Home » , , » Wisata Kuliner Sambil Menikmati Senja Di Pantai Losari

Wisata Kuliner Sambil Menikmati Senja Di Pantai Losari

Written By Muhammad Yuliawan on Rabu, Juli 06, 2011 | 7/06/2011

PANTAI LOSARI
Wisata Kuliner Pantai Losari menjanjikan beraneka masakan yang menarik dan tidak akan pernah didapatkan di tempat lain.

Pantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Pantai ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.

Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer).

Menjelang senja keindahan pantai akan terasa ditambah hembusan angin sepoi-sepoi terasa makin menyejukkan manakala keindahan alam menghilangkan kepenatan.

Keindahan ini akan makin sempurna takkala prosesi terbenamnya matahari dapat disaksikan secara utuh. Jadi jika suatu saat Anda berkunjung ke Makassar, pastikan jangan sampai Anda tidak berkunjung ke pantai Losari yang indah dan termasyur di kata orang.

Sebagai landmark kota Makassar, banyak orang memiliki kenangan indah bersama pantai ini. Tak kurang mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri saat mencanangkan revitalisasi Pantai Losari,11September 2004 bertutur,”"Sejak saya kecil, Pantai Losari merupakan pantai yang sangat indah untuk melihat sunset. Ketika tinggal di Makassar atas undangan almarhum Bapak Jenderal M Jusuf ketika masih menjadi Panglima Kodam Hasanuddin, hampir setiap hari saya diajak ke Pantai Losari.

Saat ini warung-warung tenda yang menjajakan makanan laut tersebut telah dipindahkan pada sebuah tempat yang dikenal dengan nama Pantai Laguna Tempat Wisata Kuliner Butta Angin Mammiri, tepatnya di depan rumah jabatan Walikota Makassar yang juga masih berada di sekitar Pantai Losari. hanya dengan berjalan kaki 5 menit dari Losari.


PANTAI LAGUNA

Ratusan Gerobak dengan berbagai menu makanan dan minuman ciri khas kota ’Daeng’ dapat Anda temukan di sana. Makanan khas yang dapat menjadi Obyek Wisata Kuliner khas Makassar yang dijajakan di warung-warung tenda itu antara lain adalah pisang epe (pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih, dan dicampur dengan air gula merah. Paling enak dimakan saat masih hangat).




Kuliner Khas lainnya yaitu : Sop Konro/sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar.

Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.


sop konro


Kuliner khas lainnya adalah Coto Makassar, atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa".





Sebagai makanan penutup, anda bisa memesan Es Pallubutung / Es Pisang Ijo, Namanya terdengar unik dan asing di telinga kebanyakan orang. Namun coba dulu rasa dari es ini, hmm, dijamin enak dan ”lumayan” mengenyangkan. Pisangnya di bungkus dengan semacam kulit dari tepung dengan warna hijau dari daun pandan, butiran-butiran kecil mutiara berwarna merah muda yang bersemangat (ini nama makanan, bukan perhiasan ya), semacam bubur berwarna putih terbuat dari campuran santan sehingga rasanya benar-benar sangat gurih dan lezat, es serut, dan juga ditambahkan susu kental manis yang tentu saja rasanya manis.



Harga dari masing-masing kuliner diatas cukup terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 12.500 per porsi.

Kendati menawarkan beragam makanan, namun menurut sejumlah pedagang kaki lima yang menjajakan makanan di sepanjang pantai laguna, makanan yang paling banyak diminati pengunjung adalah Pisang Epe' atau kata orang bule Banana Press yang menjadi andalan.

Jadi tak lengkap rasanya ke Makassar bahkan Sulawesi Selatan jika Anda tidak menikmati Wisata Kuliner di Pantai Laguna, utamanya menikmati cita rasa dari Pisang Epe Kota Daeng.

Artikel ini diikutsertakan pada acara ADUK di BlogCamp.


Share this article :

30 comments:

  1. Saya telah membaca artikel anda dengan cermat
    Langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

    BalasHapus
  2. sedapnya makanan itu... =)

    BalasHapus
  3. pengalaman kuliner yang sangat menggiurkan, aplagi ditemani oleh angin sepoi-sepoi semakin menambah kenangan pantai losari. Kulinernya itu, gak nahan

    BalasHapus
  4. Pisangnyaaaa....aaaaaaa...jadi ngiler...keliatannya enak banget >_<

    BalasHapus
  5. thx infonya gan.sangat bermanfaat!

    BalasHapus
  6. jadi pengen ke sana makan makanan tersebut

    BalasHapus
  7. Akupun mengakui keindahannya Sob.. karena udah pernah liat secara langsung :) kapan ya bisa kesana lagi????

    BalasHapus
  8. saya baru tahu kalau pantai losari itu dimakasar bang
    cuma pernah dengan lagu yang menyebut pantai losari, kalau tidak salah dari Elvi Sukaesih

    kuliner yang satu ini bikin menggugah selera

    BalasHapus
  9. uhhhuuu... jadi rindu makassar...

    BalasHapus
  10. pisang epe nya menggoda sekali.. :D

    BalasHapus
  11. Es-nya enak bener.... jadi pengen nih, bang.

    BalasHapus
  12. kalau es pisang ijo ditempatku sudah ada, dan rasanya oke banget...

    BalasHapus
  13. wahhh semua makanan itu favorit suamiku, karena pernah setahun tugas di makasar, Bantaeng dan pare-pare.....

    Pas sampe di jakarta, beli coto makassar katanya rasanya beda sm yang di makassarnya...udah gitu ngga ada ketupatnya lagi...makannya pake nasi...yah bedalah rasanya......

    BalasHapus
  14. Makassar sekali merasakan angin buritan Losari dan panggilan gunung Bawakaraeng maka akan terkenang sepanjang masa

    BalasHapus
  15. Daru dulu mau ke losari belom pernah kesampaian :(

    BalasHapus
  16. Suatu penyajian hasil karya yang membuat setiap hati merasa kangen untuk kembali datang kesana.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
  17. wah indahnynya pantai losari dan enaknya pasti makannnya aku jadi mau tapi tidak ada ongkos nih

    BalasHapus
  18. duh..jadi ngileur nich..! mau donk..!

    BalasHapus
  19. Selamat atas kemenangan di blog Pakde Cholik, Bang Iwan...

    Wah kunjungan perdana nih... Salam kenal yah Bang...

    Saya suka pisang ijooooo.... ijin follow yah Bang :-D

    BalasHapus
  20. Sedap gila, pantesan menang...

    Selamat ya.... telah menang dalam ADUKnya PakDe.

    BalasHapus
  21. wah..pasti enak nich..! apalagi makan sambil menikmati angin dr pantai..duh..romantisnya..!

    BalasHapus
  22. wah bikin ngiler ini mas bro

    BalasHapus
  23. jadi pengen makan makanan itu

    BalasHapus
  24. Pantai Losari merupakan pantai favorit untuk liburan dan jalan-jalan khususnya warga makassar,,, belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Makassar tidak datang juga ke pantai Losari

    BalasHapus
  25. waaaah pengen kesana, asyik neck kayaknya

    BalasHapus
  26. wiissshhh manteepppp benrrr buat pelampiasan menghapu penat seharian kerja..
    :)

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger