DALIH PEMBUNUHAN MASSAL

Written By Muhammad Yuliawan on Sabtu, Januari 30, 2010 | 1/30/2010

Kick Andy
Yang namanya pelarangan penerbitan buku atau bredel sejak jaman orde lama, orde baru hingga reformasi di tanah air sebenarnya masih terus berlangsung. Hanya saja cara dan modusnya agak sedikit berbeda. Ketika era orde lama dan orde baru pemerintah langsung dengan terang-terangan melarang terbit buku yang dianggap bisa meresahkan masyarakat atau berbau SARA.

Namun pada era reformasi yang katanya “terbuka” pelarangan atau pembredelan buku toh masih banyak dijumpai. Walau aturannya agak longgar, buku memang bisa beredar, namun secara tiba-tiba buku menghilang dari rak-rak toko buku. Tentu saja kejadian ini banyak menimbulkan rumor dan spekulasi.

Yang unik adalah ternyata pemerintah sampai sekarang masih “trauma” atau sedikit “paranoid” pada setiap bentuk penerbitan buku yang berbau haluan kiri alias komunis. Apa saja yang ada nuansa komunis walau itu hanya berbentuk simbol atau gambar tak ada ampun, buku itu langsung dilarang beredar.

Kejaksaan Agung baru saja melarang peredaran 5 buah buku yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Tentu, kontroversi pun tak terelakkan. Isu ini juga baru saja dibahas di program ‘Kick Andy’ Metro TV semalam yang bertajuk "MENGAPA MEREKA DIBUNGKAM?".

Dari semua buku ‘terlarang’ itu, saya tertarik dengan ‘Dalih Pembunuhan Massal’ yang mengupas gerakan 30 September dari sisi analisa sejarah. Sang penulis, John Rossa, mengaku bahwa bukunya ditulis dengan metode ilmiah yang benar. Jadi, pembredelan tersebut sungguh mengejutkan.

Saya seakan-akan masih hidup di masa Suharto ketika semua barang cetakan disensor, ketika mahasiswa dituntut ke pengadilan karena membaca buku-buku Pramoedya Ananta Toer..

Padahal buku ‘Dalih Pembunuhan Massal’ telah diakui sebagai salah satu buku terbaik di bidang ilmu sosial. Buku ini terpilih sebagai tiga buku terbaik di bidang ilmu-ilmu sosial dalam International Convention of Asian Scholars, Kuala Lumpur, 2007.

Uniknya, mungkin karena saking kesalnya, sang penulis kemudian memutuskan untuk membagi buku tentang G30 S ini secara gratis lewat internet.

Ingin membaca buku ‘Dalih Pembunuhan Masal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto’ karya John Rossa?

Ini linknya, tinggal download saja:


Download e-book versi asli (bahasa Inggris):
Pretext for Mass Murder

Versi Bahasa Indonesia:
Dalih Pembunuhan Massal: G30S dan Kudeta Suharto

Kita bisa ikut menelaah dan menganalisa, apakah memang pantas buku ini diberedel. Karena ini aslinya memang buku berkualitas, tidak kacangan.

Hehe, jarang2 kan bisa dapat buku gratis yang berkualitas..

~~~~~~~~~~0O0~~~~~~~~~~

Informasi Buku
Judul: Dalih Pembunuhan Massal Gerakan 30S dan Kudeta Suharto
Diterjemahkan dari: Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement and Suharto’s Coup d’Etat in Indonesia
Penulis: John Rossa
Penerjemah: Hersri Setiawan
Penerbit: Institut Sejarah Sosial Indonesia dan Hasta Mitra, 2008
Tebal: xxiv+392 halaman

========================

Sumber :

  1. http://kickandy.com/theshow/2010/01/29/1780/1/1/1/MENGAPA-MEREKA-DIBUNGKAM-
  2. http://tipsdaninformasi.dagdigdug.com/index.php/2010/01/buku-dalih-pembunuhan-masal/
Share this article :

42 comments:

  1. Thanks review bukunya Bang.... Perlu di kaji neh...

    BalasHapus
  2. Selalu Mantab Bang reviewannya... Siipz!

    BalasHapus
  3. Hmm...kick Andi emang selalu menyuguhkan hal yang sedikit kontroversial dan berani
    thanks infonya ya bang, aku juga sering baca situsnya bang andi
    tulisannya bagus

    BalasHapus
  4. Kang setiawan!

    Lama sekali tak jumpa!

    Salam saja deh dari Fauzan, bocah magetan.
    Sukses selalu


    Postnya hebat, kang...
    menarik

    kick andy memang unik dan lain

    BalasHapus
  5. penasaran sama bukunya...

    BalasHapus
  6. Terimakasih ink downloadnya, bang.

    BalasHapus
  7. bagus isi blognya bisa menambah pengetahuan saya ...terima kasih

    BalasHapus
  8. Thx linknya pak!
    Saya mau baca juga isi bukunya kayak gmn...

    BalasHapus
  9. Semua buku boleh beredar, tapi jika menyangkut kritik pedas terhadap rezim, jangan harap deh bisa aman...

    Makasih infonya mas...
    Met berakhir pekan n salam buat keluarga

    BalasHapus
  10. Terimakasih pak atas downloadnya. Jarang dapat buku gratisan

    BalasHapus
  11. wah bukunya gratis ya.. ijin unduh....

    BalasHapus
  12. kalau itu sama artiny mematikan kreatifitas. seharusnya dengan adanya buku2 itu jd bisa lebih tau sejarah, dan pemerintah g harus menarik buku tersebut, yg penting d lklihat dandipahami dulu isi bukunya bukan dilihat dr judulnya, Don't look at the cover but look at the content's

    BalasHapus
  13. Blog yang Cantik
    dah aku add bozz… Tens

    BalasHapus
  14. langsung sedot bang iwan...
    perkenalkan juga blog baru saya...

    BalasHapus
  15. zaman ini masih ditemui pengekangan terhadap kebebasan berekspresi,,

    BalasHapus
  16. Di Negeri ini Kebebasan berpikir kok selalu di halangi? Aneh! Pembredelan itu bertentangan dengan UUD '45 dan HAM kan mas? Aku donlut juga bukunya. Trims ya.

    BalasHapus
  17. waduh pasti pelakunya sangat kejem ya kang

    BalasHapus
  18. nicepost bang.... izin sedot yah..
    tapi nunggu koneksi stabil nih.. :D
    maklum akhir bulan... hohoho...

    BalasHapus
  19. Ini yang namanya kreatif, dibredel jadikan saja postingan...beres! Ijin download!

    BalasHapus
  20. Jaman sekarang nggak ada bedanya sama jaman Pak Harto. Nggak ada kebebasan berekspresi.. Capek deh.

    BalasHapus
  21. nice info, sejarah harus di luruskan

    BalasHapus
  22. waduh,siapa yang tertarik mbca yang ingris...? hehehe

    BalasHapus
  23. Pembunuhan Massal.. seram banget.. tidak berhati nurani!

    BalasHapus
  24. nggak tahu kenapa yah sekarang kita jalan mundur malah mau kembali kesituasi yang dulu lagi

    BalasHapus
  25. ia nih tambah banyak buku yang dilarang akankah kita kembali ke titik nadir tak tahulah ditivi tambah banyak orang yang pintar ada yang mengganggap remeh orang yang berdemo katanya itu cuma segelintir orang , betul-betul tidak sopan tidak menghargai aspirasi rakyat kecil ya mbok dihargailah dan ditanggapi dengan elegan jangan menunjukkan diri sebagai politikus yang memang berpikiran picik

    BalasHapus
  26. Bersama komen ini kami mohon info dan masukan pada blog kami yang saat ini sedang sakit, mungkin diantara teman nara blog punya solusi dan obatnya

    Terima Kasih

    Salam Hangat

    BalasHapus
  27. hehehe..ma kasih bang Iwan yang baik

    BalasHapus
  28. Mudah mudahan liburannya menyenangkan
    salam sayang dari bandung

    BalasHapus
  29. wah info yg sangat bermanfaat, btw menyangkut masalah pembredelan emang sangat aneh, padahal sudah ada UU kebebasan pers...n kalau memang gak boleh seharusnya pemerintah memberikan alasan yang kuat dan diketahui semua orang :)

    BalasHapus
  30. langsung ke te ka pe bang
    mo ngembat buku bagus

    BalasHapus
  31. waduh...serem juga ya >.< *lagi mikir mo baca bukunya ato enggak nih** daku memilih baca komik aja deeeeeeeehhhhh. takut baca yang serem2 gitu.

    salam kenal kang

    BalasHapus
  32. Ide hebat atas link downloadnya, bisa membuat bangsa ini semakin pintar dan bermutu...

    BalasHapus
  33. Wah...bener tuh pak, jarang2 dapat buku gratisan...sering2 aja..he..he
    Makasih infonya pak...

    BalasHapus
  34. aku baru nyampai halaman 100 bacanya, tebel banget 400-an halaman :) tapi bahasanya menarik, sumber referensinya banyak dan betul2 karya ilmiah menurutku. karena berdasarkan penelitian juga. sayang banget nih di bredel...

    BalasHapus
  35. Wah, sungguh menedihkan yah Pak.. Sayang sekali. Padahal, seharusnya seburuk2 apapun, sejarah harus diperlihatkan. Jadi penasaran Pak, pengen download juga :)

    BalasHapus
  36. memang orang kalu sudah berbuat kesalahan dia mau berdali , mau menyangkal , gitulah manusia

    BalasHapus
  37. terkadang dalih pembuhuhan pendidikan seperti itu untuk menutupi jejek kebohongan dan konspirasi jahat, sekaligus untuk pembodohan masal bro.....ditunggu kunjungannya

    BalasHapus


KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI

MOHON MAAF, KOMENTAR YANG MENGANDUNG LINK TERPAKSA SAYA HAPUS.

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : METROLISA
Copyright © 2013. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger