Home » » RAIN WATER HARVESTING

RAIN WATER HARVESTING

Written By Muhammad Yuliawan on Minggu, Januari 24, 2010 | 1/24/2010


Sejak beberapa hari ini, nyaris setiap hari hujan turun di tempat saya, ....Bahkan tiga hari ini, setiap sore turun hujan lebat yang sering disertai petir. Hujan membuat cuaca terasa lebih dingin, setelah berbulan-bulan panas menyengat. Tunas daun mulai tumbuh, udara terasa segar, terutama di pagi hari saat kita mulai membuka pintu rumah.... para petani dibelakang rumah mulai semangat membajak sawah menyambut saat musim tanam tiba.

Postingan ini saya buat disaat hujan masih saja terus turun,... sambil memandangi percikan air hujan yang membasahi kuntum-kuntum melati yang sementara bersorak kegirangan, pikiran saya menerawang ..... akan sebuah tulisan yang pernah saya baca .

Allah SWT menciptakan air di awan. Kadang dengan mengubah udara menjadi air. Adakalanya udara membawa air itu dari laut lalu membuahi awan dengan air tersebut dan menurunkannya ke bumi dengan hikmah-hikmah yang telah kami sebutkan. Kalau saja Allah SWT menggiring air dari laut ke darat dengan mengalir di permukaan bumi, tentu tidak terjadi siraman yang meluas.

Selain itu, pasti akan merusak banyak bagian bumi. Oleh karena itu, Allah SWT menaikkannya ke angkasa dengan kelembutan dan kekuasaan-Nya, lalu diturunkan-Nya lagi ke permukaan bumi dengan penuh hikmah. Seluruh makhluk berakal tidak dapat merekomendasikan suatu usulan yang lebih baik. Allah SWT menurunkan air, dan bersamaan dengan itu, turun pula rahmat-Nya. Subhanallah...

Air hujan yang turun 5-6 bulan dalam satu tahun di kawasan kita, merupakan potensi yang sangat luar biasa. Ironis sekali bila karunia ini masih kita telantarkan. Sementara kita menyadari bahwa kondisi penyediaan air bersih negara ini mengkhawatirkan, banjir dan kekeringan setiap tahun selalu mengancam.

Air kini tidak hanya menjadi masalah bagi negara dunia ketiga, tapi juga bagi beberapa negara maju dan negara kaya seperti Arab Saudi. Cadangan air bersih negara minyak tersebut diperkirakan akan habis di tahun 2019. Satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya adalah dengan memanfaatkan penyulingan air laut.

Investasi negara ini untuk mengembangkan teknologi penyulingan air berkapasitas 160 juta meter kubik sekitar USD 1,4 miliar per tahun (1990). Penyediaan air bersih tampaknya menjadi prioritas ekonomi dan politik utama negara ini. Karena itu, informasi mengenai tingkat pengembangan teknologi air bersih menjadi rahasia negara.

Sekarang, bagaimanakah pemecahannya untuk negara-negara yang kekayaannya tidak sebanyak Arab Saudi? Teknologi penyulingan air yang mahal tentu saja tidak menjadi pilihan bagi negara dunia ketiga, seperti Indonesia.

Indonesia yang menempati wilayah dengan curah hujan cukup tinggi, yakni 2.000-4.000 milimeter per tahun, dengan rata-rata hujan tahunan 2.779 mm, termasuk negara nomor lima yang kaya air di dunia. Namun ketersediaan air yang besar ini tidak jadi berkah. Bila musim hujan, air berubah menjadi banjir. Ini karena lebih 50 persen dari 2.779 mm air hujan berubah jadi air limpasan permukaan (run off), yang tidak termanfaatkan.

Di Jepang, air hujan diberi nama air langit atau air rahmat. Memanen air rahmat di negara itu telah membudaya. Air hujan ditampung dalam tandon-tandon air, di halaman rumah, di bawah taman-taman kota, bahkan di bawah jalan layang dibangun konstruksi penampungan air hujan. Tidak ada air yang sia-sia, air buangan AC-pun bahkan dikumpulkan dan disulap menjadi sumber air bersih.

Upaya memanen hujan (rain water harvesting) di dunia internasional saat ini telah menjadi bagian penting dalam agenda global environmental water resources management dalam rangka lack of water atau penanggulangan ketimpangan air pada musim hujan dan kering, kekurangan pasokan air bersih penduduk dunia, serta penanggulangan banjir dan kekeringan.

Di India, penduduk mengumpulkan dan menyimpan air hujan dengan membangun danau buatan, kolam dan tangki air. Air hujan yang mengalir menuju laut dibendung sehingga air perlahan-lahan akan merembes ke dalam permukaan tanah, yang nantinya di musim kering dapat membasahi persediaan sumur-sumur air. Dengan cara tradisional ini, mereka dapat memenuhi kebutuhan air di musim panas bahkan sepanjang tahun.

Sebenarnya masyarakat perdesaan di Indonesia sampai saat ini masih mempunyai metode memanen hujan dengan menahan limpasan di areal pekarangan untuk meresapkan air ke dalam tanah dengan tanggul dari susunan batu bata dan tanaman mengelilingi pekarangan mereka sehingga sumur mereka tidak pernah kering.

Mengapa kita tidak memanfaatkan air hujan sebagai pemasok air di musim kemarau? Bukankah teknologi tradisional dan kearifan lokal untuk memanen hujan, pernah dan masih ada dalam masyarakat kita? Kini saatnya pemerintah mengedukasi masyarakat tentang potensi air hujan ini serta menggali dan mengembangkan metode-metode tepat guna untuk memanen hujan seoptimal mungkin.


Share this article :

77 comments:

  1. tapi terkadang masih ada aja yg mengeluh, khususnya para petani, lama musim kemarau ngeluh karena kesulitan cari air u/ mengairi sawahnya. musim penghujan tiba juga ngeluh, tanamannya kebanjiran, itu yg sering aq denger dari para etani d desa aq, kenapa manusia itu sulit u/ bersyukur atas apa yang Allah Berikan

    BalasHapus
  2. hujan adalah rahmat
    air adalah sumber kehidupan
    tapi tak banyak manusia mau mengetahui ttg itu
    mereka banyak yang menyia-nyiakan air
    membuang air setiap hari

    mari berhemat air
    mari menjaga lingkungan

    BalasHapus
  3. Awal tahun 2010 memasuki musim penharus waspada ni banjir dan hujan genteng pada bocor

    BalasHapus
  4. memaknai keindahan Alam adalah orang peka dan memiliki jiwa seni

    BalasHapus
  5. selamat sore kanda kalau di Pinrang Panas dan hujan udah lama nggak turun

    BalasHapus
  6. Semoga kita bisa memanfaatkan hujan menjadi berkah.
    Gak bisa dibayangkan jika tidak hujan hanya setahun, jangankan satu tahun 8 bulan tidak hujan saja, air sumur sudah banyak yang kering.

    BalasHapus
  7. hahahaa... kita emang banyak ngeluhnya mas.. hujan ngeluh, panas ngeluh :)

    BalasHapus
  8. hujan,...saya selalu suka hujan,meski saya takut petir.

    hemmm,tapi hari ini saya demam karena sempat kehujanan. padahal tidak sampai kuyup *_*

    BalasHapus
  9. Met hari minggu..
    mo lapor nih hehehe. link udah terpasang dengan manis..

    Sorry lagi sibuk di darat jd agak lemot masangnya.. trims

    BalasHapus
  10. Nice sharing kang ...
    Masalahnya kita terlalu dimanja dengan nyanyian " rayuan pulau kelapa " .
    Sehingga kreatifitas kita kurang hidup.
    Barangkali nih kang.

    BalasHapus
  11. Hujan adalah karunia-Nya, yang harus selalu kita Syukuri.
    Gimana kabarnya mas... sory lama gak silaturahmu kesini :)

    BalasHapus
  12. manajemen air di negeri ini masih jelek bang. karena kebanyakan bermoto ini kali bang: mengalir aja seperti air :))
    padahal air pun klo gak dikendalikan bisa berbahaya kan

    BalasHapus
  13. Air yg melimpah semoga mampu kita manfaatkan edngan sebaik-baiknya, hujan adalah anugrah dari Allah, tanpa hujan, manusia juga akan sengsara, begitu juga jika kita kelebihan hujan

    BalasHapus
  14. hujan...
    ternyata bisa banyak di manfaatkan juga...

    BalasHapus
  15. Ironis ya, negara yang berkelimpahan alamnya justru tak dapat mengelolanya dengan baik utk kesejahteraan rakyatnya. Apakah mungkin karena keberlimpahan itu yg lalu memanjakan kita sehingga kita merasa tak perlu bekerja keraspun kita akan tetap dapat hidup?

    BalasHapus
  16. Hujan itu adaLah anugrah.,
    trkadang aku snang dibuat'y. karna gara2 hujan aku tDk skolah tDur dech d rumah. (eitz ketahuan dech kLo aku suka tDur)...
    tp trkdang jg aku hujan2an tunggu_i mobiL untk k skoLah.

    BalasHapus
  17. kita negara nomor lima yang kaya air di dunia ya?biar ngga sia2 kita kudu bijak memanfaatkanya..

    BalasHapus
  18. di mataram hujannya tiap malam, malah kadang satu hari gak hujan2... uhm!

    hujannya juga gak parah2 amat, nggak bikin banjir komplek lagi, hiks! belum dapet soul nih pulang kampung (pengennya sih nonton banjir kecil2an itu hehehe)

    BalasHapus
  19. hujan adalah karunia allah, dan begitu banyak manfaat dari hujan....

    BalasHapus
  20. Air dibutuhkan dalam hidup kita, namun juga seringkali mendatangkan bencana.
    Postingan Bang Iwan semoga mencerahkan banyak orang agar lebih bisa mengelola air dengan lebih baik.

    BalasHapus
  21. Pengen sih negara kita spt Jepang. Bisa gak ya..?

    BalasHapus
  22. Semoga rakyat Indonesia semakin kreatif dan sadar akan potensi alamnya.

    BalasHapus
  23. saat ini...musim tak karuan lagi... HUtan kita telha habis bang.. :((

    BalasHapus
  24. kalau daerah saya enggk jelas..
    kadang hujan..terus tiba2 panas.. begitu jua sebaliknya..

    BalasHapus
  25. seharusnya anaa yg mohon maaf, jarang bligwalking!!!

    alhamdulillah di tempat anaa hujan justru jarang hadir menyapa, hingga mendetakkan rindu di setiap rona-rona hari...

    BalasHapus
  26. Betul Mas, potensi air hujan memang luar biasa. Sayang lingkungan kita semakin rusak, sehingga keseimbangan alam semakin terganggu, sehingga ketika musim hujan air begitu melimpah sehigga menimbulkan banyak bencana, sementara ketika musim kemarau tiba air begitu sulit kita dapatkan.
    Dulu ketika saya masih kecil, masih teringat betul bahwa ketika kemarau tiba, sungai tetap masih mengalir meskipun debitnya turun drastis, dan pada saat seperti itu musim panen ikan tiba...tapi kini hal tersebut tidak terjadi lagi. Kemarau tiba, air sungai juga lenyap, sumur galian juga ikutan kering. Rupanya kemampuan tanah untuk menyimpan air mulai terganggu karena semakin minimnya vegetasi dan daerah resapan air. Ini memang problem meluas yang harus segera diatasi.
    Trims dan salam kenal Mas!

    BalasHapus
  27. bener sekali...negara kita kaya akan hujan, kenapa tidak menampungnya untuk musim kemarau...
    kesadaran kita belum tumbuh kali yah...

    BalasHapus
  28. kalo di indonesia.. kemarau bingung,, musim hujan pun bingung.. apa ya solusinya???

    BalasHapus
  29. Semoga saja jangan hujan terus-terusan karena ntar bisa banjir...
    harus seimbang..

    BalasHapus
  30. Assalamu'alaikum,
    Semoga Bang Iwan sehat selalu.
    Bang Iwan, blognya bagus banget. Terimakasih kunjungannya ke blog sederhana saya, dan saya senang mengenal Anda.
    Banyak hikmah dan manfaat dari hujan ini. Dan banyak pula nash-nash yang menerangkan bab hujan. Saya hanya berharap negeri kita mampu memaksimalkan potensi dari hujan ini, terlebih negeri kita berada di daerah khatulistiwa.
    Ijinkan saya bertaut link ya..Bang!
    Sukses selalu buat Bang Iwan.

    BalasHapus
  31. sawah, hujan, panen, wahh,. dibalikpapan tanah lempung, jadi jarang ada sawah, metode pengairan meski tradisonal namun optimal,. bagus sekali.

    BalasHapus
  32. waktu itu juga sempat hujan badai....pohon dirumahku kuga sampai ada yg tumbang gara2 hujannya....

    tapi tetep hujan itu adalah anugrah seperti yg di bilang sobat wawank

    BalasHapus
  33. samaaaa!! di sini juga lagi doyan-doyannya si hujan turun,, tapi aku sukaaa ^^

    BalasHapus
  34. nice artikel bang..air hujan memang udah saatnya dimanfaatkan untuk berbagai hal..yang bisa membantu manusia..tinggal bagaimana cara kita untuk menjadikannya bermanfaat..sperti tulisan abang..bisa dengan cara tradisional atau mungkin yg lebih modern lagi tergantung cara kita memanfaatkanya...

    BalasHapus
  35. :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    BalasHapus
  36. Mangstaaaaaaaaaab kang Iwan.. idenya harus dikembangkan tuh..

    BalasHapus
  37. BERKUNJUNG MENYEDOT INFORMASI BERHARGA DARI SAHABAT BLOGGER.

    BalasHapus
  38. selamat pagi mas
    mencoba ping pada posting ini lewat WP tapi memang betul susah mas, ntah kalau dari blogspot, kapan-kapan dicoba dech

    salam dari pamekasan madura

    BalasHapus
  39. Ya, hujan itu anugrah dan berkah.

    BalasHapus
  40. manusia memang butuh air tp bila berlebihanpun kayanya sih tidak baik juga, semua memang akan baik bila sesuai dengan proporsinya.

    BalasHapus
  41. ....rain water harvesting...
    aku mengenal istilah ini dari salah satu job ripiuw yg pernah ak kerjakan,siapa sangka maknanya begini bang :P

    iya, memanfaatkan air hujan sebagai sumber air. perlu diadakan reboisasi ut mengoptimalkannya bukan :P

    BalasHapus
  42. wow template yang bagus n elegan kunjungan n dimohon kunjungan baliknya makasih

    BalasHapus
  43. hujan selalu bikin melow, bikin kangen rumah :D
    jujur, saya nda terlalu suka hujan kalo lagi tidak dirumah, nda tau
    kenapa, nda nyaman saja
    eh padahal hujan kan Rahmat yak (thinking)

    BalasHapus
  44. memanen hujan dengan membuat lobang biopori
    harus dilakukan

    BalasHapus
  45. Salam Takzim
    Selamat pagi, mohon izin menempatkan berita louncing blog saya yang baru, semoga berkenan
    http://isro-m.com/
    Salam Takzim Batavusqu

    BalasHapus
  46. betul jg...
    knp gag memanfaatkannya ajah yah???
    hemmm... orang slalu berfikir air hujan cmn membawa petaka saja, ya karena di barengi petir itu... hihihi...

    bicara soal petir, jdi takut nih...
    hiihihi... kaburrrrrrrrrr bang :)

    BalasHapus
  47. 3kata ajah yah : Dhe suka Hujan..
    hehehe

    BalasHapus
  48. Saat hujan rahmat memang turun juga,saat hujan sang katakpun bersuka ria,saat hujan petani tersenyum dengan semangat membajak sawahnya,saat hujan di belai rambutku saat ku baringkan kepalaku di pangkuan ibu klo berada di rumah.saat hujan di sini ku tatap tirai ku pandangi gemercik air ku pasti rindukan belaian ku pejamkan mata merasakan sentuhan tangan ibuku d kepalaku...indah...

    BalasHapus
  49. Hujan adalah anugrah yang Allah turunkan untuk muka bumi ini.
    Maka bersyukur lah kita segala yang ia berikan.
    Terima kasih ya Allah..

    BalasHapus
  50. akibat ulah manusia, sekarang hujan dan penyerapan tanah sudah tidak stabil... kalau musim hujan banjir... kalau musim kemarau kekeringan... semoga kita bisa memperbaikinya...

    BalasHapus
  51. di pamulang ngeri deh... sebelum hujan, panasnya minta ampun sekitar 1 jam.... terus langsung hujan deresssssss banget.... ngeri juga sih.... bikin sakit... Tapi puji Tuhan, aku suka banget hujan...

    BalasHapus
  52. ehm, mampir lagi nih Pak ... sekalian nyampein kalo ada award untuk Pak Guru ,,,,,

    BalasHapus
  53. Salam Kenal pak.

    Monggo Silahkan Mampir

    BalasHapus
  54. kalau jaman dulu waktu sekolah, sempat hafal bulan mana saja yang musim hujan, dan mana yang musim kemarau. tapi sepertinya jaman sekarang, rumus lama itu tak lagi bisa diandalkan.

    BalasHapus
  55. Yap, hujan adalah salah satu anugerah buat kita manusia. Coba bayangkan jika tidak ada hujan....

    BalasHapus
  56. Seharusnya memang manusia harus bersyukur atas anugrah kekayaan alam yang berlimpah bukan malah menjadi terlena dan manja...

    BalasHapus
  57. :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllll

    BalasHapus
  58. segala sesuatu jika kurang mendatangkan kesusahan dan jika berlebihan juga tentunya mendatangkan bencana.. air jika tiada maka kekeringan melanda.. sebaliknya jika kebanyakan maka banjir..
    salam sayang Bang Iwan Chayank

    BalasHapus
  59. di sini air tidak di hargai.... bikin PLTA saja ga bener.. yah jadilah kita tdk hanya krisis air tp juga krisis listrik

    BalasHapus
  60. di tempat sy.. juga masih ada budaya memanen hujan loh... lumayan ngirit air bisa buat cuci n lain2.. nyiram bunga juga.. nice posting

    BalasHapus
  61. Seandainya semua punya tandon air hujan, penghematan besar-besaran baik pemakaian listrik dan air akan terwujud!

    BalasHapus
  62. met siang. maaf baru bisa kemari, pak. sibuk banget kemarin. hujan itu anugerah lho.

    BalasHapus
  63. Subhanallah..jd inget upin ipin "air bah itu rahmat juga kah opa?"... Saya seneng bgt kalo ujan, meski rumah saya udh 3x kebanjiran januari ini hehe tetep menyenangkaan...krn bs bolos hahahaha

    Hmmm kalo aja rakyat kita disiplin dan ada program air bersih kayak di india gitu,,,,kalo aja,,,kalooo baaang?

    artikelnya menarik banget bang!

    BalasHapus
  64. Sebenarnya air bagus untuk semua. Kalian orang indonesia harus senang bisa ada banyak air.
    Asal rumanya bebas banjir......he, he, he.
    Disini di spanyol, suka ada daerah-daerah yang tidak pernah hujan (dulu si hujan, tapi sekarang.....), jadi kebon-kebon kerin sekali.
    Salam kenal

    BalasHapus
  65. bener tuh sob.. daripada disini di jakarta air ujan bikin banjir, mendingan dipanen aja.. :D

    BalasHapus
  66. hujan itu rahmat, rejeki. harusnya dipergunakan sebaik baiknya yaa...
    ide bagus tuh, air hujan yang berlimpah saat musim penghujan, sebaiknya ditampung untuk musim kemarau nanti.
    caranya?? hehehee

    BalasHapus
  67. Apakah mungkin karena keberlimpahan itu yg lalu memanjakan kita sehingga kita merasa tak perlu bekerja keraspun kita akan tetap dapat hidup?
    Colon Cleanse

    BalasHapus
  68. tapi sepertinya jaman sekarang, rumus lama itu tak lagi bisa diandalkan.
    Acai Berry

    BalasHapus
  69. kira2 bisa ga yah nanti bensin diganti dgn air.. hehe.. (maaf klu ndak nyambung)

    BalasHapus
  70. hujan to anugrah yang maha kuasa...kita harus bersyukur ada hujan yah...banyak lho manfaat hjan toch ya kan?

    BalasHapus
  71. hujan itu adalah anugrah,,,,jadi jangan menyesal kalau ada hujan turun.

    BalasHapus
  72. hutan, angin, panas,udara, semua adalah anugrah sang kholiq yang tak henti2nya harus kita syukuri,, artikel yang menarik , good luck.......

    BalasHapus
  73. tapi terkadang masih ada aja yg mengeluh, khususnya para petani, lama musim kemarau ngeluh karena kesulitan cari air u/ mengairi sawahnya. musim penghujan tiba juga ngeluh, tanamannya kebanjiran, itu yg sering aq denger dari para petani di desa aku, kenapa manusia itu sulit u/ bersyukur atas apa yang diberikan tuhan ke kita yaw,, hhuuffzzz,,,,,,

    BalasHapus
  74. keren banget picturenya alami atau fothoshop ya ???

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger