Home » , , » Kontroversi Konser Lady GaGa

Kontroversi Konser Lady GaGa

Written By Muhammad Yuliawan on Jumat, Mei 18, 2012 | 5/18/2012

Lady Gaga yang bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta dijadwalkan berkonser di Indonesia pada tanggal 3 Juni 2012. Penyanyi yang selalu memakai pakaian yang unik dan seksi saat tampil di panggungnya. Hal ini tentu saja berlawanan dengan norma-norma ketimuran yang ada Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya tidak merekomendasi Lady Gaga untuk menggelar konsernya di Jakarta. Penolakan tersebut berdasar pada persoalan sosial budaya. Pihak Polda mengaku mendapat masukan dari berbagai pihak yang menyatakan gaya dan pakaian Lady Gaga tidak mendidik serta tak sesuai dengan budaya bangsa.

Respon keras dari berbagai pihak yang menilai Lady Gaga membawa aliran setan, serta busana dan aksi panggung yang kerap ditampilkan Lady GaGa dinilai terlalu seksi. malah ada kalangan yang memprediksi kalau Lady Gaga adalah simbolik satanic yang nyembah Lucifer/AntiChrist/pemimpin iblis tertinggi jelmaan dari malaikat yang dibuang kebumi karena sombong.

Lady Gaga yang dalam penampilannya sering menampilkan lambang/symbol mata satu/iluminati.
Maraknya pembicaraan di Twitter itu juga berimbas pada munculnya "Lady Gaga" sebagai trending topics di Twitter dalam beberapa hari terakhir menyusul penolakan konsernya yang juga terjadi di Filiphina . Dari sekian banyak kicauan para tweeps, ada beberapa dukungan terhadap Lady Gaga agar bisa tetap menyambangi Indonesia untuk menggelar konser.

Namun demikian, ada juga yang mendukung sikap kepolisian untuk tidak mengizinkan Corporate Legal Big Daddy Entertainment, promotor Lady Gaga, menggelar konser di Indonesia.


Namun demikian banyak pihak yang berpendapat bahwa Lady GaGa sebenarnya hanya pekerja seni, dan tidak lebih seksi dari hiburan masyarakat yang telah mengakar di Indonesia, seperti dangdut koplo. Dangdut modern yang dimainkan satu grup musik atau orkes Melayu (OM), dengan biduanita yang kadang memiliki goyangan yang sensual.
Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan, seperti apakah aksi panggung dari Lady GaGa, dan seberapa jauh aksi panggung dari penyanyi dangdut koplo? Aksi panggung berupa penampilan live baik dengan koreografi, goyangan atau atraksi lain di atas panggung.

Lady GaGa biasa mempersiapkan konsep yang bakal ia hadirkan di atas panggung, tampil atraktif di hadapan ribuan penonton dengan koreografi yang sudah tertata.
Sementara biduan dangdut koplo rata-rata memiliki kemampuan bergoyang yang menjadi ciri khas mereka. Proses improvisasi di atas panggung adalah faktor penunjang kesuksesan show mereka. Biduan juga punya pilihan untuk tampil seksi atau sekedar bergoyang biasa.

Standar norma yang berbeda antara Indonesia dan Amerika memang menghadirkan gap tersendiri. Lady GaGa kerap tampil live dengan baju eksentrik, terbuka, atau bermodel bikini. Kostum tersebut masih bisa diterima oleh masyarakat Amerika, namun tampaknya bakal dipermasalahkan di Indonesia. Untuk standar kostum, meski biduan dangdut koplo yang seksi kerap tampil dengan goyangan hot dan kostum mini, standar mereka masih bisa sejalan dengan masyarakat.

Terdapat perbedaan mendasar mengenai interaksi antara sang bintang dengan penonton. Dalam konser Lady GaGa, interaksi terjalin lewat komunikasi verbal, dan jarang ada penonton yang berada di atas panggung kala sang musisi tengah menggeber aksinya. Sementara itu, penonton dan biduan dangdut koplo jauh lebih intim. Apalagi bila ada tradisi saweran, penonton seolah berlomba-lomba berdiri di atas panggung bersama sang biduan, menaburkan uang dan kadang menyelipkannya ke bagian tubuh sang penyanyi, dan biduan dangdut koplo biasanya bergoyang semakin panas kala uang mengalir.

Jika kita lihat dari beberapa sisi tersebut, apakah wajar jika konser Lady GaGa diprotes dengan alasan seksi, sementara ada tontonan yang jauh lebih seronok mengakar di masyarakat? Atau jika memang sepatutnya Lady GaGa tidak diperkenankan untuk konser di Indonesia, maka mungkin sebaiknya Konser Dangdut Koplo juga mulai harus dicekal..........



Denaihati

Share this article :

13 comments:

  1. dengan adanya pertentangan ini maka semakin kentara antara penganut liberalisme dan penganut islam secara kaffah di Indonesia

    BalasHapus
  2. ane setuju aja :D setidaknya kalau mau merubah yang ada didalam negri aja kesulitan bagaimana mau merubah yang di luar negri :D

    BalasHapus
  3. memandang seorang lady gaga hanya sebagai pekerja seni sama saja menafikan fungsi lagu sebagai media penghantar pesan yang paling efektif. pencipta lagu lagu perjuangan di masa lalu tidak hanya sekedar pekerja seni, mereka punya misi memberi semangat seluruh rakyat indonesia untuk berjuang melawan penjajahan.
    sama hal nya dengan lirik lagu lady gaga yang menyuarakan kebebasan yang berlebihan dan mempromosikan simbol simbol setan, yang cenderung ditiru oleh penggemarnya yang rela menyebut dirinya little monster dan melakukan semua gaya dan cara lady gaga,
    bila itu semua diabaikan, sama saja kita mengaku punya agama tetapi melakukan ritual dan kebiasaan setan, pertanyaan selanjutnya: di manakah kepekaan dan mental spiritual kita saat ini.
    dan ketika manusia di muka bumi sudah banyak melakukan kesesatan maupun membiarkan kesesatan merajalela, tinggal menunggu musibah yang akan melanda semuanya, bukan hanya mereka yang sesat, tapi seluruh umat manusia. Di situlah perlunya saling mengingatkan kebaikan dan mencegah keburukan

    BalasHapus
  4. kayaknya dua-duanya (Dangdut Koplo dan Lady Gaga) mesti dicekal deh. kan sama-sama gak sesuai sama adat ketimuran, dan nggak mendidik. lebih baik gitu kan?

    BalasHapus
  5. bener juga ya aneh ni FPI ngelarang2 Gaga buat konser dengan tuduhan terlalu sexy...padahal gaga juga akan bertindak profesional, apalagi ini di Indonesia negera mayoritas muslim...haha, mereka seperti buta dengan apa yang ada di sekeliling ya itu dangdut koplo seperti yang disebut di atas, lebih intim,,,,

    Lady gaga dilarang tampil karena terlalu sexy...apa konsernya katy perry bulan2 ke belakang itu tidak tampil sexy?....
    mengenai pemujaan setan juga kita kan nonton ingin melihat bagaiman gaga bernyanyi secara live, kalau pun ada atraksi yang seperti itu saya yakin setelah acara usai penonton akan baik2 saja...lagi pula itu tidak akan terjadi...

    wah komen saya kepanjangan ya,,,sorry,,,

    BalasHapus
  6. aneh banget sih sebenarnya liat sikap FPI , terlalu men-judge keburukan oranglain tanpa kita liat keburukan sendiri .
    seharusnya mereka bisa lebih dewasa dalam mengambil sikap , seharusnnya ada perjanjian dengan pihak lady gaga .
    agar cara tampil lady gaga bisa menyesuaikan dengan budaya ketimuran di Indonesia.

    BalasHapus
  7. saya salut dengan fpi dan pihak kepolisian yg berani menyatan sikap. penampilan lady gaga tdk sesuai budaya kita.masih banyak artis laim yg pantaa ditampilkan di negeri ini.

    BalasHapus
  8. memang harus dibatalkan, saya dukung batal

    BalasHapus
  9. saya dukung FPI dan pihak kepolisian

    BalasHapus
  10. setuju pak,,tidak pantas konser ini dihentikan hanya karena lady gaga selalu berpakaian seronok,,padahal kita tahu sendiri bagaimana artis dangdut koplo yang bapak ulas diatas,,,bukannya sangat lucu sekali...

    BalasHapus
  11. wajar saja bila konser lady gaga ini di tentang. Di setiap konsernya pasti selalu ada kontroversi. kebanyakan negatifnya juga :(

    BalasHapus
  12. apapun yang akan terjadi nanti, semoga itu yang terbaik..

    BalasHapus
  13. bakal galau tingkat kuadrat nich fans lagy gaga ..kalau konser lady gaga di batlin ,,,, ckckckc

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger