Pengejar Angin

Written By Muhammad Yuliawan on Minggu, Oktober 09, 2011 | 10/09/2011

PENGEJAR ANGIN

Hanung Bramantyo kembali akan merilis sebuah film yang bertajuk Dapunta Sang Pengejar Angin.

Film yang terinspirasi nama Dapunta Hyang,tokoh dalam Prasasti Kedukan Bukit yang disebut-sebut sebagai pendiri Kerajaan Sriwijaya,sebagian besar lokasi syutingnya dilakukan di wilayah Sumsel,seperti Kabupaten Lahat; Semende, Muara Enim; dan Palembang. Film berdurasi 112 menit ini rencananya ditayangkan November. Menurut Hanung, film ini menonjolkan dan mengangkat budaya Sumsel, khususnya Sungai Musi, yang menjadi spirit Kota Palembang.

Dalam film ini, Hanung menampilkan sosok remaja bernama Dapunta yang berbakat di bidang olahraga atletik, khususnya lari. ”Sosok Dapunta itu mampu memberikan contoh atau spirit olahraga bagi daerah lain bahwa Sumsel mampu dan tak kalah dengan daerah lain, bahkan ibu kota Jakarta,” ungkap Hanung. Semula alur cerita film ini akan lebih menonjolkan kemampuan Dapunta yang diperankan aktor muda Bapu Qausar, sebagai seorang remaja yang mahir berperahu di Sungai Musi. Namun, belakangan tampaknya cerita sedikit berubah, hingga tokoh Dapunta pun berubah menjadi seorang remaja yang berbakat di bidang atletik.

Film yang digarap untuk memperkenalkan potensi-potensi berbagai daerah di Sumsel ini diharapkan dapat mengundang wisatawan lokal atau mancanegara untuk berkunjung. Dengan begitu, meningkatkan pendapatan daerah yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan menyejahterakan masyarakat. Dalam sesi terakhir syuting, yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang kemarin, tampak Dapunta sang tokoh utama berhasil memenangkan perlombaan atletik dalam Pekan Olahraga Pelajar tingkat Provinsi (Porprov) 2011, yang digelar di Palembang pada 28-29 September.

Dalam tampilan posternya karakter Dapunta sedang berjalan dan dibelakangnya ditemani oleh sosok harimau. Harimau ini menjelaskan sedikit petunjuk tentang diangkatnya mitos manusia harimau di daerah Lahat, Sumatera Selatan, yang menjadi latar cerita film ini. Dan font-nya pun diambil seperti huruf melayu kuno/sansekerta.

Melibatkan sejumlah artis senior semacam Lukman Sardi, Mathias Muchus, dan Slamet Rahardjo Djarot, film Dapunta Sang Pengejar Angin diharapkan mampu membawa dan lebih memperkenalkan kehidupan dan budaya masyarakat Sumsel hingga menarik minat wisatawan untuk datang ke Sumsel.

Sinopsis Film Pengejar Angin

Di sebuah kampung di daerah Lahat Sumatera Selatan, tinggal seorang remaja bernama DAPUNTA (18) yang sebentar lagi akan lulus SMA dan harus menentukan ke mana masa depannya harus melangkah

Ibu Dapunta (BUNDA), sebenarnya sangat ingin agar Dapunta yang cerdas, melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah, tapi masalahnya sang AYAH menentangnya. Ayahnya itu lebih menginginkan Dapunta yang dikenal sebagai pengejar angin, julukan bagi pelari tercepat di kampung itu, untuk melanjutkan jejaknya sebagai pemimpin dari para Bajing Loncat di Kampung mereka


Sampai suatu hari, Dapunta memberanikan diri untuk mengatakan kepada ayahnya bahwa ia mempunyai mimpi. Dan untuk itu, ia harus sekolah. Ia harus kuliah. Dengan cara apapun.


Dibantu oleh NYIMAS, cinta pertamanya, PAK DAMAR, seorang guru muda berbakat yang melihat potensi yang tak terbatas dari Dapunta, dan juga Husni sahabatnya, Dapunta pun mulai mengejar mimpinya. Sayangnya itu semua tidak mudah. Selain kenyataan bahwa ia adalah anak seorang bajing loncat yang kemudian membuat ia dibenci oleh teman sekolahnya, ia pun juga harus berhadapan dengan JUSUF, rival sejatinya


Jusuf yang juga sama cerdas dan berbakat dengan Dapunta, sejak awal memang sudah membenci Dapunta. Ia tidak menyukai kenyataan bahwa ada orang lain di sekolah itu yang mampu menandingi kecerdasannya. Ia pun dengan sekuat tenaga mencoba untuk membuat hidup Dapunta menjadi sulit. Belum lagi, kepala sekolah yang tidak simpatik dan tidak peduli dengan potensi murid-muridnya, ikut membuat mimpi Dapunta semakin penuh dengan rintangan


Namun Dapunta tidak menyerah. Apalagi ketika COACH FERDY, teman lama Pak Damar yang juga seorang pelatih lari nasional dari Jakarta melihat bakat Dapunta yang sesungguhnya. Pemuda berjuluk “pengejar angin” ini pun akhirnya menemukan jalan lain menuju mimpinya. Ia bisa berlari, berlari dan berlari demi menggapai mimpinya. Karena bakatnya yang luar biasa, bisa membawa ia ke mana pun yang ia inginkan
.

Trailer Film Pengejar Angin


Sumber :
1. http://dapurfilm.com
2. http://21cineplex.com
3. http://www.movieo.net



Denaihati
Share this article :

15 comments:

  1. hii salam kenal iya dari vira .. :)
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 ... ^_^ good luck iya.....
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

    BalasHapus
  2. suka banget dengan settingnya bang apalagi ceritanya

    BalasHapus
  3. asyik asyik, film baru, n syuting di palembang,, :)
    haruz nonton nih. bulan nov ya kang?

    BalasHapus
  4. semoga saja dapat menginspirasi daerah lainnya

    BalasHapus
  5. wah kayanya seru tw filmnya... ;)

    BalasHapus
  6. Mantapzz.... dapat refrensi film baru.

    Sukses selalu Kang
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
  7. waaah kedukan bukit menjadi salah satu tonggak sejarah melayu nusantara
    salam kenal oom Iwan

    BalasHapus
  8. http://wanwidget.com/
    sudah keluar ker belum ya cerita ni

    BalasHapus
  9. kapann mau di rilis ke chanel TV,,penasarann bangettz

    BalasHapus
  10. kpan nie mlai mainnya
    nonton ahh
    mampir blik yakk

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger