Home » , , , » PENGHARGAAN TOP NEWS MAKER BUAT SUSNO DUADJI

PENGHARGAAN TOP NEWS MAKER BUAT SUSNO DUADJI

Written By Muhammad Yuliawan on Rabu, Mei 12, 2010 | 5/12/2010



Dua kali sudah mantan Kabareskrim Polri Komjen Susno Duadji ditangkap polisi. Penangkapan pertama terjadi, ketika Susno hendak berangkat berobat ke Singapura. Dengan alasan Susno dianggap indisipliner, jenderal polisi yang vokalis itu digiring ka Mabes Polri dari Bandara Soekarto Hatta (Soeta).

Hari Senin (10/5) sore, Susno kembali ditangkap, setelah dia menerima dan memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan sekitar kasus suap di PT Salma Arowana Lestari (SAL). Pertanyaan dan persoalannya adalah apakah penangkapan Susno yang terkesan mendadak itu dapat dibenarkan secara hukum? Apa implikasi dengan rencana pengajuan praperadilan yang bakal dilakukan pengacara Susno?

Berbagai kontroversi muncul sehubungan dengan penangkapan itu.
  • Ada yang janggal dalam penangkapan Komjen Susno Duadji. Mantan Kabareskrim itu ditangkap terkait kasus dugaan makelar kasus mafia pajak PT Arwana, yang selama ini nyaris tak pernah Mabes Polri jadikan prioritas penanganan. "Kesan balas dendam tidak bisa dielakkan dalam penahanan Susno," kata Ketua SETARA Institute, Hendardi
  • Tindakan Polri menangkap Susno Duadji dikritik. Semestinya Polri lebih dahulu menuntaskan laporan Susno soal kasus Gayus Tambunan terkait keterlibatan sejumlah jenderal, baru mengusut kasus Arwana. "Jadi kalau sampai ditahan kesan masayarakat akan melihat Polri seperti balas dendam. Kalau melihat perkara kasus Gayus, Susno menyebut ada 2 bintang 1, dan itu tidak dilakukan apa-apa. Polri pilih kasih," kata pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar.
  • ISTRI mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji, Herawati, merasa suaminya tidak ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun dengan sangat kecewa, Herawati merasa sang suami justru dikurung paksa. "Kondisi bapak sehat walafiat. Kami tidak merasa bapak ditahan tapi dikurung paksa," ujar Herawati usai mengantar suaminya di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Selasa (11/5/2010).

Meski ditangkap Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji terus menjadi perhatian publik. Dia diberi penghargaan Top News Maker oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, karena menjadi sumber pemberitaan.

"PWI Jaya memberikan penghargaan kepada Pak Susno sebagai top news maker, orang yang diberitakan luar biasa. Terbukti, memang ada markus di institusi penegak hukum, hakim, jaksa, polisi dan pengacara," kata Ketua PWI Jaya, Kamsul Hasan, di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2010).

Kamsul mengatakan, Susno seharusnya menerima penghargaan di Ruang Serba Guna PWI Jaya. "Tetapi, karena Pak Susno dinaikkan statusnya, Pak Susno tidak bisa hadir," ujar Kamsul.

Penghargaan itu akhirnya diberikan Kamsul Hasan kepada istri Susno, Herawati di depan Gedung Bareskrim. Herawati yang tengah menjenguk sang suami ini menerima piala setinggi sekitar 40 centimeter yang diberi nama Susno serta foto Susno berseragam polisi.

Berita tentang ditahannya Susno Duadji memang banyak menyita perhatian, masyarakat menjadi gemar mengakses akun milik mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) itu di jejaring sosial Facebook. Contohnya, sejumlah warga di Mandailing Natal, Sumatra Utara. Melalui layanan jejaring sosial Facebook, mereka menanggapi secara antusias penahanan jenderal polisi bintang tiga tersebut oleh Markas Besar Polri sejak kemarin hingga Selasa (11/5).

Selain itu, lewat situs jejaring ini warga juga bisa mengetahui berbagai perkembangan, komentar, serta memberi dukungan terhadap Susno. Selain Facebook, warga juga menjadi sering mengunjungi situs pribadi Susno Duadji. yang beralamat di www.susnoduadji.com


Sumber : jakartapress.com



Share this article :

53 comments:

  1. makin lama kasus ini makin nggak jelas bang..

    BalasHapus
  2. kasusnya semakin melenceng aja nih....

    BalasHapus
  3. sri mulyani dapat penghagaan nggak ya?

    BalasHapus
  4. tunggu tanggal mainya bos
    sopo sing salah seleh kata orang jawa. siapa yang salah akan bersalah...
    nah lho

    BalasHapus
  5. kita tunggu kelanjutan ceritanya bos

    BalasHapus
  6. Dunia ini memang kadang jungkir balik. Ada saatnya seorang sebagai penguasa, ada saatnya menjadi pahlawan dan ada saatnya menjadi pecundang.

    Tinggal tunggu waktu.....
    tapi yang jelas dari kasus ini bisa terlihat betapa tarik menarik kepentingan sangat terlihat dalam kasus ini

    BalasHapus
  7. saya bingung mo ndukung yang manah... hehehe

    BalasHapus
  8. Ehmmm, iya neh kebetulan buwel nonton beritanya semalam di tv one.. :-)

    BalasHapus
  9. Oiya Bang, saya lagi ngejar alexa neh, dan achen kebetulan kemarin ngreview alexanya bang iwan... :-)

    BalasHapus
  10. agak miris klo liat kasus ini., orang yang pengen membela kebenaran., malah di jerumuskan. so kesimpulannya, memang negara ini gak mau menjadi benar.

    BalasHapus
  11. heyak...masalah politik. Sejujurnya, saya ngga suka topik ini. Soalnya permasalahannya ngga akan bakal selesai-selesai sampai jaman kuda T___T Indonesia susah ngubahnya

    BalasHapus
  12. wah, bikin puyeng aja nih baca beritanya.

    BalasHapus
  13. jiahahahahahaha.......
    ada aksi balas dendam neh

    ntar akan dibongkar kasus susno terbaru yaitu
    utang lontong di kantin mabes polri ternyata belom dibayar

    BalasHapus
  14. gak ngerti apa sih maunya politik mas ckckck.....

    apa kabar mas iwan,...have a nice day ya

    BalasHapus
  15. pasti ada yang brengsek dibalik semua ini, terutama tuh yang tinggi-tinggi dibalik meja. Nah, yang tinggi-tinggi itu saya yakin dikendalikan oleh perusahaan.

    tapi liat aja nanti juga ketahuan siapa yang konyol...... terus terang, sebel banget ni melihat keadilan di Indonesia.

    Apa harus balik ke monarki absolut?

    BalasHapus
  16. Pak Susno ini pahlawan, apa penjahat? Bingung juga mengikuti perkembangannya.
    Tapi siapapun dia, kita patut bersyukur karena berkat "nyanyiannya" markus di aparat penegak hukum terbongkar.

    Inilah wajah Republik para bedebah!

    BalasHapus
  17. Ada aksi balas dendam juga ternyata..
    Makin lama mengikuti kasus ini, aku makin bingung Bang..
    Hehehe

    BalasHapus
  18. Penghargaan Top News Maker..? Selain Susno penerima lainnya siapa ya..?

    BalasHapus
  19. mendapuk air di dulang tepercik muka sendiri...
    (amboiii... malu nian)

    BalasHapus
  20. makin mbulet ini kasus kang.....

    BalasHapus
  21. Thanks ya Bang reviewnya....

    BalasHapus
  22. Ikut ngucapin thanks buat Abangnya... :-)

    BalasHapus
  23. selamat pak susno..., tegakkan keadilan negri ini....

    BalasHapus
  24. pak susno emang sensasional....membuka kedok suap yang terjadi dimana-man...coba lihat dan tanya kepada orang tua yang anaknya masuk polisi..berapa puluh juta mereka menyetor awal masuk.....PAHLAWAN DEH PAK SOSNO

    BalasHapus
  25. wah beginilah hukum ditanah air...
    yang benar disalahkan dan yang salah dibenarkan...

    BalasHapus
  26. Lama-lama jadi semakin menarik

    BalasHapus
  27. Wah, tambah lama kayaknya tambah males menyaksikan kelakuan oknum para petinggi negara kita ya, Bang...

    Ah, Indonesiaku sayang, Indonesiaku malang...

    BalasHapus
  28. Mbuleti Bang
    ngga jelas yang salah dan yang benar

    BalasHapus
  29. waduh... ini kasus makin ruwet aja, semakin ditelusur semakin ruwet...

    BalasHapus
  30. Ada kesan juga dulu-duluan jadi berpacu saling menyeret, yang terseret gak sempet nyeret Bang.

    BalasHapus
  31. Kalau kasus Gayus saja sudah membuat rame jurnalistik.
    Klo Susno cepet ditahan jadi gak rame lagi, amanlah untuk kasus yang lain. ====> saya jadi gak tahu kasus yang lain.

    BalasHapus
  32. good post....thanks....

    BalasHapus
  33. berita yang q denger pak susno di jerumuskan sama mantan anak buahnya, kok y tega gt loh, pak susno juga hebat dapet penghargaan

    BalasHapus
  34. kelihatan banget negara ini diurus preman-preman...bikin hopeless aja...

    BalasHapus
  35. wew... goodluck aja om susno, smoga yg benar itu terbuka kebenarannya. Amieeeeen

    BalasHapus
  36. salut buat om susno,,teruslah bernyanyi ^^

    salam,
    Alginus ( http://eletronic-x.blogspot.com )
    berkunjung ya kk webmaster, klo bisa kasi masukan ^_^

    BalasHapus
  37. susno itu cocoknya sekarang jadi KAPOLRI,,biar semua markus terungkap,,lanjutkan pak susno...bongkar saja

    http://abrenkphone.blogspot.com/

    BalasHapus
  38. yang ini aku tahu mau ngomong apa pak karena betul-betul bikin bingung

    BalasHapus
  39. cuma bisa bilang selamat pagi pak nggak ngerti masalah politik yang semakin semrawut

    BalasHapus
  40. semakin lama bukan menjadi terang ... tetapi semakin burang sungguh sayang WARNA Hukum kita masih plin-plan mungkin sarat dengan berbagai kepentingan !

    BalasHapus
  41. Mungkin saat ini sudah saatnya mahasiswa dan praktisi hukum bersatu untuk merumuskan bagaimana sebenarnya proses hukum yang sedang berlangsung, biar masyarakat tidak lagi menjadi bingung.

    BalasHapus
  42. saya tidak tahu siapa yang benar. tapi saat ini menurut saya susno yg benar

    BalasHapus
  43. Pak Susno memang membuat sejarah yang luar biasa, dan seharusnya dijadikan momentum dalam perubahan institusi Polri, tindakan yang diterima Pak Susno menunjukkan bahwa barisan orang yang tidak ingin berubah sangat banyak. ini perlu campur tangan Panglima tertinggi untuk mengatasi masalah ini. sehingga Reformasi di tubuh Polri benar-benar dapat diwujudkan

    BalasHapus
  44. ayo dukung pak susno
    banyak orang berkata dia tidak bersalah.

    BalasHapus
  45. layaknya sepakbola, susno bagai jose mourinho-nya Indonesia.:)

    BalasHapus
  46. negara yg carut marut dan serba kebalik balik, kok malah menahan orang yg ingin membongkar markus * geleng2 ingung* :(
    salam

    BalasHapus
  47. kebenaran pasti akan menang,meskipun jalan yang harus di tempuh harus berliku2..bangsa ini membutuhkan orang2 yang berani memperjuangkan kebenaran.

    BalasHapus
  48. susno sekarang di tahanan Polri, kelihatannya uda mendekati akhir cerita ne..pasti ujung2nya jg begitu..

    BalasHapus
  49. kasusnya tambah rumit..
    jadi males ngikuti beritanya..
    semoga kebenaran menjadi pemenangnya

    BalasHapus
  50. Terima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger