salam dari pamekasan madura

    BalasHapus
  29. wah thanks neh Bang, moga bisa menyaksikan film yang hebat sehebat review anada ini Bang... :-)

    BalasHapus
  30. Kalo sayah inget di film itu suara tretetetetetetetettettttt... suara Bren tentara yang nembak gituh bang... heheheh

    BalasHapus
  31. Oke juga nih film, wajib ditonton.
    Kapan ya nyampe di Jayapura filmnya..?? Hhehehe..

    BalasHapus
  32. Sip..mas, makasih buat resensi filmnya.
    Wajib ditonton nih.
    Karya Dedi Mizwar emang TOP dah :)

    BalasHapus
  33. oom dedy mizwar memang top abiiss..
    ahhaa..

    BalasHapus
  34. iya filmnya emang bagus.. bagus sekali malah..
    rasanya sampai mau berulang-ulang menontonnya..,

    satu lagi kata-kata yang masih saya ingat : "kalau di dalam gedung ini ada wakil pencopet gak bang ???" he he he..

    kayaknya film ini perlu ditonton oleh semua kalangan deh.. mulai dari Satpol PP sampai anggota legislatif kita.. biar tersindir sedikit.. he he he.. :D

    BalasHapus
  35. keknya film ini agak lain dari biasanya
    bosen liat film horor indonesia neh bang

    BalasHapus
  36. penasaran aq ama film ini kaya menarik

    BalasHapus
  37. bang Iwan sangat piawai dalam mereview ... jadi pingin nonton ...

    BalasHapus
  38. terima-kasih ya bang Iwan atas reviewnya .... sangat menggoda dan menimbulkan minat untuk cepat2 nonton.

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger