Home » , » SAAT KESEPIAN MELANDA

SAAT KESEPIAN MELANDA

Written By Muhammad Yuliawan on Senin, April 08, 2013 | 4/08/2013


Ada yang datang diantara yang pergi, seperti halnya ada yang ramai diantara yang sepi. Demikian sepotong ungkapan yang mengena untuk saya disaat menulis artikel ini.
Rasa sepi dan sunyi itu rasanya muncul dari lubuk hati yang paling dalam. Aktifitas siswa dan rekan-rekan guru lainnya yang juga sementara mempersiapkan segala sesuatunya untuk Ujian Nasional yang menyisakan waktu beberapa jam lagi menyebabkan lingkungan kerja yang super sibuk, sehingga aktifitas ngobrol menjelang pergantian jam pelajaran seperti biasanya nyaris terlupakan.

Saya yakin bahwa rasa sepi ini muncul justru akibat beban kerja yang menumpuk hingga menimbulkan beban mental yang mengarah ke stress. Tapi semoga hal ini tidak terjadi dalam diri saya. Sebab dari apa yang pernah saya baca bahwa stres yang berkepanjangan membuat mental dan perasaan seseorang semakin hampa dan sunyi. dan biasanya meskipun kita berusaha tampil maksimal, justru akan menyeret kita pada kesepian yang berkepanjangan. 
Saya pernah membaca sebuah artikel bahwa : Kesepian ternyata mirip wabah flu, bisa menyebar dalam sekelompok orang di dekatnya. Begitulah menurut suatu penelitian terbaru. Kalau flu bisa tersebar lewat berjabat tangan, orang bisa "terjangkit" kesepian melalui interaksi yang negatif. 

Intinya, seseorang yang kesepian akan kehilangan hubungan dengan orang lain dan orang lain itu juga bisa terputus hubungannya dengan orang-orang lain lagi. Akhirnya, orang-orang yang hubungannya terputus itu berisiko menjadi golongan yang terasing dari kelompok sosial.

"Seseorang yang kesepian mengantisipasi reaksi negatif dari orang lain, dan akhirnya mereka memang mendapatkan reaksi negatif itu dalam lingkungan. Sebagian karena mereka mengantisipasinya dan sebagian karena mereka sendiri yang mengundang reaksi itu.

Kesepian bukanlah bagian dari sifat, seperti dalam ungkapan "orang itu sifatnya penyendiri". Namun, kesepian merupakan suatu keadaan seperti kelaparan.

"Pada dasarnya, kita adalah makhluk sosial. Maka dari itu, kita perlu orang lain untuk bekerja sama,". Karena itu, kesepian mungkin bisa saja merupakan evolusi dari perasaan bahwa ada orang yang mengucilkan Anda.


Denaihati
Share this article :

13 comments:

  1. wah,,apa benar kesepian layaknya seprti wabah flu,,,
    tapi bisa jadi pak,,,

    BalasHapus
  2. "kesepian mungkin bisa saja merupakan evolusi dari perasaan bahwa ada orang yang mengucilkan Anda"

    Mungkinkah ini yang sedang terjadi pada saya?

    BalasHapus
  3. Kesepian itu terkadang melanda disaat orang sedang asyik dengan keramaian

    BalasHapus
  4. ternyata bikin artikel menarik di blog itu ga gampang. . .
    semoga apa yang saya dapat di blog ini bisa saya jadikan referensi buat blog saya.
    makasih gan.

    BalasHapus
  5. setuju, bersendiri berterusan sangat tidak elok takut2 juga dimasuki makhluk halus atau jin...juga takut perkara yang tidak diingini berlaku.

    BalasHapus
  6. ok om makasih buat sharenya ...

    BalasHapus
  7. setuju pak buat paragraf terakhirnya ..

    BalasHapus
  8. jangan terlarut dalam sepi

    BalasHapus
  9. hindarkanlah kesepian dari diri kita..!! heheeee

    BalasHapus
  10. betul betul tuh isi artikelnya...

    BalasHapus
  11. sangat inspiratif Bang artikelnya.. Lanjutkan..hehehee

    BalasHapus
  12. saat kesepian melanda, perdekatkanlah diri sama yang maha esa..

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger