MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK | Movie Trailer Video

Written By Muhammad Yuliawan on Selasa, Juni 08, 2010 | 6/08/2010



Setelah melalui hasil penggarapan yang cukup lama, akhirnya film berlatarbelakang kehidupan tenaga kerja Indonesia di Hongkong besutan Lola Amaria siap ditayangkan.

Artis yang memutuskan mendalami ilmu perfilman di belakang layar ini merasa puas karena film 'Minggu Pagi di Victoria Park' telah melalui proses penggarapan dengan sukses.

Suka dan duka pun telah dirasakan Lola saat melakukan proses syuting di Hongkong. Selama 2 tahun syuting, Lola Amaria hanya mengandalkan dana independen dan tanpa sponsor. Pembuatan film juga menjadi pengalaman baru Lola Amaria. "Kita kerja selama 12 jam sehari, jadi kita harus memaksimalkan waktu, karena peraturan di Hongkong nggak boleh kerja lebih dari 12 jam," kata Lola di acara jumpa pers film 'Minggu Pagi di Victoria Park', di PPHUI, Kuningan, 2 Juni 2010.

Profil Lola Amaria :

Sebelum terlibat dalam dunia akting, Lola sebelumnya harus berusaha keras menemukan karir yang cocok bagi dirinya. Sebuah kesempatan datang saat majalah Femina menggelar lomba model Wajah Femina 1997. Lola yang saat itu tidak yakin teryata justru berhasil menjadi pemenangnya. Berawal dari itulah kemudian, Lola menggeluti panggung model dan telah banyak membintangi iklan produk Shampo Pantene, Mobil Suzuki Baleno, Viva Lipstik, Hemaviton Jreng dan lain-lain.

Tak puas di panggung sinetron, sulung dari tiga bersaudara itu, mulai mencoba ke dunia layar lebar. Debut layar lebarnya berjudul TABIR (2000), kemudian menyusul film berlatar zaman penjajahan Jepang, DOKURITSU (2000), BETH (2001) dan CAU BAU KAN (2002) yang dibintanginya bersama Ferry Salim.

Kini, profesi aktris dan model menjadi profesi utama Lola, meski dirinya juga seorang produser dan sutradara film. Bersama kekasihnya yang juga seorang sutradara, Lola pun berkesempatan menjadi produser untuk film NOVEL TAMPA HURUF R (2004) yang sekaligus dibintanginya dan menyutradarai film BETINA.

Filmography :
Actress :
- Tabir (2000)
- Dokuritsu (2000)
- Beth (2001)
- Ca Bau Kan (2002)
- Novel tanpa huruf "R" (2003)
- Minggu Pagi di Victoria Park (2010)

Director :
- Betina (2006)
- Minggu Pagi di Victoria Park (2010)


Saat proses syuting berlangsung, Lola banyak bekerjasama dengan kru lokal Hongkong. "Jadi kita semakin menghargai waktu. Alhamdulilah kita bisa ikuti peraturan di sana," katanya.

Kontribusinya sebagai sutradara dan pemeran utama, diakui Lola sempat mengalami kesulitan. Wanita hitam manis ini menyiasati dengan menunjuk satu orang asisten sutradara untuk membantu pekerjaannya. "Setelah itu, satu bulan sebelum syuting saya fokus ke peran saya," ungkapnya lagi.

MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno. Pak Erman mengaku pihaknya sangat mendukung film bertemakan tenaga kerja Indonesia di Hong Kong ini. Pasalnya tak semua suka diketahui masyarakat. Sebab selama ini yang terekspos hanya berita duka.

"Kami coba memfasilitasi, membina dan hanya membetulkan yang salah tapi tak mengintervensi. Misalnya istilah buruh migran Indonesia diganti Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW). Karena keterbatasan dana maka kami menghimbau semua pihak mendukung. Karena film ini tak hanya bernilai hiburan, sosial budaya dan ekonomi tapi juga menginformasikan realitas kehidupan TKI," jelasnya

Erman pun mengharapkan film tersebut dapat menginformasikan bahwa tidak gampang untuk bekerja di luar negeri, khususnya menjadi TKI. Untuk itu diperlukan keahlian tersendiri dan terlatih supaya memudahkan ketika berada di tempat bekerja.

"Kerja di luar itu nggak gampang. Banyak terbentur dengan regulasi dan sosial budaya. Belum lagi soal bahasa. Namun kami senang dengan semangat mereka yang tak mau menganggur," katanya lagi.

Disinggung efek dari film ini, Erman mengaku dapat memberikan pelajaran bagai siapa pun yang sedang dan yang akan bekerja. "Sebab ada syarat yang mesti dipenuhi, yakni disiplin diri dan mempersiapkan diri dengan banyak latihan serta kesehatan. Jangan bilang sehat padahal sembunyikan sakit," harapnya.

Sinopsis Film MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK :
Mayang, anak pertama dari pasangan Sukardi dan Lastri diberangkatkan ke Hongkong sebagai TKW. Penuh dengan ketidak tahuan dan rasa takut ia belajar dan bekerja sekaligus bertahan hidup di keluarga dan negara yang sangat asing baginya.

Mayang memiliki cita-cita yang tinggi dan sebenarnya enggan menjadi TKW karena pengalaman-pengalaman TKW yang pernah ia dengar.

Tetapi orang tuanya memaksa pergi untuk mencari Sekar, adiknya yang telah menjadi TKW Hongkong selama 2 tahun lebih tetapi menghilang tanpa kabar. Akankah Mayang dapat menemukan adiknya ? ataukah ia dapat menemukan lebih banyak lagi termasuk cinta?




Sumber :
http://www.kapanlagi.com
http://www.21cineplex.com
http://showbiz.vivanews.com/
http://www.youtube.com

Share this article :

31 comments:

  1. Lola Amaria kalau buat/ main film pasti ada pesan moralnya. Beda, idealis dan berkarakter. Ini gw suka!!!

    BalasHapus
  2. jadi pingin lihat filmnya bro, kayaknya asik juga

    BalasHapus
  3. Film yang bikin penasaran juga nih.

    BalasHapus
  4. kayanya dunia perfilmnya indo akan mendadak bangkit lagi...

    dari pada horor2 gak jelas...

    BalasHapus
  5. artis yg berkarakter... !!

    selamat siang mas iwan....

    BalasHapus
  6. lola amaria cuantikkkkkkkk


    layak ditonton kayanya ya bang...???


    Salam bang

    BalasHapus
  7. bagus nih bagus, nonton ah....

    BalasHapus
  8. aku suka banget filmnya lola amaria ^^
    thx 4 share Om...

    BalasHapus
  9. Berkunjung dan baca. Jangankn jd TKW numpang proses keluar negri dgn visa TKW jg tdk mudah, ngeri... pengalaman sy yg mg tak terulang lg.

    Lihat kehidupan para tenaga kerja sejak di PT yg ngurus keberangkatan, kantor imigrasi, penampungan dibandara yg dituju, ketika majikan galakx jemput wah saya jd sgt mudah berempati tp ngutuk keterbatasan diri yg g' bisa berbuat bnyk. Malah bsx nangis. Alhamdulillah sbgn mrk mndpt majikan yg baik.

    BalasHapus
  10. pasti seru nih film, tp sayangnya g bisa lihat trailernya, inet ky bekicot

    BalasHapus
  11. film lagi bang
    baca judulnya saya kira lagi jalan2

    BalasHapus
  12. sukses dengan review - review filmnya bang
    salam hangaat buat bang iwan sekeluarga dari pamekasan madura

    BalasHapus
  13. Wah mesti nonton nie....
    Kapan kira2 film nie bisa nongol di bioskop ya?

    BalasHapus
  14. semoga saja film ini dapat memberikan sedikit WARNA kehidupan "Pejuang DEVISA" kita di Hongkong.

    BalasHapus
  15. lola amaria tambah pinter ya bikin film

    BalasHapus
  16. film nya bagus g y???

    Kampus gw @ Unand
    Fakultas @ Teknik
    Jurusan @ Elektro
    blog gw Faidil

    BalasHapus
  17. jadi pingin nontonnnn....

    salamm

    Kampus gw @ Unand
    Fakultas @ Teknik
    Jurusan @ Elektro
    blog gw Faidil

    BalasHapus
  18. abine muwahhid9 Juni 2010 21.34

    Semoga kehadiran film ini bisa mengangkat citra TKW dan negri tercinta Indonesia.

    BalasHapus
  19. mantap reviewny , harus ditonton

    BalasHapus
  20. akhirnya..padahal beritanya udah lama kan udah beredar, baru kelar juga

    BalasHapus
  21. siip ni,kemarin lihat ulasanya di tipi juga.makasih sudah berbagi :)

    BalasHapus
  22. ini nih pilem yang mau saya tonton. Pengen denger logat jawa timurannya,plus ceritanya mengangkat sisi lain TKW ,produsernya menarik sutradaranya pun juga. setelah saya kecewa dengan pilem beraksen jawa timuran lainnya-punk in love si pemeran utama gagal dengan bahasa Malang-annya (tapi berhubung pemeran figurannya orang malang asli ya jadi lebih menonjol peran para figuran)

    BalasHapus
  23. nyemplung pertama kali di sini om, salam

    BalasHapus
  24. yup, saya baru tahu dari postingan ini...

    kayaknya jadi tertarik untuk nonton...

    BalasHapus
  25. Lola pemain sekaligus sutradara yg cantik ya Bang
    salam

    BalasHapus
  26. Kapan ditayangkan Bg Iwan..???

    BalasHapus
  27. Kemaren Lola, Titi Sjuman cs pada datang ke kantor saya untuk talk show. Semoga berkesempatan menonton film-nya.

    BalasHapus
  28. Denger2 ini film bagus banget ya??? jadi pengen cepet2 liat ne karya anak bangsa indonesia

    salam kenal

    BalasHapus
  29. Menunggu film yang dibuat di Jepang... bisa ngga ya?

    EM

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger