Home » , » Akankah Paripurna Berubah Jadi Pariporno?

Akankah Paripurna Berubah Jadi Pariporno?

Written By Muhammad Yuliawan on Sabtu, April 09, 2011 | 4/09/2011

Integritas DPR yang kini ngotot membangun gedung mewah benar-benar kian hancur. Skandal demi skandal, mulai korupsi hingga menonton video porno saat rapat paripurna, terus dilakukan anggota dewan terhormat itu.

Anggota
DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Arifinto boleh jadi iseng saat membuka video porno saat mengikuti rapat paripurna DPR. Sayangnya, keisengan itu tertangkap oleh mata jeli pewarta foto Media Indonesia Mohamad Irfan.


Kejadian ini mengundang berbagai kecaman. Salah satunya terlontar dari Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan. "Masya Allah! Pertama menurut saya, DPR adalah dewan terhormat. Mereka membicarakan kepentingan bangsa. Tapi sikap seperti ini menunjukkan degradasinya institusi DPR," jelasnya.

Bukan hanya tidak etis, perbuatan tersebut juga dinilai mempermalukan diri sendiri. Terlebih, hal itu dilakukan di Ruang Sidang Paripurna DPR RI. Demikian komentar Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung seperti ditulis di akiun Twitter miliknya.

"Malu banget.. Ada sidang Paripurna koq nonton film Porno.. Jangan sampai sidangnya jadi Pariporno," tulis Pramono Anung di akun Twitter @pramonoanung.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan terkejut dan merasa miris dengan kasus anggota DPR yang mengakses kandungan pornografi saat rapat paripurna di Gedung DPR, Jumat (8/4/2011). Menurut Tifatul, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut. "Dari mana sumber, asal-usulnya, kami bisa lacak itu," ujar Tifatul.

Tifatul menyayangkan perilaku anggota DPR tersebut, apalagi tengah menjadi sorotan serius di tengah masyarakat. Ia khawatir, kasus tersebut menambah citra negatif bagi DPR.

Tifatul juga mengingatkan agar semua pihak taat aturan, bahwa Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) menegaskan ancaman hukuman pidana penjara enam 6 tahun hingga 12 tahun bagi penyebar kandungan pornografi di internet.

"Menurut pengakuan anggota DPR yang bersangkutan, dia dikirimi e-mail. Pas dibuka ternyata konten porno, langsung dihapus. Nah, kami bisa selidiki, jika yang bersangkutan dikirimi, berarti beliau korban. Tetapi kalau aktif mencari-cari, berarti dia salah," tutur Tifatul.

Namun, Menkominfo tidak mau berspekulasi mengenai kemungkinan adanya jebakan politik. Menurut dia, hal itu bisa saja terjadi, tetapi Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak akan masuk ke ranah itu.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti berkampanye mengenai kandungan positif bagi pengguna internet. "Kuncinya ada pada masyarakat pengguna sendiri. Harus ada kesadaran untuk menggunakan internet untuk hal-hal positif. Meskipun 90% lebih konten pornografi sudah diblokir, tapi namanya teknologi tentu bisa diakali. Jadi masyarakat sendiri harus sadar," ujarnya.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif meminta DPR membuktikan lembaga mereka bermartabat. Salah satu cara pembuktian, kata dia, menindaklanjuti secara serius kasus ini.

Martabat dewan dipertaruhkan sebab skandal demi skandal terkuak, mulai kasus korupsi, skandal seks, hingga terakhir nonton video porno saat paripurna.

Kalau wakil kita mulai keranjingan situs porno........ Apa kata Dunia??????


Source Gambar : http://nasional.kompas.com



DAPATKAN iPad 2 GRATIS DARI
Photobucket
Share this article :

13 comments:

  1. anggota dewan memalukan,penyuka lendir x

    BalasHapus
  2. Saya kok melihatnya dari sisi yang lain. Terus terang saya ikut sedih dengan kondisi itu.

    Tapi saya mengibaratkan orang semacam anggota DPR kan pasti membagi email secara terbuka. Mau nggak mau ada orang iseng yang mengirim hal-hal yang sifatnya iseng termasuk gambar gambar yang tidak pantas.

    Dalam dunia perblogeran pun banyak blogger yang marah-marah krn kedatangan tamu para spammer maupun komentator yang tidak bertanggung jaweab. Tentu saja kita sebelum menghapus ulah para spammer ya kita lihat dan kita baca dulu, barulah dihapus.

    Si anggota dewan itu kan mungkin seperti itu.

    BalasHapus
  3. apapun alasannya, sungguh memprihatinkan anggota dewan kita yang terhormat ini.

    salam hangat, bangauputih ^_^

    BalasHapus
  4. kalau menurut saya kirim lewat email tidak usahlah dibuka kalau masih sidang kecuali kalau telpon mungkin

    BalasHapus
  5. bikin miris neh dpr... iiiihhhhhh

    BalasHapus
  6. iya gan,,,gk malu ya.. sama tetangganya...

    tapi hebat gan,,,,bisa terkenal.....

    salam bergabung gan,,,

    ni blog ane..pengen dikunjungi banyak gimana gan
    ane masih newbie

    BalasHapus
  7. anggota FPR banyak yg gak becus ya
    pengen rasanya Rusa gantiin

    Sidang Pariporno =))

    BalasHapus
  8. esek esek aja kerjanya wakil rakyat kita.. !

    BalasHapus
  9. Mungkin untuk menghilangkan stres tapi dilakukan dengan cara lihat porno jadi keterusan he he

    BalasHapus
  10. Astaghfirullahalaziim.... belum lama ini pak camat nonton BF sekarang ada lagi Bapak anggota DPR, ternyata iman nya para pejabat yang dihormati, dibanggakan, dikagumi ternyata eh ternyata... sangat memprihatinkan, pakaian necis, hidup mewah, fasilitas dicukupi hasil dari uang rakyat yang berbaik hati diberikan kepada para pejabat ternyata hanya untuk nonton pilem BF. apalagi dari partei yang agamis.... xi xi xi MEMALUKAN.....

    cara berpakaian, cara berbicara, cara bergaul dan sopan santun menunjukkan kepribadian orang itu sendiri. maka berhati-hatilah, karena anda selalu diperhatikan oleh MASYARAKAT

    trims atas infonya, sukses selalu n TETAP SEMANGAT.

    BalasHapus
  11. harusnya lagi sidang/rapat penting tidak usah terima terlpon/sms,MATIHAN SAJA HANDPHONENYA

    BalasHapus
  12. yah sekaramh itu anggota DPR masih kelakuan nya begitu apalagi masyarakat nya, aku gak pernah denger pemimpin di luar negri kaya begitu cuman di INDONESIA doank yang kaya begini, kacau juga yh ,,

    BalasHapus
  13. Anggota DPR yg tidak beradab ya begitu itu...

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger