Home » , » PERANG MENEGAKKAN KEBENARAN

PERANG MENEGAKKAN KEBENARAN

Written By Muhammad Yuliawan on Rabu, Agustus 19, 2009 | 8/19/2009

Mendengar kata ‘perang’, terbayanglah kesengsaraan yang tiada terperikan, sirna harta dan jiwa, air mata yang mengucur bersayonara kepada kenikmatan dunia.

Terbayang gemerlapnya materi yang dimiliki akan berubah kusam tercemar dekilnya hangus mesiu, tak ada lagi kegantengan dan kemolekan tubuh, tak ada lagi melodi indah yang membuat jiwa damai, semuanya hilang oleh sumbangnya dentuman peluru di segenap penjuru.

Langkah perang merupakan langkah yang sah, bahkan dianjurkan dalam agama asalkan perang yang dibekali niat suci dalam menegakkan kebenaran.

Bukankah pada saat ini kita telah mengecap ‘nikmatnya merdeka?’, semuanya itu berkat kesuksesan heroisme peperangan yang telah dihembuskan oleh pendahulu kita yang terkadang kita lupa untuk mensyukurinya. Peperangan yang teramat panjang namun indah ?. Indah karena peperangan itu telah menghapuskan penjajahan yang memperkosa merdekanya fitrah insan.

Dalam suasana Hari Kemerdekaan ini, mari semua berintrospeksi dan mencoba untuk mengadakan perenungan bahwa kemerdekaan yang hakiki bukanlah sekedar menghindarkan diri dari peperangan lain setelah perang merebut kemerdekaan. Nilai patriotisme dari perang luhur dalam membela kemerdekaan hendaknya janganlah disalah gunakan, karena bila hal itu terjadi maka kemerdekaan yang luhur tinggal sekedar slogam belaka yang menjadi naungan kebusukan atau kemasan kedengkian yang terbalut indahnya kepalsuan hidup.

Meskipun perang sesungguhnya sudah usai, namun perang yang jauh lebih hebat masih senantiasa menghadang, yaitu perang melawan kebathilan dan berjuang dalam menegakkan kebenaran.

Apakah kita pantas sebagai manusia beragama berleha-leha, berpangku tangan dikala sekeliling kita senantiasa ceria dengan penyelewengan-penyelewengan yang mencoreng keluhuran agama dan mengkhianati kemerdekaan bangsa ini?. Kita semestinya berperang, minimal melaksanakan ‘perang’ sesuai dengan takaran profesi kita masing-masing.

Kemerdekaan bukanlah lahan takabur, sebelum jiwa kita merdeka mengusung nilai luhur yang seharusnya menjadi gaun yang indah bagi keikhlasan daya juang kita.

Perang melawan kebathilan dan berjuang dalam menegakkan kebenaran adalah perang besar yang harus dimulai dari peperangan yang jauh lebih hebat, yang selamanya akan berkecamuk disetiap jiwa manusia, yaitu perang melawan hawa nafsu pribadi. Dalam perang inilah potensi juang sehebat manapun banyak yang terkapar kalah. Dalam perang inilah slogan-slogan indah tak kan mempan mengelabui kedangkalan nurani kita, karena setiap saat musuh telah siap menyerang di lubuk jiwa, musuh yang tak mudah diraba, musuh yang sulit untuk ditakar. Satu-satunya benteng yang paling tangguh untuk menghadapi semua ini hanyalah Iman dan Taqwa.

Masih dalam suasana memperingati hari kemerdekaan ini, aku terima beberapa Award, diantaranya :

Award dari suzhu bites, sahabat sesama blogger angin mamiri yang selalu rajin menyapa setiap hari di blog ini. Tema Awardnya sangat relevan dengan suasana hari kemerdekaan dan postingan ini.

Tentunya sahabat sekalian sudah familiar dengan suzhu bites, terus terang aku sendiri baru berkunjung keblognya kurang lebih 3 bulan yang lalu. Postingannya yang mempunyai karakteristik tersendiri dan enak untuk dibaca membuat saya rasanya wajib untuk berkunjung ke blognya setiap hari. Makasih yah zhu..... aku seneng dan bangga bisa bersahabat sama kamu. Seneng rasanya bila suatu saat kita bisa kopdar,.... tapi aku paling takut dan alergi ama yang namanya bodyguard, apalagi kuching kutuan. Sory.... cuman becanda.

Untuk selanjutnya Award ini saya persembahkan buat sahabat :
1. Mbak Nura Aljubail
2. Susah jadi manusia
3. Quinie
4. Mbak Lala The Journey
5. Mbak Irma Duniaku.... ( Love and Life )

Award berikutnya dari Kang Komen, seorang blogger yang juga sangat rajin mangkal diblog campur sari ini. Kang Komen yang Suka masak dan seneng pada seni dan keindahan tergambar dari 4 blognya : Tukang Komen Lapar,Rahasia Payudara Indah,Moments on Pictures,Sekedar komentar

Namun ternyata untuk menampilkan ini, ada tugas yang harus dikerjakan yaitu:
Pertama harus mencantumkan link ini BLoGGiSTa iNFo CoRNeR selanjutnya disambung dengan:

Rules ( Aturan ) :

1. Link the person who tagged you ( Tautkan dengan orang yang men-tag anda )

2. Copy the image above, the rules and the questionnaire in this post. ( Copy gambar di atas berikut aturan dan pertanyaan pada postingan ini)

3. Post this in one or all your blogs. ( Posting award ini pada satu atau pada semua blog milik anda )

4. Answer the four questions following these rules ( Jawab empatt pertanyaan di bawah dengan mengikuti aturan yang ada

5. Recriut at least 7 friends on your blogroll by sharing this with them ( Rekrut sedikitnya 7 orang teman yg ada pada blogroll anda lalu berbagi award ini dengan mereka )

6. Come back to BLoGGiSTa iNFo CoRNeR ( PLEASE DO NOT CHANGE THIS LINK ) at http://bloggistame. blogspot.com and leave the URL of your post in order for you/ your Blog to be added to the Master List. ( Kunjungi BLoGGISTa iNFo CoRNeR jangan di ubah linknya ) di http://bloggistame. blogspot.com dan tinggalkan URL blog anda untuk di tambahkan pada Master List ).

7. Have fun !! ( Selamat bersenang-senang)

Questions & Your Answer ( Pertanyaan & Jawaban) :

1. The person who tagged you(Orang yang men-tag anda) Tukang Komen

2. His/Her site's title and url ( Judul situs dan url-nya) Sekedar Komentar .::. http://sekedar-komentar.blogspot.com/

3. Date when you were tagged ( Tanggal ketika men-tag anda ) : 18 Agustus 2009

4. Persons you tagged ( Orang orang yang anda tagged atau yang di beri award ) :

Award dan PR ini aku persembahkan buat :
  1. Awal Sholeh
  2. Dengan Sabar & Syukur
  3. Hilman Pribadi
  4. Metallica Source
  5. Relationshipwreck
  6. Perpajakan
  7. Dunia Sports
Itulah 7 orang sahabat yang yang aku tag untuk menerima Award International Blogger Community. Mohon maaf bila Anda sudah dapat sebelumnya.

Mari semua dengan semangat Hari Kemerdekaan yang dibarengi dengan tameng Iman Taqwa kita merdekakan diri untuk memasuki bulan ramadhan, bulan yang penuh fadhillah sehingga nantinya kita bisa melaksanakan puasa dengan jiwa khuzu’ dan tawadhu.

Merdeka…….. Marhaban Ya Ramadhan…..

Share this article :

55 comments:

  1. Pagiiii, bang Iw@n...
    sebentar lagi kita juga akan 'berperang' melawan hawa nafsu kita, semoga akhirnya kita bisa memenangkan pertarungan tsb. Amiin..

    Selamat awardnya, bang...

    BalasHapus
  2. Wah wah...kayaknya mas Iwan sedang kebanjiran award nih. Selamat ya, memang tak salah kok kalo banyak yg melempar awardnya kesini.
    Musuh yang paling dahsyat sebenarnya ada dalam diri kita sendiri, mas. Kalo kita masing2 mau berperang melawan semua kecenderungan yang jahat, maka dunia bisa menjadi damai, dan perang tak diperlukan lagi. Memang, justru itu yang paling sulit, yah?

    BalasHapus
  3. Semoga kemerdekaan ini bisa kita syukuri untuk beribadah pada Ilahi dan membangun negeri.
    _____________________________
    Salam ukhuwah BERSAMA DAKWAH

    BalasHapus
  4. selamat atas awardnya
    Ya mari kita jangan salahgunakan kemerdekaan,mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif yang berguna bagi sesama

    BalasHapus
  5. hehehe...aq jadi malu diripiu, tak deng tak dung...woke, bang iwan kpn2 kita kopdar bareng kucing berkutu hahahaha...

    BalasHapus
  6. Perang melawan hawa nafsu, ego, keserakahan dalam hidup ini akan kita lawan dalam bulan suci Ramadhan. Untuk kelengkapan puasa agar hati nurani sebagai percikan Zat Yang Maha Suci tetap jernih bebas dari hawa nafsu,mari senantiasa mengolah hati nurani ini dengan sebaik-baiknya. Di luar bulan puasa pun kita bisa mengolah hati nurani ini dengan baik. Ada buku panduannya. Silakan baca di http://www.padmajaya.com
    Telusuri daftar buku yang telah terbit, yaitu Hati Nurani dan Mengolah Hati Nurani. Ada pengantar dari website ini bagaimana Cara kita memanage hati nurani agar selalu terhubung dengan Tuhan. Sementara kesadaran fisik di mana otak sebagai panglimanya kita istirahatkan.

    BalasHapus
  7. stuju bang!! kita blom selesai berperang, contohnya berperang dgn diri sendiri, yg menjadikan kita pribadi yg tdk bagus krn kita kalah melawan hawa napsu. ketika orang sudah berada pd posisi kekuasaan, makin besar napsunya untuk menjadi lebih powerful. yg bisa mengimbangi hanya iman dan taqwa...itupun klo tdk diabaikan *cie..cie...dewasa ku*

    BalasHapus
  8. Wuih, borong award rupanya, hehehehe.....
    Dirgahayu RI ke-64.
    Merdeka..!!!

    *Telat nggak yah?? Hihihi.... :D
    Sekalian gue follow yah blog kamu :)

    BalasHapus
  9. sama2 kita berdoa buat negara kita, semoga lebih baik lagi dr hari ini. semoga kekuasaan tidak membutakan hati nurani pemimpin kita. Amin!

    BalasHapus
  10. btw, selamat menunaikan ibadah puasa buat bang iwan dan keluarga, semoga ibadah puasa kali ini bisa lebih baik dr sebelumnya. smangat!!

    BalasHapus
  11. Semoga kemerdekaan ini benar-benar memerdekakan kita semua dari semua belenggu yang mencengkeram jiwa raga, thanks udah dipajang awardnya dan udah ditag semua blogku... he..he..

    BalasHapus
  12. salam sobat
    selamat ya,atas AWARDnya semoga sobat,,sukses selalu dan terus semangat blogging.
    trims ya,, saya juga diberi AWARDnya.

    BalasHapus
  13. salam sobat
    memang sobat,,kita paling berat perang melawan kebathilan dan menegakan kebenaran, kebanyakan gampang cari kesalahan.

    BalasHapus
  14. yang penting berjuang dengan apa yang kita bisa

    BalasHapus
  15. yang penting berjuang dengan apa yang kita bisa merdeka

    BalasHapus
  16. aku berharap gak ada lagi peperangan di dunia ini.apalagi di negara kita.gak ada baik2 nya...
    salam kenal ya..
    salam merdeka

    BalasHapus
  17. Renungan kemerdekaannya mantap bro ...
    Selamat ntuk hujan wardsnya.

    BalasHapus
  18. Mantabb bang, semoga kita bisa selalu menang di setiap perang.....selamat awardnya...

    BalasHapus
  19. wah, keren awardnya. aku juga dapat award itu.

    BalasHapus
  20. Bukittinggi yaaaa.....
    Jauh bangettttt......

    BalasHapus
  21. xixixi datang belum baca tulisannya, cuman lagi bingung pe-er dari bang setiawan ntu yg mana??? coalnya ane amnesia niy bang... hohohohoho

    ma[ng]ap dah kalau gak dikerjain.... xixixixi

    BalasHapus
  22. udah ach sekarang mau baca dulu, STOP jangan ganggu aq dulu, aq tak ingin diganggu dulu..... sekarang kamu akan berubah.... halah malah nyanyi gak jelas... hehehehe ma[ng]ap bang... :D

    BalasHapus
  23. owalaahhh masih dalam tahap kemerdekaan...

    Perang, jujur banget loh bang aq suka banget dengerin jaman2 perang dulu dari orang2 tua... tp sayangnya kakekku yg dulu suka bercerita sekarnag udah tiada, jadi aq udah gak pernah denger cerita lagi tentang jaman2 kehidupan masa perang dulu...

    hmmm selamat ya bang awardnya ntu.... hehehehehe

    MERDEKA!!!! MERDEKA!!! POKOKNYA MERDEKA!!!! ACH UDAH ACH, MERDEKA YA BANG. LHOOOO.....GIMANA CARA MATIIN CAPSLOCKNYA....

    BalasHapus
  24. inget dekilnya orang yg sednag pernag, jadi inget sebuah filem yg pemeran utamanya lagi bersimbah peluh dan berminyak, jadi walaupun cakep keliatannya enggak banget. hiii...

    ewod ya? hiii aku jg dpt dri mbak suzhu ah..selamat ya bang

    BalasHapus
  25. lama tak jumpa daeng...sory juga baru berkunjung

    BalasHapus
  26. awardnya bagus...selamat yaa...

    intinya merdeka harusnya bisa damai dan sejahtera...tapi sepertinya itu belum bisa dirasain semua orang

    BalasHapus
  27. sore bang....sukses selalu ya....siiip

    BalasHapus
  28. Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh..

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    BalasHapus
  29. selamat bagi yang mendapat award

    BalasHapus
  30. waduh,.....

    banjir award nih....

    BalasHapus
  31. mengucapkan selamat berperang sebulan penuh ...

    BalasHapus
  32. Makasih awardnya mas,
    langsung aku posting nih hehe....
    pas bgt soalnya,saat aku posting ttg sepenggal cerita di hari kemerdekaan kmn ada kabar gembira dpt award dari mas setiawan,award keemerdekaan lg.

    mksh ya mas....mksh jg untuk suportnya di blogku

    BalasHapus
  33. pak iwan... makasih awardnya ya....
    maaf lahir batin juga sebelum ramadhan karena sayah sering komplen :D.
    marhaban ya ramadhan :)

    BalasHapus
  34. perang sesungguhnya adalah melawan hawa nafsu kita sendiri.

    BalasHapus
  35. Perang melawan kebathilan. Dan kebathilan itu terlalu banyak. Terorisme, narkoba, judi, kebathilan diri kita. Wah berat banget ini. Tapi ini akan menjadi tugas kita bersama. Berarti menjadi pemimpin saat ini adalah tugas yang terlalu amat sangat berat. Makanya kita sebagai warga Indonesia ikut membantu pimpinan kita dalam memberantas kebathilan. Tapi yang paling penting adalah mualilah memberantas kebathilan yang ada pada diri kita sendiri. Rubah diri kita sebelum merubah orang lain apalagi dunia...

    Salam mas...mampir ke blog kami

    BalasHapus
  36. sudah 8 windu merdeka, tapi bangsa kita belum sanggup menaklukkan tiga musuh bangsa, yakni kemiskinan, kebdohan, dan keterbelakangan.

    BalasHapus
  37. Selamat atas awardnya. Ya mari beriap untuk perang yang sesungguhnya. Marhabban ya Ramadhan. Mohon maaaf lahir dan bathin.

    BalasHapus
  38. Terima kasih awardnya bang, maaf baru sempat mampir. Kecapekan nggowes sepeda jadi jarang bw.
    Selamat ya koleksi awardnya makin buaaaanyak hehehe...

    BalasHapus
  39. wah mantap banget bang,.... hiks..hiks.. jadi ikut kebawa alur.sukses

    BalasHapus
  40. Saya terus terang lagi sedih, saya lagi merasa gundah. Apa bedanya teroris, separatis dan states terrorism. Kalau saya orang awam melihat akar katanya kan teror, berarti teroris adalah siapapun baik itu sendirian, kelompok atau negara sekalipun yang menyebarkan teror adalah teroris. Tapi kenapa "stempel" teroris hanya ditimpakan kepada umat Islam saja? Ketika para separatis OPM menembaki pekerja yang tidak berdosa di Timika, kenapa tidak di "stempel" teroris, sehingga densus 88 nggak perlu turun tangan. Ketika Israel membantai, membombandir penduduk Gaza yang tanpa dosa dan berada di tanah airnya sendiri, kenapa mereka tidak di"stempel" sebagai teroris? Ketika Amerika berdalih Irak menyimpan senjata biologis, ternyata tidak terbukti dan rakyat Irak dibunuh, gedung dihancurkan dan puing2 kehancuran itu kini ditinggalkan ditambah perang saudara, kenapa dia tidak di"stempel" sebagai teroris? Amerika di afganistan juga sama, kenapa yang di"stempel" teroris justru orang afganistan sendiri? Jika kita mempunyai nama berbau arab dan mau masuk amerika pasti akan dicek di "daftar teroris", ini dialami oleh bintang film india sahru khan.
    Itulah ketidak adalilan yang menimpa kita umat islam

    BalasHapus
  41. Sama-sama y mas...mksh jg udh koment di postingnku ^_^

    tanganku msh pegel dan sakit sebenrnya hehe...

    Mohon maaf juga mas,jika dalam komntr dan pesanku ada kalimat yg tdk berkenan ....
    smg ramadhan thn ini kita bisa menjalankannya dgn penuh keikhlasan,amin...

    BalasHapus
  42. wah, jangan sampai perang lagi deh.
    oya, saya udah pasang widgetnya. tks ya. tapi belum bisa liat hasilnya krn inet saya lemot nih.

    BalasHapus
  43. Jadi pengen ama awardnya.. hehehe.. ngarep.com

    BalasHapus
  44. MERDEKA !!

    Assalamualaikum.. (mustinya ini duluan di' ? hehehe..maap,maap..)

    ini dah datang..
    mantabb ini blog ta'.
    keren !
    Sering2 kunjungannya yah, hehee (maunyaa..)hihi..

    BalasHapus
  45. MERDEKA !!

    Assalamualaikum (mustinya ini yang duluan di' ?hehehe, biar mi nah ?)

    Yah, ini saya kunjungan balik.
    aga kareba ?
    Makasih atas kunjungannya yah,
    salam kenal.
    senang bisa berteman,hihi..

    Blognya keren, sekeren orangnya, hehe :) *gombal..

    BalasHapus
  46. Selamat atas awardny. Perang melawan hawa nafsu itu yang laing berat sampai sekarang. Pak, saya setuju banget ama tulisannya om Sugeng. Salah kaprah dalam pemberian label teroris! (duh, ko misuh2nya ama bapak?) :)

    BalasHapus
  47. makasih ya mas udah dikasih awardnya. dapet yg pertama lagi :) maap mas yah misal saya jarang mampir lagi sibuk aja neh sekarang. jarang posting.


    eh iya met menjalankan ibadah puasa yang mau tiba, mohon maap bila ada salah kata dan ucap dalam tulisan saya.

    BalasHapus
  48. Ayo Bang... kita berperang melawan kebathilan dan berjuang dalam menegakkan kebenaran...!!
    Selamat utk awardnya ya.. dan selamat menjalankan ibadah puasa... ^_^

    BalasHapus
  49. Kalau menurut saya, kebenaran itu akan berlaku relative dalam perang. Kebenaran hanya akan dimiliki oleh pihak pemenang. ya getir memang, tapi begitulah kenyataannya. hehehe

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger