Home » , , , , , » Debut Valentino Rossi dengan Ducati

Debut Valentino Rossi dengan Ducati

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, September 23, 2010 | 9/23/2010



Valentino Rossi akan melakukan debutnya bersama Ducati di arena MotoGP pada 20 Maret 2011 di Qatar. Setelah itu, para fans setia "The Doctor" di Eropa akan melihat aksi pembalap Italia tersebut bersama "Si Merah" pada 3 April saat GP Spanyol di Jerez. Ajang ini akan menjadi awal balapan di "Benua Biru".


Kalender MotoGP 2011 akan diluncurkan pada pekan ini setelah ada perubahan terakhir yang dibuat untuk jadwal Formula One (F1). Perubahan kalender F1 memberikan dampak tiga hari kepada MotoGP. Le Mans yang merupakan salah satu seri dari ajang tersebut harus dipindahkan.

Untuk musim depan, para kontestan MotoGP kembali melakoni 18 seri balapan. Namun, India dan Abu Dhabi diharapkan sudah bisa masuk dalam kalender 2012 adu kecepatan "kuda besi" ini.

Profil Valentino Rossi

Valentino Rossi (lahir di Urbino, Italia, 16 Februari 1979; umur 31 tahun) adalah seorang pembalap di kejuaraan grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier.Ia adalah salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa, dengan 9 gelar Juara Dunia.

Menurut majalah olah raga terbitan Amerika, Sports Ilustrated, Rossi adalah salah satu olahragawan bergaji terbesar di duunia, ia diperkirakan digaji $34 juta pada 2007. Putra dari mantan pembalap GP 250 cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya.

Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan tujuh kali di kelas puncak, 500cc dan MotoGP

Setelah ayahnya, Graziano Rossi, Rossi memulai balapan di Grand Prix pada 1996 untuk Aprilia di antara 125 cc kategori dan memenangkan Kejuaraan Dunia pertama tahun berikutnya. Dari sana, ia pindah ke kategori 250cc dengan Aprilia dan memenangkan 250cc Kejuaraan Dunia pada tahun 1999. Ia memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc dengan Honda pada tahun 2001, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga dengan Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan melanjutkan kemenangan beruntunnya dengan memenangkan kejuaraan dunia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mempertahankannya di tahun 2009.

Rossi adalah yang pertama dalam klasemen terbanyak memenangkan perlombaan dalam sejarah 500 cc / MotoGP, dengan 77 kemenangan, dan kedua di sepanjang masa menang klasemen keseluruhan dengan 103 menang balapan.

Rossi memang dilahirkan untuk menjadi pembalap, Ia tumbuh dilingkungan yang sangat mendukung kariernya. Ayahnya, Graziano Rossi adalah seorang pembalap besar dimasa ’70-an. Otomatis ia besar dilingkungan yang kental atmosfer balap. Ketika anak-anak seusianya asyik dengan mainannya, Rossi bermain dengan motor balap sungguhan di tengah paddock pembalap ternama Luca Cadalora ataupun Loris Reggiani.

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim bekas Doohan, yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini buat Rossi sungguh tak masuk akal, menurutnya ia tak bisa membayangkan membalap tanpa merasa fun, kemudian waktu ia mulai menang, ia bertekad untuk merayakan besar-besaran, menurutnya ia cuma ingin melakukan sesuatu yang baru, menunjukkan emosi memenangkan balap.

Sejak saat itulah, pesta kemenangan jadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Dengan aksi-aksinya, Rossi bagaikan magnet yang menarik orang untuk menonton GP.

Para pecinta GP tentu masih ingat akan aksinya memboncengkan fansnya yang berkostum ayam berkeliling sirkuit, aksinya memboncengkan fans yang berpakaian dokter, ia juga pernah membonceng angka satu raksasa sebagai simbol juara dunia, juga aksi wheelie dan burnout nya yang sudah tak terhitung setiap memperoleh kemenangan. Ia juga kerap memberikan kneepad atau topi nya kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium. “Valentino itu petarung hebat. Tetapi ia juga tahu kalau kita berada ditengah bisnis hiburan. Jadi ia juga suka menghibur,” kata Burgess.

Photobucket


Dalam perjalanan balapnya Rossi kerap berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu.

Rossifumi Julukan Rossi yang diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe yang saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan dan Kevin Scwantz dikelas 500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda tim namun satu grafis,yaitu dominasi warna biru.Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

Valentinik Julukan ini berasal dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.

The Doctor Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan eksperimen gila, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia.”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,”ucapnya.

Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para dokter. Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan. “Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”

Apakah nantinya setelah menunggangi si Merah julukannya akan berubah lagi? kita tunggu saja.


Share this article :

17 comments:

  1. Aku mengamankan yang pertama dulu yah...
    Aku senang nonton kalau Rossi lagi di Sirkuit.
    Tapi jagoan saya Om Lorenzo.

    BalasHapus
  2. semoga debutnya berjalan dengan baik

    BalasHapus
  3. Aku sangat mendukung jagoanku the doctor, dia memang pembalap yang mempunyai skil berbeda dengan rider lain. Apalagi kalau di trek yang berbelok-belok Rossi benar-benar jago disitu. Bergabung di team Ducati pasti tambah hebat, Aku akan selalu mendukung Vale .

    BalasHapus
  4. setelah sekian lama dengan biru-biru, sekarang berubah jadi merah-merah deh si Rossi :D

    BalasHapus
  5. Keren. Rossi emang asyik. Prestasi dan semangatnya layak jadi inspirasi

    BalasHapus
  6. Valentino rossi memang jago ngebut,gagas semua juara bang jangan taku ama orang lain di ducati nanti.

    BalasHapus
  7. aku juga suka banget dgn si doctor ini, memang dia hebat dan pantas selalu jadi juara .
    salam

    BalasHapus
  8. ini udah aman keknya bang
    ga redirect lagi

    semoga aman selalu

    BalasHapus
  9. kunjungan malam jumat ... pakabar Bang

    BalasHapus
  10. Tak ada lagi yg bisa dikatakan tentang Rossi. Dia jelas pembalap paling hebat di MotoGP. Tapi kehebatannya itu bukan karena jumlah kemenangan saja, tapi memang skill dan kematangan mentalnya terlihat di tiap balapan. Bahkan pada saat ia tak mungkin menang. Mentalnya memang mental juara. Tak sabar mengikuti kiprahnya di Ducati. Kalo gak salah, masih tetap duet sama Burgess kan ya?

    BalasHapus
  11. Jadi g sabar mlhat rossi main memakai motor asal italia juga..

    BalasHapus
  12. bener bgd wez
    ntr motogp jd ga membosankan kyk taun ini
    BT nontone

    BalasHapus
  13. Saya dah gak sabar liat Rossi pakai Ducati .... ayo libas Lorenzo ... Stoner, Pedrosa

    BalasHapus
  14. mudah2an masih bisa tetap berjaya rossi

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger