Home » , , » Surat Balasan Untuk Putri Nurdin Halid.

Surat Balasan Untuk Putri Nurdin Halid.

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, Februari 24, 2011 | 2/24/2011

Pada postingan sebelumnya yang berjudul Surat Dari Putri Nurdin Halid yang sempat menjadi kontroversi di beberapa media termasuk dunia maya tentunya. Banyak tanggapan mengenai surat tersebut. Kadir Halid saudara dari Nurdin Halid bertindak sebagai juru bicara keluarga buru-buru membantah .

Kadir mengatakan surat elektronik yang dimuat di media online adalah berita bohong atau hoax. Surat itu adalah rekayasa dari pihak-pihak tertentu untuk memperkeruh suasana. "Isinya memang pembelaan, tapi sebenarnya itu bertujuan menjelek-jelekkan dan menjatuhkan Nurdin," kata Kadir Halid yang juga Ketua Pengda PSSI Sulawesi Selatan.

Menyikapi surat bohong itu, Kadir Halid tak akan mengambil langkah hukum pada penyebar kabar bohong itu. Ia menambahkan keluarga hanya akan fokus pada tuntutan hukum yang dialamatkan pada Menteri Negara Olah Raga A. Alifian Mallarangeng. Tuntutan diajukan, sebab Alifian dinilai melakukan upaya provokasi ke publik agar berunjuk rasa memprotes langkah Nurdin yang maju sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.

Belakangan baru terkuak bahwa Tulisan tersebut dibuat dan ditayangkan Kompasianer Iman Phurawinata. yang langsung menyebar lewat jejaring sosial dan, hingga saat ini, sudah dibaca oleh sedikitnya 75 ribu orang. sekitar pukul 11 pagi tadi, Iman mengakui tulisan itu hanyalah prosa satire. Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia, satire adalah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang.

Sebelum pembuat Satire ini terkuak, Seorang Kompasianer Bubup Prameshwara langsung menanggapi surat tersebut secara frontal. Sungguh kebetulan karena dalam surat balasan yang dibuatnya menggunakan kata “Teruntuk Yth (ngakunya) Putri Nurdin Halid”. Adapun isi surat tersebut adalah :


Teruntuk Yth (Ngakunya) Putri Nurdin Halid
Menarik sekali surat dari anda, mbak. Terlihat sekali bahwa anda sangat mencintai ayah anda (dan harusnya begitulah seorang anak bersikap kepada orang tuanya)

Tapi sejujurnya kita janganlah buta mata hati kita terhadap apa yg terjadi. Pro-kontra adalah hal yg biasa (temen saya dulu yg copet aja juga punya banyak temen, baca : pro). Gk ada salahnya anda memperhatikan apa yg terjadi dewasa ini, mungkin juga memperhatikan saya yg “kere” ini (tapi saya bangga, inilah hidup saya)

1. Saat (alm) ayah saya judi, karna gk kuat melawan dengan perbuatan maka saya lawan dengan sikap. Dan itulah cara saya berbakti.

2. Antv, tv0ne, vivanews.
Pernahkah memberitakan antusias masyarakat dengan hadirnya LPI ?
(malah yg ada memberitakan tentang wasit di skors, tim dicabut haknya, surat “FIFA”, menghalangi transfer pemain, mengancam deportasi, dll)

3. Kalo benar-benar “cahaya agama” bisa gk mengartikan kalimat ini :
“The members of Executive Committee… must not have been previously found guilty of criminal offense”

4. Bukan koruptor bisa jadi patokan bahwa yg hadir dalam pernikahan itu banyak ?
Jangan salah, mafia kalo anaknya nikah, yg hadir juga banyak loh mbak. Ditingkat lokal saja bandar judi juga pesta pernikahan anaknya diadakan besar-besaran (bahkan orang-orang penting juga banyak yg hadir)

5. Gk ada yg mau punya istri anak koruptor ?
Jangan salah, sekelas copet atau maling ayam aja juga punya anak, istri, mantu, besan.

6. Nugraha Besoes, Nirwan Bakrie royal kepada ayah anda ?
Jangan lupa mbak, semua penjahat paling hebat di dunia sekalipun pasti punya “tangan kanan”

7. Kalo benar “cahaya agama”, bagaimana seandainya kalau rakyat bawah (suporter) menuntut ayah anda mundur ?
Khalifah itu harus mengayomi kaumnya lho, bukan mengayomi “kroninya”

8. Mbak punya TV kan ?
Coba lihat Lensa Olahraga, ada gk liputan pertandingan LPI ?
(pembodohan, pembunuhan karakter)

9. Mbak punya HP kan ?
Coba klik vivanews, ada gk liputan pertandingan LPI ?
(lagi lagi intervensi media)

10. Kenapa LPI ilegal ? (versi PSSI)
Karena LPI tidak mendapat ijin dari PSSI.
Kenapa tidak dapat ijin ?
Apakah karena LPI tidak memberikan “fee” kepada PSSI ?
Kenapa ada Coppa Indonesia ?
Karena Coppa Indonesia memberikan “fee” kepada PSSI.
Kenapa PSSI merasa terancam dengan hadirnya LPI ?
Karena LPI lebih profesional tanpa mengandalkan APBN dan APBD dari klub yg notabene membantu “menyuburkan” neraca R/L PSSI.

11. Mbak, kenapa ayah anda gk mau PSSI dipimpin oleh George Toisutta atau Arifin Panigoro ? Padahal jelas program mereka untuk memajukan persepakbolaan Indonesia sangat nyata. Koq lebih memilih status quo ya mbak, apa karna ayah anda tidak punya “kekuasaan” lagi, keluarga anda gk bisa hidup ? (buktikan)

12. Ayah anda selalu menggunakan kata “demokrasi” dalam berbagai kesempatan. Apakah salah bila saya mengartikan demokrasi adalah :
Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat ?
(karena ini konteks sepakbola, maka rakyat disini adalah suporter dan masyarakat pecinta sepakbola)

13. Ayah anda selalu menggunakan kata “statuta” dalam berbagai kesempatan. Tapi koq kenapa “statuta” yg dimaksud hanya untuk kepentingan pribadi dan golongannya, mereka-reka statuta agar mengganjal pihak laen, mereka-reka statuta agar bisa memuluskan diri sendiri.

Sekian dulu mbak, saya gk mau mempermasalahkan pihak pengadilan Samarinda yg telah mengganjal ayah anda, silahkan berjalan karna itulah proses hukum. Sampaikan salam saya kepada ayah anda, terimakasih telah memimpin PSSI selama 2 periode ini dengan segala baik & buruknya.

Jangan jadikan PSSI sebagai ajang kekuasaan, jadikan PSSI sebagai wadah untuk memajukan persepakbolaan Indonesia.

BRAVO SEPAKBOLA INDONESIA



DAPATKAN HADIAH MENARIK DARIPhotobucket
Share this article :

20 comments:

  1. Mantap deh surat balasannya. Ngena banget.

    BalasHapus
  2. hayo..baca tuh baca biar pada mikir tuh pengurus PSSI yang ngakunya demokratis, AKU DUKUNG TIMNAS BUKAN NURDIN NYA. titik

    BalasHapus
  3. Kedua surat itu... munculnya dari Kompasiana ya Bang..? Tapi karena dari rubrik fiksi, jadi ragu deh akan kebenarannya.

    BalasHapus
  4. Surat jawaban untuk yang (ngaku) sebagai anaknya Nurdin Halid benar2 menohok..!

    BalasHapus
  5. Semua bicara tentang Nurdin Halid dan 'anaknya'....

    BalasHapus
  6. Ada surat ketiga gak ya..? hehehe

    BalasHapus
  7. This was really helpful information on condos… I found that this site http://www.condocompare.com/OR/Portland-condos/Jefferson-Condos.aspx had interesting information as well. Thank you.

    BalasHapus
  8. Tambah ramai saja, sepi prestasi. Pas isi balasannya!

    BalasHapus
  9. Hanya waktu yang bisa menjawab, siapa yang salah dan benar pasti akan ketahuan

    BalasHapus
  10. bravo Sepak bola Indonesia.!!!

    Smga PSSI bisa mjd lbih baik..!

    BalasHapus
  11. cari sensasi aja nurdin tuu ; (

    BalasHapus
  12. nice..
    sempatkan mengunjungi website kami http://www.hajarabis.com
    sukses selalu!

    BalasHapus
  13. Ternyata putri nh akan mengajukan somasi, kesiapa !

    BalasHapus
  14. waduh gara-gara bola jadi rame gini yach....:)
    bravo sepakbola indonesia...

    BalasHapus
  15. simpel buat NH: Anda itu gak ada apa2nya dibanding Suharto apalagi Husni Mubarak. Segeralah turun, jangan menunggu orang lain yang memaksa anda untuk turun!

    BalasHapus
  16. seru, seru, jadi kayak nonton sepak bola.
    surat balasannya mantep :)
    salam

    BalasHapus
  17. yah semoga saja ada perubahan sikap dari kejadian ini

    BalasHapus
  18. Moga aja cepet ada penyelesainnya

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger