Home » , , , , » Kronologis Tampilan Situs Porno di Layar Informasi DPR

Kronologis Tampilan Situs Porno di Layar Informasi DPR

Written By Muhammad Yuliawan on Selasa, Agustus 03, 2010 | 8/03/2010

Baru saja Jumat (31/7) artis kawakan Pong Harjatmo melakukan aksi corat coret di atap gedung kura-kura DPR sebagai bentuk kritiknya pada seluruh pemimpin negara ini. Pong yang menaiki atap gedung lewat tangga samping, dalam goresan cat semprotnya tersebut menuliskan 'Jujur' 'Adil' 'Tegas'.

Kembali, Senin (2/8/2010) siang Suasana di depan Press Room Gedung DPR mendadak heboh. Layar informasi internal DPR yang berada di sisi kanan ruang wartawan dan berisi situs web DPR tiba-tiba Laman www.dpr.go.id berubah menjadi ****8.com dan laman porno itu tampil lebih kurang selama 10 menit, tanpa bisa ditutup ataupun dimatikan.


Layar sentuh (touch screen) yang berada di beberapa sudut Gedung DPR itu hanya bisa digunakan untuk mengakses hal-hal seputar informasi DPR, baik agenda kegiatan, maupun profil agenda DPR. Tak jelas, bagaimana situs itu bisa terbuka secara tiba-tiba. Orang-orang yang melewati layar itu langsung mengerubungi untuk melihat apa yang terjadi.

Suratno selaku Kepala Bagian Pemberitaan DPR yang juga tengah berada di ruang wartawan turut kaget. Ia langsung menghubungi stafnya dan memberitahukan bahwa situs porno muncul di layar informasi DPR.

Belum diketahui pasti bagaimana situs itu bisa masuk ke layar informasi yang dikendalikan dari internal DPR. Awalnya, muncul layar kecil yang di belakangnya masih terdapat situs DPR. Namun, tak lama kemudian, kursor komputer tampak bergerak-gerak kemudian situs porno pun terbuka dan menutupi seluruh layar. Setelah 10 menit, layar itu kembali normal. Sepuluh menit yang menghebohkan itu terjadi di tengah resesnya aktivitas anggota DPR!

Anggota Komisi I DPR yang juga pakar telematika Roy Suryo menyatakan terbukanya sebuah situs porno di komputer layar sentuh di DPR, bernama flics. Alhasil komputer itu seolah-olah dipakai petugas Sekretariat Jenderal DPR RI untuk membuka sebuah situs porno.

"Kesannya yang akses situs itu orang Setjen, kemudian file berjalan,...Ini lucu tapi tidak lucu," kata Roy ketika dihubungi Metrotvnews.com, Senin (2/8).

Roy menjelaskan, flics adalah file berupa animasi, film atau video pendek yang disisipkan sehingga seolah-olah ada seseorang yang tengah mengakses hal tersebut. Hal itu mungkin terjadi karena pekan ini hingga 15 Agustus 2010 seluruh dewan sedang reses, sehingga sangat mungkin ada orang yang keluar-masuk ruang Kesekretariatan Jenderal DPR untuk menyisipkan file.

"File bisa melalui USB, disket, atau melalui salah satu terminal yang ada. Ini karena petugas Setjen tidak tertib," jelas Roy.

Karena itu, Roy mengarahkan agar petugas keamanan dan Setjen DPR mencari tahu siapa hacker tersebut melalui CCTV. Dari sana bisa terlihat siapa saja orang yang keluar masuk ruang Setjen DPR. "Dari sana lalu periksa server terminal komputer touch screen dan lacak," tutup dia. Untuk Mengetahui Seputar File flics Baca Disini

Sementara itu Andi Mardinsyah, staf Bidang IT di Pusat Pengkajian dan Pengendalian Data dan Informasi (PPPDI) Sekretariat Jenderal DPR, Jakarta, Senin 2 Agustus 2010. mengatakan "Saat ini kita masih memeriksa dari CCTV dan kami sedang berkoordinasi dengan Pamdal (Pengamanan Dalam),"

Menurut Andi, dari rekaman CCTV yang tersebar di gedung itu, petugas bisa mengetahui pembajak komputer jaringan internal DPR. Petugas yakin bisa mengetahui pembajak komputer jaringan internal ini.

"Karena dari CCTV itu bisa terlihat bila ada orang yang dengan sengaja membuka dan men-switch ke situs porno," ujar Andi.

Maka itu, Sekretariat Jenderal DPR meminta masyarakat memberikan kesempatan petugas untuk mengusut dan memburu pelaku. "Jadi, sekarang kita tunggu saja Pamdal bekerja," ujar Andi.

Ketua DPR RI Marzuki Alie marah besar mendapat kabar tentang hal ini.Marzuki mengancam akan melaporkan ke kepolisian jika ditemukan hacker yang telah merusak laman dpr.go.id itu. "Yang meng-hack itu kurang ajar, bisa dilaporkan kepada pihak berwajib," kata Marzuki Alie melalui pesan singkat kepada wartawan.

Pimpinan DPR RI lainnya, Taufik Kurniawan juga meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian memalukan tersebut. Pimpinan DPR berjanji akan menindaklanjuti kejadian memalukan tersebut.

"Saya dan pimpinan DPR lain minta maaf karena ini sudah masuk ruang publik. Jadi ini sama sekali bukan karena unsur kesengajaan," kata Taufik Kurniawan.

Taufik menegaskan, kejadian tersebut tidak boleh terulang kembali. Ia meminta Sekretariat Jenderal DPR memperbaiki sistem proteksi internet di gedung dewan, termasuk meminta penjelasan petugas monitoring informasi publik yang bertugas pada waktu itu.

"Walaupun ini ulah hacker, tapi ini sebuah kelalaian. Soal sanksi terserah Setjen sesuai undang-undang kepegawaian," jelas Taufik.

Di sisi lain, Taufik mendesak Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring untuk segera menutup semua situs porno di Indonesia.

"Jangan sampai keinginan Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring hanya menjadi wacana. Langsung tutup saja. Jangan gembar-gembor seperti saat ini," sindir Taufik.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo meminta agar Sekretariat Jenderal DPR RI segera mengevaluasi sistem proteksi internet di gedung dewan.


Sumber :
http://www.antaranews.com
http://id.news.yahoo.com
http://www.primaironline.com



Share this article :

28 comments:

  1. wakakakaka ... ada yang iseng biar mereka melek dan tidak tidur!

    BalasHapus
  2. Disini terlihat lagi kelemahan pengamanan di Gedung DPR, dimana Pong bisa bebas dengan aksinya corat-coret Jujur Adil Tegas sekarang tampilnya Porno di bagian Informasinya .... ayo yang ini bisa nggak menemukan pelakunya ?

    BalasHapus
  3. Jangan sampai kebobolan lagi, ini Gedung Kebanggaan Kita dengan orang-orang yang terhormat dan selalu JUJUR ADIL TEGAS perlu dilindungi, sehingga rakyat kita sejahtera karena mereka benar-benar wakil rakyat!

    BalasHapus
  4. Di Gedung DPR saja bisa muncul, bagaimana ditempat lain! Sudah waktunya pemerintah dan pakar proteksi internet memikirkan dan menindak lanjuti pemblokiran situs porno secara nasional, ini tantangan bagi pakar tehnologi untuk mewujudkannya!

    BalasHapus
  5. jadi wakil rakyat kok kayak gitu...

    BalasHapus
  6. Saya makin bingung dengan berita kahir2 ini yang silih berganti Bang...
    Setelah Ariel, lalu Keong Racun lalu kini kasus DPR

    BalasHapus
  7. HIhihihi... da padda muak tuh .....
    ntar ada hacker juga tuh jahilin DPR.... hihihihihi

    BalasHapus
  8. Sepertinya ada kesengajaan ...
    jangan2 untuk mengimbangi berita mbolosnya para wakil rakyat dan juga aksi coret pong harjatmo

    Sisi lain betapa mudahnya kita meng akses situs2 seperti itu

    BalasHapus
  9. hahahahaha
    rasain...
    makanya jangan tidur mulu n bolos kerja..

    BalasHapus
  10. kelihatan kalo DPR tidak cekatan,tidak tanggap,(apa mungkin mereka lagi tidur)

    salam gossip selebritis

    BalasHapus
  11. haduh pusing aku mah mikirin mereka >.<

    BalasHapus
  12. Mungkin sebentar lagi semua data kompi disana dihack juga atau dikirimin virus gak jelas. Mungkin ada yang lebih parah lagi ?
    Gedung dewan kok gampang aj disusupin. .

    BalasHapus
  13. kenapa akhir2 ini kita justru bekerja lebih keras untuk memikirkan mereka ya bang...harusnya mereka yang harus lebih memikirkan rakyatnya. mereka lagi lengah tuh bang,,kalo nggak,,pasti nggak akan terjadi kejadian2 seperti ini...

    BalasHapus
  14. jiahahahahahaha jangan2 ini pesanan anggota dpr sendiri

    BalasHapus
  15. bagus-bagus tuh biar pada introfeksi aja tuh..
    salut buat yang nulis nya

    BalasHapus
  16. tapi kayaknya sekarang sudah normal lagi tuh webnya

    BalasHapus
  17. wah banyak yang aneh aneh ya akhir-akhir ini

    BalasHapus
  18. Inilah keksalan yg sudah sampai puncak, mereka merasa wakil2 mereka tidak memperhatikan mereka lagi...

    Oh ya mas, ada info baru di blog saya..

    BalasHapus
  19. wah, ada yang berdemo dengan cara lain rupanya ...

    BalasHapus
  20. masak itu kerjaan hacker...bukan oknum DPR sendiri...

    BalasHapus
  21. Itu menandakan masyarakat kita banyak yang maunya computerized tapi masih kurang paham securitynya ya!

    Eh mas, mau nanya sehubungan komen di postingku beberapa hari lalu. Apa iya buku Pemuja Api-Nora Roberts itu dah ada filmnya? Aku kok gak tahu ya? Film lama kah? Yg main siapa?

    BalasHapus
  22. wah sapa tuh yg curat-coret???
    berana BGT

    BalasHapus
  23. wadaw bisa kehack gitu.bahaya.semoga dapat diperketat kedepannya

    BalasHapus
  24. wah hebat di gedung DPR aja bisa muncul video porno......

    salam
    Bali Villas

    BalasHapus
  25. wah wah.........ckckckckckck parah memang ini

    BalasHapus
  26. sekali lagi membuktikan bahwa Gedung DPR sangat mudah disusupi ...

    BalasHapus
  27. Ada2 saja ya DPR tuh, pasti ada yang sengaja tuh
    salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  28. Wah harus lebih waspada lagi lho, kan perkembangan IT sekarang ini demikian canggihnya.

    BalasHapus

loading...

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger