THE TWILIGHT SAGA: ECLIPSE | Sinopsis Movie Trailer

Written By Muhammad Yuliawan on Jumat, Juli 02, 2010 | 7/02/2010


Novel seri "The Twilight" karya penulis Stephenie Meyer telah menimbulkan sensasi baru dalam penerbitan dan melahirkan waralaba film Hollywood. Premier "The Twilight Saga: Eclipse" pada Rabu (30/6) dibintangi Kristen Stewart, Robert Pattinson, dan Taylor Lautner, kemungkinan akan menjadi salah satu blockbuster terbesar 2010.

Mengikuti kesuksesan dua film sebelumnya, 'The Twilight Saga: Eclipse' kembali membuat rekor untuk pemutaran jam penayangan tengah malam. Film ketiga saga tersebut mengeruk pendapatan lebih dari AS$30 juta dari pemutaran Rabu malam (30/6).

Hal tersebut diungkapkan distributor Summit Entertainment seperti dikutip Associated Press. Rekor baru ini melampaui rekor midnight sebelumnya, yang diperoleh film pendahulu 'The Twilight Saga: New Moon', dengan pendapatan AS$26,3 juta.

Summit masih menghitung angka-angka tersebut dan belum akan mencapai angka keseluruhan penjualan tiket dalam semalam sampai Kamis (1/7). Tapi, Summit melaporkan angka yang didapatkan akan lebih tinggi dari AS$30 juta.

Film sebelumnya, 'New Moon', juga memegang rekor dengan pendapatan AS$72.7 juta dalam pemutaran hari pertama. Rekor midnight yang diperoleh 'Eclipse' bahkan lebih mengagumkan, karena film ini diputar pertama kali di bioskop pada pertengahan minggu. Sedangkan 'New Moon' mulai diputar pada Jumat, yang merupakan tipikal hari-hari ramai pengunjung bioskop.

Film ketiga 'Eclipse' melanjutkan kisah tentang gadis remaja Bella Swan (Kristen Stewart), dan cinta segitiganya dengan vampir Edward Cullen (Robert Pattinson) dan werewolf Jacob Black (Taylor Lautner).

Kisah cinta segitiga antaraketiga pelakon protagonisnya itulah yang diaduk-aduk sedemikian rupa di versi ketiganya ini. Sebagaimana diumumkan pihak rumah produksinya, pengambilan awal adegan Eclipse dimulai sejak 17 Agustus 2009 lalu di Vancouver Film Studios, dan rampung pada akhir Oktober pada tahun yang sama. Sedangkan proses pasca produksinya dilanjutkan beberapa bulan kemudian.

Plot versi layar lebarnya, masih bersetia dengan tulang cerita pokok versi novelnya. Yaitu berkisah tentang sejumlah peristiwa pembunuhan misterius di Seattle, oleh sejumlah kelompok vampire karena ingin membalas dendam atas kematian salah satu anggota kelompoknya. Di tengah peristiwa kematian misterius yang berkepanjangan, dan mencekam itulah, Bella terjepit di situasi yang tidak menguntungkan itu.

Karena pada saat bersamaan, Edward, kekasih yang vampire tapi berbudi, karena emoh mengkonsumsi darah manusia kecuali hewan, harus berhadapan dengan Jacob, manusia warewolf. Jacob adalah teman sekaligus penggoda hati Bella. Yang dalam versi ketiganya ini, menjadi antitesis atas makhluk vampire. Di tengah keputusan yang serba sulit, antara memilih kekasih hati atau kawan baik terpilih, Bella hanya mempunyai satu kesempatan; menyelamatkan cintanya, atau mati!. Nah, kisah kebimbangan gadis ayu diantara dua perjaka muda nan tampan, namun saling berdiri berhadapan diantaranya itulah, yang dijual dalam The Twilight Saga: Eclipse dengan penuh kekerasan, sekaligus romantis.

Cinta segitiga antara Bella-Edward-Jacob menemukan momen-momen krusialnya. Hampir sepanjang film isinya adalah dialog antara Bella dan Edward, Bella dan Jacob, atau pun Edward dan Jacob, dan tidak terhindarkan ketiganya terlibat dalam satu ketegangan. Ketika Bella sedang bersama Edward, mereka membicarakan Jacob. Ketika Bella sedang bersama Jacob, mereka membicarakan Edward.

Edward tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Bella ketika sedang bersama Jacob karena baginya si manusia serigala itu bukanlah “makluk” yang stabil secara emosional. Sebaliknya, Jacob juga selalu khawatir kalau-kalau Edward sang drakula tiba-tiba mengubah Bella menjadi vampir pula. Dalam berbagai kesempatan berdua, Jacob terus saja mem-”flirting” Bella agar memilih dirinya ketimbang Edward. Jacob meyakinkan bahwa dirinya lebih baik ketimbang Edward.

Tapi, dari film sebelumnya, kita sudah tahu, Bella telah menentukan pilihannya pada Edward. Film ketiga ini dibuka dengan dialog Edward dan Bella di tengah padang yang sejauh mata memandang dipenuhi bunga-bunga warna ungu. Mereka membicarakan berbagai kemungkinan untuk bersama. “Pernikahan hanyalah selembar kertas,” kata Bella. “Di tempatku, itu hanya kalimat lain dari aku cinta padamu,” sahut Edward.

Dengan pembukaan seromantis itu, abege mana yang tidak jejeritan di tempat duduknya. Tapi, tunggu sampai Jacob muncul bertelanjang dada, selalu telanjang dada dan membuat cewek-cewek histeris. Di tengah perserteruan antara Edward dan Jacob, konflik dimunculkan dari kelanjutan konflik-konflik yang telah dibangun di dua film sebelumnya. Vampir Victroria bangkit menyusun kekuatan, menciptakan vampir-vampir baru untuk membunuh Bella.

Victoria dendam kepada Edward yang telah membunuh kekasihnya, James. Terancamnya keselamatan Bella membuat Edward dan Jacob bersatu. Semua demi Bella. Tapi persaingan memperebutkan cinta tidak bisa diredam begitu saja. Di sela persiapan mengantisipasi serangan pasukan Victoria, debat-debat dan pertengkaran memperebutkan Bella terus berlanjut. Apakah tadi saya sudah bilang bahwa nyaris sepanjang film ini isinya hanyalah dua cowok memperebutkan satu cewek?

“Eclipse” digarap oleh sutradara baru yang berbeda dari dua film pendahulunya, yakni David Slave (“30 Days of Night”) yang mencoba intens menggali drama percintaan segitiga antara Bella-Edward-Jacob, dengan hanya satu adegan pertempuran yang cukup membuat kita menahan nafas. Tapi, ya, hanya satu dan itu pun sebentar, dan kita harus menunggunya sampai bagian nyaris akhir.



Share this article :

18 comments:

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!

    BalasHapus
  2. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Kali ini jadi romantis banget, ya?

    BalasHapus
  3. Kok saya nggak suka cerita ini yah..?? :(

    BalasHapus
  4. Keren filmnya , mo nonton aja sampe antri :)

    BalasHapus
  5. filem ini kayanya bagus juga, semakin romantis ceritanya

    BalasHapus
  6. Hm, resensi menarik. Selamat pagi bang Iwan. Met milad juga ya.

    BalasHapus
  7. besok nonton ahhh
    nobar yuk

    BalasHapus
  8. apa lagi demand 'nonton bioskop' lagi merebak di Indonesia, khususnya kota-kota besar. ya tambah besar aja deh pendapatan untuk distributor maupun pengelola bioskopnya.

    salam kenal, salam ganteng dari diazhandsome

    BalasHapus
  9. hai apa kabar, pak? maaf baru mampir nih

    BalasHapus
  10. mudah2 an bisa nonton..:)

    BalasHapus
  11. huhuhuuu pengen liat, aku dah baca kedua novel twilight dan new moon, yang ini belom, pengen liat, pengen baca :D, pa lagi ada edward, mengagumkan!!

    Om Kumis.. selamat ulang tahun ya, semoga allah selalu melimpahkan barokahnya kepada Om sekeluarga, amin!

    BalasHapus
  12. aku emoh nonton mahluk2 halus memperebutkan manusia
    capek...

    BalasHapus
  13. segera hunting bajakan, hihihi...

    BalasHapus
  14. ni film mecahin rekor lebih dari yg twilight saga. salut dah!

    BalasHapus
  15. Wah, kalo saya bukan pemerhati pilem holiwut sih :)
    Tapi emang banyak banget yang demen sama saga satu ini ya...

    BalasHapus
  16. hmmm bikin penasaran....
    tapi kalo baca review nya sepertinya nggk seru ya kebanyakan ngobrol. Tapiiii karena Edward jadi "harus" nonton nih ckckckck

    (bang...tuker link boleh ngk ? share ya di www.mulyasetyas.wordpress.com)

    BalasHapus
  17. the twilight saga ini filmnya bagus banget, dan yang belum nonton wajib nonton nih...

    BalasHapus
  18. Entah kenapa saya gak terlalu tertarik dengan serial TWILIGHT SAGA... Dari Twiligh samapai ECLIPSE, gak terlalu menggebu-gebu :)
    Hehehe, tapi ini udah menarik banyak perhatian orang :)
    http://ekos06.student.ipb.ac.id

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

 
Support : METROTIK | METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger