Home » » KITA SEMUA KAYA

KITA SEMUA KAYA

Written By Muhammad Yuliawan on Jumat, Desember 25, 2009 | 12/25/2009

KAYA
Siapakah sebenarnya orang kaya menurut Anda?

Banyak orang mendefinisikan kaya dan miskin semata-mata dari dimensi fisik. Dari sudut pandang ini maka kekayaan diukur dari banyaknya harta fisik yang dimiliki seseorang. Padahal sesungguhnya harta yang kita miliki itu berada di luar diri kita, dan karena itu suatu ketika mereka pun akan berpisah dari kita.

Ketika meninggal dunia kita meninggalkan semua harta kita, bahkan yang belum sempat kita nikmati. Pada saat itu kita akan sampai pada kesadaran bahwa di dunia ini tidak pernah ada yang disebut hak milik, semuanya hanyalah hak pakai.

Berikut sebuah kisah yang saya terima melalui email dari Sahabat :

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.'Bagaimana perjalanan kali ini?'

'Wah, sangat luar biasa Ayah.' sahut anaknya.

'Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin.' kata ayahnya.

'Oh iya.' kata anaknya.

'Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?' tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab, 'Saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh. Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya. Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri. Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi.'

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara. Kemudian sang anak menambahkan, 'Terima kasih Ayah, telah menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita.'

~~~~ooo000ooo~~~~

Kadang-kadang kita sering melupakan apa yang telah kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini tergantung dari cara pandang seseorang.

Mungkin akan lebih baik jika kita bersyukur kepada Allah sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta apa yang belum kita miliki. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersyukur. Aamiin

Selamat berlibur.........

Share this article :

48 comments:

  1. pertamanya... benar ngga' sich...

    BalasHapus
  2. betuL bnget tu., tp skrg kbnykan org hanya memntingkan kekayaan d dunia saja tanpa memikirkan akhirat nti...
    crita'y mantab kanda.

    BalasHapus
  3. Kaya itu adalah dimana kita belaku baik maka ketika kita berlaku baik maka akan menentukan nasib kita ... Salam kenal

    BalasHapus
  4. Kaya yang sesungguhnya adalah kaya jiwa,sebanyak apapun harta belum tentu dapat membhagiakan hati kita.Jadi perkayalah jiwa kita dengan sifat2 yang mahmudah.

    Terimakasih bang Iwan atas pencerahannya seperti biasa.Selamat liburan juga ...

    BalasHapus
  5. orang kaya adalah orang yang berusaha sungguh2 dan mendapatkan apa yang sungguh2 diyakininya,hehe

    BalasHapus
  6. Pencerahan yang penuh makna, kita ambil pelajaran darinya! Trim's Bang!
    Benar juga kata mbak Ateh75 saya setuju!

    BalasHapus
  7. Postingan mantap bang. Kaya, bagi saya, dekat dengan rasa "syukur". Bila kebutuhan hakiki telah terpenuhi, dan kita selalu bersyukur, maka kita semua akan merasa kaya.

    BalasHapus
  8. Artikel yang mantap bang...dan benar sekali bang, kita harus mensyukuri apa yg ada pd kita..karena itulah kekayaan yg tak terhingga nilainya

    BalasHapus
  9. Mengamankan yang kesepuluxx..

    BalasHapus
  10. Waah.. sip mas.
    Mudah2 dg itu semua bisa menjadikan kita lebih semangat lagi. Terimakasih infonya.

    BalasHapus
  11. Posting yang bagus mas, namun sepertinya di blog saya postingan seperti ini sudah ada, cuma versi mentah aja nggak saya tambahkan tulisan-tulisan saya... hehehe...

    BalasHapus
  12. postinganku jam 4 sore nanti juga berhubungan dengan hal seperti ini bang.
    hehehehe jadi mirip bang

    berkunjung sebelum jumatan

    BalasHapus
  13. Orang kaya adalah mereka yang senantiasa merasa cukup dan selau bersyukur dengan materi yang telah diberikan oleh Allah, SWT sebagai rezekinya. Orang miskin adalah mereka yang senantiasa merasa tidak pernah cukup dan bersyukur atas apa-apa yang telah dianugerahkan Allah, SWT. Mari menjadi kaya dengan syukur yang ikhlas kepada-Nya. Itulah esensi kekayaan yang sesungguhnya.

    Artikel luar biasa, daeng. Subhanallah.

    BalasHapus
  14. Salam sejahtera buat kak Admin...

    Postingan yang sangat bermanfaat bagi kita semua.
    Menurut pendapat saya "kaya dan miskin" di hadapan Allah swt itu semua sama.

    Di katakan miskin itu kalau orang banyak harta bendanya tapi tidak pernah bersedekah.

    Di katakan kaya, walaupun hidup serba pas-pas san tapi banyak bersedekah itulah orang yang kaya.

    Kadang ada yang bertanya 'hidup sudah susah kok mau sedekah itu bagaimana?'
    ( sedekah banyak sekali caranya, bukan hanya berupa materi / uang saja. Bisa orang bersedekah dengan membantu sesama pakai tenaga, jika gak punya tenaga tersenyumpun sudah termasuk sedekah (shodakoh) ).

    Nah bisa di katakan miskin bagi jutawan jika jarang membantu dengan materi ( uang ), tenaga dan apalagi tersenyum...

    Wah maaf nih kak Am...jadi komentarnya kemana-mana.

    BalasHapus
  15. Betul mas, kaya atau tidak, itu tergantung pemikiran kita sendiri. Saat kita merasa cukup, bahagia dan bersyukur, saat itulah kita merasa kaya. Dan saat kita mau berbagi dengan sesama dari kekurangan kita, saat itulah kita kaya raya.

    BalasHapus
  16. kisah yang indah bro..............

    BalasHapus
  17. Alkhamdulillah....Makasih Bang pencerahannya...

    BalasHapus
  18. yang penting kaya hati.. good artikel!

    BalasHapus
  19. mas link sampeyan udah saya pasang ne.. silahkan cek dulu.. jangan lupa pasang balik ya.. semoga berkenan tukeran link dengan blog sederhana saya..

    http://www.emoote.com/link-exchange

    makasih-makasih

    BalasHapus
  20. wah jadi terharu habis baca artikel mas ini.. emang manusia itu sebenarnya gak ada yang kaya.. hanya Alloh yang kaya akan segalanya..
    dan apa yang kita miliki hanyalah titipan dari Alloh.. semoga kita menjadi orang yang dapat bersyukur dengan segala apa yang kita miliki..
    karena yang namanya nafsu itu gak ada ujungnya.. bukankah begitu ??

    BalasHapus
  21. boleh tukeran link kan ? link mas sudah saya pasang ne.. cek dulu http://mediajogja.com/blogroll/
    terimakasih atas kerja samanya..

    BalasHapus
  22. benar..seringkali rumput tetangga lbh hijau ya. padahal rumput kita lbh subur dan harum. tks utk renungan yg indah ini

    BalasHapus
  23. wah bner kli bang kita semuanya tuch kaya.... lanjutkan

    BalasHapus
  24. sebuah pencerahan yang mantap, Bang ...
    Kaya itu ada dalam hati, bukan di luar itu. Saat kita merasa kaya, Allah akan membuat kita nyaman dan bahagia dimanapun kita berada dalam dalam keadaan apapun kita saat ini.

    Selamat libur ...

    BalasHapus
  25. kaya itu letaknya dihati ketika kita merasa cukup qonaah dengan pemberianNya dgn mwujudkn dgn syukur.

    BalasHapus
  26. benar kita semua kaya bahkan sangat kaya, jumlahnya lebih dari segopok uang yang digenggam org dalam image diatas...

    kita memiliki kedua mata dgnx kita melihat indahnya dunia, memiliki hidung, tangan, kaki, kesehatan dan yang lebih dari itu kita memiliki iman dan islam yang kita tidak akan menjualnya dengan harga bermilyar2 rupiah atau dollar... kita sgt kaya bukan?

    BalasHapus
  27. sharing positip banget kawan. makasih.

    BalasHapus
  28. Very good blog! Seasons greetings!

    BalasHapus
  29. Gak ada kekayaan yang abadi, kita smua cuman di beri kepercayaan pada allah buat memegangnya dan ketika allah ingin mengmbilnya maka dengan hitungan detik bisa hilang..

    Nice Post, Smoga saya mendapat kan anak yang seperti itu yang bisa menangkap suatu hal jauh melebihi kita pikirkan...
    :)

    BalasHapus
  30. Thanks bang petromaknya...hehe.. Kadang saya berpikir apa yg sy tak punya, ternyata... Harus banyak bersyukur...:)

    BalasHapus
  31. betul juga neh postingannya ..kayak miskin tergantung kitanya sih..asal mau berjuang & berdoa itu kuncinya!!

    BalasHapus
  32. renungannya mantap seperti biasa om..
    sekecil itu sudah begitu cerdas ya.. bahkan melihat sesuatu dari sudut pandang lain. hebat.

    BalasHapus
  33. Sayapun membaca postingan ini sangat tersentuh

    BalasHapus
  34. Kunjungan malam Juragan
    Semoga dalam keadaan sehat walafiat

    BalasHapus
  35. melayani sesama itu memang penting

    BalasHapus
  36. Bila berkenan OM pasang link banner nya yah...

    BalasHapus
  37. Sepakat..
    Mari kita perbanyak bersyukur...
    Seperti lagunya D'masiv..
    "Syukuri apa yang ada...

    BalasHapus
  38. terkadang kita sering lupa bahwa banyak sekali nikmat yang telah dpercayakan kepada kita. kita sering mengeluh atas apa yang telah ada, padahal, banyak orang lain yang sangat membutuhkan dan belum mendapatkannya...
    nice post...

    BalasHapus
  39. wah pagi banget kanda berkunjungnya bertiga lagi bareng semua kemanakan eh iya bertambah lagi tuh keluarga yang ngeblog "lingkar cincin" Indahwati

    BalasHapus
  40. jadi inget Kisah nabi kanda yang kalau tidur kakinya mengenai dinding karena rumahnya yang sempit dan kalu berdiri kepalanya hampir mengenai atap rumahnya jadi kita harus bersyukur dengan segala anugerah Tuhan

    BalasHapus
  41. gaya hidup kita yaitu jangan membuat orang miskin cemburu dan jangan membuat orang kaya samapi mencela kita jadi pertengahan gitu om "nengok blog om"

    BalasHapus
  42. Semoga saya termasuk orang2 yang bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan...makasih pak pencerahannya...

    BalasHapus
  43. Kesehatan dan kesempatan merupakan kekeyaan yang serimg lupa kita syukuri.

    Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu bersyukur. Amin.

    BalasHapus
  44. Kak Aku Miskin harta, tapi ingin kaya hati...
    (maksudnya kaya hati itu bagaimana kak?)

    BalasHapus
  45. Gak rugi mampir kesini kalau bsia baca postingan mantap spt ini...
    Semoga kita dapat menjadi hamba yg senantiasa bersyukur... Amin.

    Nice post..!

    BalasHapus
  46. Kaya itu letaknya di hati yang bang Iwan.
    Harta ada tapi bila Hati Kikir dan enggan berbagi, Miskin kita akhirnya.

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger