Home » , , » Ritual Corat - Coret dan Pesta Seks Anak SMA Usai Ujian Nasional

Ritual Corat - Coret dan Pesta Seks Anak SMA Usai Ujian Nasional

Written By Muhammad Yuliawan on Kamis, April 19, 2012 | 4/19/2012


Sangat miris membaca beberapa artikel di Media Sore ini. Baru beberapa Jam usai Ujian Nasional yang nota bene banyak ditemukan kecurangan, kini para siswa yang baru mengikuti ujian nasional tersebut ramai menjadi bahan pemberitaan.

Umumnya media mengangkat berita tentang aksi corat coret Anak SMA usai Ujian Nasional yang dilanjutkan dengan konvoi keliling kota yang tentunya sangat mengganggu arus lalu lintas.







"Ini sudah menjadi tradisi setiap selesai ujian sebagai tanda kegembiraan kami melewati masa-masa tegang," kata seorang siswa SMA yang sempat dimintai keterangan.

Perlu disadari bahwa tradisi itu sebenarnya sudah mencerminkan kita sebagai generasi yang penuh dengan sifat hura-hura dan tidak mempedulikan orang lain. Bukankah lebih baik baju seragam itu dikumpulkan dan nantinya disumbangkan kepada adik kelas atau mereka yang lebih membutuhkan?

Kebiasaan corat-coret seragam kerap berlanjut dengan kegiatan konvoi sepeda motor di jalan raya. Hal ini meninggalkan kesan yang berlebihan dalam meluapkan kegembiraan.

Bagi sebagian orang, memang perlu melepaskan ekspersi setelah sekian bulan waktu fokus belajar, ikut bimbingan belajar dan sebagainya. Namun, tidak mesti melepaskan ekspresi dengan kebablasan seperti corat-coret dan konvoi di jalanan yang dapat membahayakan nyawa sendiri maupun orang lain.

Ritual Anak SMA pasca Ujian Nasional ini bukan cuman itu saja, di beberapa kota juga diberitakan kawanan siswa yang terjaring sedang pesta minuman keras dan yang lebih parah adalah pasangan siswa yang masih mengenakan pakaian putih abu-abu yang penuh coretan diciduk sementara Pesta Seks... Naudzubillah. Sudah sedemikian parahkah moral generasi penerus kita? Lalu siapa yang patut untuk disalahkan? .........



Denaihati
Share this article :

30 comments:

  1. sungguh sangsat memperihatinkan sekali dengan kebiasaan yg tidak layak sebagai pelajar INDONESIA,..
    seharusnya tidak melakukan hal yang seperti ini meluapkan kegembiraan,akan tetapi bersyukur,,....
    kunjungan balik ya sob ,..:)

    BalasHapus
  2. Sebuah ritual "kotor" yang telah menjadi tradisi...kapan berakhir?

    BalasHapus
  3. tidak seharusnya sebagai pelajar berprilaku seperi ini..
    seharusnya kebiasaan jelek ini,menimbulkan solusi bagi Pemerintah dan setiap sekolah
    trimakasih informasinya gan.. :)

    BalasHapus
  4. kebiasaan yang tidak patut tiru untuk seorang pelajar ..
    trimakasih infonya :)

    BalasHapus
  5. miris melihatnya bang mudah-mudahan di Sulawesi Selatan nggak separah ini kecuali nanti kalau penentuan

    BalasHapus
  6. A Florida Gator sports blog that covers every game, roster, exclusive
    player interviews, and much more. It is your source for Florida Gator
    news. Come check out the forum and discuss Heisman trophy winner Tim
    Tebow and the rest of the Gators.

    BalasHapus
  7. kasian negeri ini...
    hiduplah endonesia raia...
    #anyway gak ada foto atau pidio pestanya bang...?
    ##kabur...

    BalasHapus
  8. A Florida Gator sports blog that covers every game, roster, exclusive
    player interviews, and much more. It is your source for Florida Gator
    news. Come check out the forum and discuss Heisman trophy winner Tim
    Tebow and the rest of the Gators.

    BalasHapus
  9. Semoga ini menjadi nasehat bagi para orang tua untuk tidaklepas kontrol pengawasan kepada anak-anaknya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
  10. Begitu hasil ujian diumumkan ternyata diantara yang hura-hura itu tidak lulus..langsung pingsan.
    Harusnyan prihatin dulu ya.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  11. Miris bgt gan lihatnya...!!
    yg d utamakan cuma hura" aja...Ada yg ga lulus mau gmn tuch...udah hura" duluan....

    BalasHapus
  12. mantep gan artikel nya, ya sebaik nya kita jangan meniru

    BalasHapus
  13. ga tau dah mesti komentar apa tentang generasi penerus yang semakin gak keruan tersebut . . .

    BalasHapus
  14. Artikel yg sngat menarik..
    makasih bnyak sharenya...

    BalasHapus
  15. sangat disayangkan!
    andai semua Generasi Bangsa ini mampu menyadari,bagaimana cara meluapkan kegembiraan atas prestasi yang kita raih..
    jika Tradisi coret2 dilakukan,banyak kerugian yang di alami(ngabisin uang jajan,ganggu kelancaran lalu lintas,buang2 tenaga,dll...)

    BalasHapus
  16. di daerah saya sudah di larang tradisi ini !!!
    yahh sebagi gantinya jlan* aja ma tmen* liburan kemana gitu !!
    tapi masih tetep seru !! dan seharusnya sih semua daerah kan biar ga pada sirik kan yang udah di larang !!

    BalasHapus
  17. belum juga kelulusan udah main coret2 seragam aj..

    BalasHapus
  18. sayang bnget tuuhh seragamnya..mending disumbangin..

    BalasHapus
  19. Aduhh, macam2 anak2 remaja sekarang mencari 'ketenangan' kononnya..
    Mudah-mudahan kita dijauhkan

    BalasHapus
  20. habis pakaian seragam siconteng n disembur cat, banyak pembaziran juga. bagus kalau pihak berkuasa menghalang, activiti ni sangat merugikan.

    BalasHapus
  21. kebiasaan yang tidak baik harus segera dihilangkan ya, agar tidak menjadi kebiasaan yang buruk..

    BalasHapus
  22. postingan yang sangat menarik :)
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. :)

    BalasHapus
  23. sangat di syangkan sekali..
    seharusnya sebagai pelajar itu memberi contoh yang baik

    BalasHapus
  24. terimakasih atas infonya..
    betul banget gan,lebih baik seragam itu d sumbangkan kepada yang membutuhkan dari pasa di pakai corat-coret

    BalasHapus
  25. menurut saya untuk melepas penat semasa belajar boleh tapi masih banyak hal yang baik yang bisa di lakukan sebagai ekspresi melepas penat selain corat-coret

    BalasHapus
  26. astagfirullah bang sampai pesta seks dan miras, ya Allah sekarang makin parah aja, Gimana bangsa kita mau maju bang kalau generasi penerusnya saja seperti itu,,
    betul seperti yang di katakan bang iwan di atas, lebih baik di sumbangkan kan jadi bermanfaat

    BalasHapus
  27. wah..ini sih sudah kelewat batas..entah siapa yang harus di persalahkan

    BalasHapus
  28. Kalau menurut saya tradisi seperti ini sudah turun temurun, susah untuk memotong mata rantai tradisi seperti ini

    BalasHapus
  29. ibu pertiwi pasti menangis kawan liat kelakuan anak negrinya seperti ini!!!
    mau di bawa kemana negri ini . . .

    BalasHapus
  30. ya ampun,,itu kan baru ujian belom pengunguman kelulusan,,,gimana kalo hasilnya gak lulus,,hemmh,,
    setuju sekali pak,,coba kalau baju itu di sumbangkan untuk orng yang gak mampu,,karena itu lebih bermanfaat dari pada hura- hura seperti demikian,,

    BalasHapus

SAHABAT FATAMORGANA

 
Support : FATAMORGANA
Copyright © 2015. FATAMORGANA - MERANGKUM FAKTA, MEREKAM INFORMASI, DAN BERBAGI KHAZANAH
Created by Creating Website Published by Mas Template
Powered by Blogger